8

2.6K 64 21
                                    

Flashback

Di kediaman keluarga Arron(Amerika Serikat).

Daffa yang pulang lebih awal dari sekolahnya karna di DO untuk yang kesekian kalinya memasuki rumah dengan perasaan gembira karna bisa libur untuk beberapa hari.

“Daffa pulang, kok sepi yah.” ucap daffa sambil masuk kedalam rumah

“Atau mungkin pada pergi yah.” ucapnya lagi

Menyadari tidak ada orang, daffa meilih untuk ke dapur untuk minum karna kehausan.

Saat melewati kamar orang tuanya daffa seperti mendegar namanya disebut.

“Kok nama gue disebut yah.” ucap daffa

Daffa yang emang kepo akhirnya berhenti dan mendengar kan percakapan kedua orang tuanya.

“Pah kalau terus kaya gini bisa bisa bikin kita malu pah.” ucap wanita yang berumur 30 thn yang di yakini adalah lisya mama daffa

“Iyya mama bener, daffa itu cuman bisa bikin kita malu, seharusnya tuh dia nggak lahir, cewek tapi kelakuannya kaya cowok.” ucap pria yang berumur 33 thn tersebut yang tak lain albert papa daffa.

Daffa yang mendengar itu hanya bisa menahan tagisannya dan harus mendegarkan percakapan kedua orang tuanya sampai selesai.

“Tadi mama dapat telpon dari kepala sekolah daffa, katanya daffa tawuran dengan SMA lain, dan kepala sekolahnya tidak bisa lagi mepertahankan daffa untuk sekolah disana lagi, katanya daffa udah sering buat masalah disana dan mencemari nama baik sekolah, dan kepala sekolah mengambil keputusan untuk me ngeluarkan daffa.” ucap lisya mama daffa

“Itu anak bener bener bikin kita malu mah, bagaimna kalau rekan bisnis papa semua tau kalau pengusaha terkaya no 1 di dunia mempunyai anak yang berandalan dan sudah berkali kali dikeluarkan dari sekolahnya, dan daffa juga tidak memiliki prestasi apapunm” ucap alber papa daffa dengan emosi

Daffa yang mendegar menunturan papanya ingin sekali berteriak.

"Daffa kaya gini karna mau dapat perhatian dari kalian.” ucap daffa kecil

“Pokoknya mama enggak mau tau papa harus pindahin daffa kenegara lain, mau ditaroh mana muka mama kalau teman temen mama tau pah.” ucap mama daffa

“papa nggak akan biarin anak nakal itu sampe buat kita malu, papa bakal pindahin dia ke london dan nyekolahin dia di sekolah milik papa, dia juga bakal tinggal sama iin di mansion kita, dan edentitasnya bakal papa palsu in agar nggak ada yang tau.” ucap papa daffa

“iyya papa bener itu jalan terbaik buat kita semua, tapi ngimana kita bilanngnya nanti ke daffa.” tanya mama daffa

“itu nanti biar papa yang bilang” sekarang lebih baik mama bikin makan siang soalnya papa lapar.” ucap papa daffa.

Daffa yang mendengar papanya menyuruh mamanya untuk membuat makan siang Bergegas pergi dari depan kamar orang tuanya dan berlari naik ke lantai dua menuju kamarnya.

Di dalam kamar daffa hanya menangis, karna lelah menangis daffa tertidur.

Tok..tok..tok..

Daffa yang mendegar suara ketukan diluar langsung bangun dan berjalan kekamar mandi untuk membasu mukanya agar lebih segar.

Setelah selesai daffa berjalan untuk mebukakan pintuk untuk seseorang di dwpan kamarnya.

Bad Girl (HIATUS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang