✿.。.:* ☆:**:. 𝑜𝓃𝑔𝓃𝒾𝑒𝓁 .:**:.☆*.:。.✿
"Tidak, aku tidak akan memberikanmu cinta yang mudah. Aku tidak akan memberikanmu ketenangan yang kau idamkan, aku akan jadi racun juga madu yang akan membunuhmu."
Pertemuan dengan Seongwu adalah rangkaia...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
SEONGWU dan Daniel telah sepakat untuk melakukan krematorium atau mengkremasi jasad bayi mereka. Seongwu sempat menangis memeluk bayinya masih berat untuk merelakan janin mereka, Daniel yang berada di sampingnya sepanjang waktu kini menyadari kalau punggung itu tidak serapuh dahulu. Kini mereka tidak perlu menanggung beban itu sendiri-sendiri lagi.
Saat ini Seongwu dan Daniel sedang berada dalam perjalanan untuk kembali ke Korea Selatan. Perjalanan yang memakan waktu sangat panjang ini dimanfaatkan oleh Daniel dan Seongwu membahas banyak, terutama mengenai pertemuan Daniel juga Seongwu di New York dengan Nyonya Kang. Setelah Brian menjelaskan segalanya, akhirnya Nyonya Kang memutuskan untuk mendukung bisnis yang Daniel bangun.
Sementara posisi Daniel di agensi digantikan oleh Brian seutuhnya, Brian-pun harus memegang dua posisi karena Irene yang sedang merawat putra mereka. Sesungguhnya Brian sedikit kesusahan dalam mengatasinya, karena itu Daniel mengatakan akan tetap membantu. Pertemuan itu juga membuat Ibu Daniel merestui hubungan Daniel dan Seongwu bahkan ikut menangis saat ia mengetahui hal yang terjadi kepada Seongwu.
Pada akhirnya dunia tidak serumit itu, Daniel juga menanyakan Seongwu ingin melakukan apa. Seongwu yang memiliki hobi dalam bidang fotografi ingin berkeliling untuk mengambil gambar dan menggelar sebuah pameran suatu hari nanti. Daniel tentu saja tertarik akan hal itu, ia juga mengetahui kalau Seongwu bekerja sebagai seorang model panggilan di salah satu brand pakaian.
Namun hal yang ingin Seongwu lakukan pertama kali setelah kembali dari New York adalah pergi mendatangi makam Daehwi dan menemui Jinyoung. Keinginan Seongwu itu membuat Daniel ikut luluh, mungkin ini saat di mana mereka menghadapi masa lalu mereka yang selama ini mengejar mereka dari belakang. Daniel memandang wajah Seongwu yang terlihat kelelahan, membuat Daniel sedikit khawatir. Namun Seongwu tidak lagi memendam apa yang ada dipikirannya, setiap kali ia merasa sedih atau ingin Daniel berada di sampingnya, kini ia mengatakannya langsung kepadanya dan hal itu membuat Daniel merasa kalau Seongwu telah lebih terbuka kepadanya juga lebih mempercayainya.
Selama di New York juga Seongwu menjalani beberapa tes untuk memastikan kesehatannya dan produksi feromonnya normal. Dari hasil yang di dapatkan Seongwu memang memiliki gen yang kuat dalam memproduksi feromon sehingga ia bisa mengalami heat di saat ia sedang mengandung, empat persen dari seluruh Omega yang diteliti memang mengalami hal yang sama seperti yang dialami oleh Seongwu, dan dari pemeriksaan itu Daniel bisa bernapas lega karena Seongwu adalah mate-nya.
Seongwu yang sedang tertidur di sampingnya setelah menghabiskan menu sarapan membuat senyuman di wajah Daniel muncul, ia mengelus pipi Seongwu dan membiarkan Seongwu tidur lebih lama. Perjalanan yang mereka tempuh masih enam jam lagi dan Daniel menikmatinya dengan segelas wine yang mungkin akan membantunya tidur lebih cepat.