Bantuan

3.1K 150 0
                                        


Sekarang aku sudah berada di restoran, aku bingung apa yang harus aku lakukan untuk membayar semua hutang ayahku... Aku tak mungkin menjual perabotan rumah, itu percuma karena uang yang dihasilkan pasti tidak akan cukup

Saat aku sedang berpikir tiba-tiba...

Prangg..

Suara benda jatuh membuatku terkejut "apa yang kau lakukan! Kau mengotori bajuku! ", pekik wanita itu

Aku membantunya membersihkan bekas tumpahan jus yang tadi kubawa " Ma-maaf, Miss... Aku benar-benar tidak sengaja, I'm sorry... Biar kubantu membersihkannya",

"Tidak usah! Lepaskan t... ", ucap wanita itu terpotong karena kedatangan James

" Ada apa ini? ",

" Lihat! Bagaimana cara kerja pegawaimu ini! Dia menumpahkan jus ini ke bajuku! ", ucapnya menyalahkan

" Maaf.. Aku benar-benar tidak sengaja Miss... Maafkan aku, aku sangat menyesal",

"Lily... Bereskan semua ini dan kembalilah ke dapur, biar aku saja yang membantu nona ini", ucap James dan aku hanya mengangguk dan membereskan pecahan gelas dan berjalan menuju dapur

Aku menghela nafas dan duduk di salah satu kursi didapur, pikiranku kacau
Aku merasa hidupku dipermainkan oleh takdir,

Bagaimana aku bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Apa aku meminjam saja pada James? Tapi aku tak mau merepotkannya dia sudah banyak membantuku dan aku yakin dia juga tidak punya uang sebanyak itu..

Lamunanku terbuyar, karena sebuah tepukan dibahuku..
" Hey, Lily... Kau kenapa? Tidak biasanya kau membuat pelanggan marah? Kau ada masalah? ", tanya James

Aku berusaha untuk tersenyum " Aku tidak apa-apa James, mungkin karena terlalu lelah... Kau tahu bukan pelanggan cukup ramai hari ini", ucapku bohong

Aku harap dia percaya,  "oh kalau begitu istirahatlah.. Tapi, nanti sore kita jadi pergi'kan? ", tanyanya memastikan

Aku mengangguk " Iya, aku juga sudah menghubungi Nichol dan dia bisa ikut", ucapku

"Ok.kalau begitu nanti kau akan ku traktir.... Anggap saja sebagai bonus karena kau sudah bekerja keras", ucapnya padaku kemudian melenggang pergi

..

Sekarang Aku, James, Nichol, Jess, Antonio dan Emily sudah berada di salah satu pusat perbelanjaan di London

Kami baru saja keluar dari bioskop, "Aku lapar. Bagaimana kalau sekarang kita makan, aku yang traktir", ucap James dan semua bersorak senang

" Pesan apapun yang kalian mau, aku dan Lily akan pergi sebentar ", ucap James dan menarik ku

Aku menatapnya bingung " Kita mau kemana, James? ", tanyaku

" Sstt.. Brisik! ", Dia terus menarik ku hingga ke sebuah toko bunga

" Kau tau Jess menyukai bunga apa? ", tanyanya padaku

Aku menaikan sebelah alisku kemudian mengerti apa yang James lakukan

" Kau mau memberi bunga kepada Jess rupanya dan memintanya menjadi kekasihmu, aku sarankan setelah kita makan kau mengajaknya ke sebuah taman didekat restoran James, dia sangat suka tempat itu... Dan dia suka bunga mawar putih, kau bisa memberikannya itu... Dan satu hal yang perlu kau tahu, Jess tidak suka pada orang yang banyak gombal ", ucapku padanya

Dia tersenyum, " Thank you Lily, thank you so much... ", ucapnya padaku

Aku mengangguk tersenyum " Sebagai gantinya aku akan memberikanmu apapun yang kau mau", ucapnya

Aku tersenyum dengan antusias "ok.kalau begitu kau harus membelikaku persediaan makanan untuku satu bulan, bagaimana? ", tanyaku

" Everything you want, babe... ", ujarnya membuatku girang

" Ok, kalau begitu lebih baik kita susul mereka dulu, masalah yang kau mau kita bisa pergi besok ", ucapnya dan aku mengangguk

Aku dan James pergi menuju meja yang tadi sudah kami pesan tadi, kami semua makan dengan bersenda gurau

Aku menatap Nichol, laki-laki yang sudah mengisi hatiku selama hampir satu setengah tahun ini, dia laki-laki yang baik, manis, tampan? Jangan tanya lagi seberapa tampannya dia

Aku senang bersamanya, dia selalu mendukungku, ada bersamaku ketika aku bersedih...
Sungguh aku merasa beruntung memilikinya

...

" Thanks, Nich... Kau mau mampir dulu", ucapku pada Nichol

Dia tersenyum padaku, sungguh senyumnya seperti malaikat, senyum tulus yang selalu kudambakan

"Maaf, honey... Sepertinya aku harus pulang sekarang, aku masih harus menyelesaikan pekerjaanku", ucapnya padaku

Aku mengangguk dia menariku lebih dekat padanya dan...

Cup

Dia mencium keningku cukup lama, inilah yang kusuka dia sangat romatis dan juga...Ah, sudahlah aku masih ingin menikmati setiap detik dengannya

"Hati-hati dijalan, Nich ",ucapku sebelum dia melajukan mobilnya

Aku memasuki rumahku, saat aku hendak membuka pintu aku melihat secarik kertas, aku meraihnya dan membacanya

Waktumu satu hari lagi, honey..

Aku mengerutkan dahiku, dan aku baru ingat mengenai tawaran laki-laki itu

Seketika sekujur tubuhku terasa kaku, aku melangkahkan kakiku menuju kamar, merebahkan diri dikasur mungkin pilihan terbaik untuk menghilangkan penat

" Sekarang aku harus bagaimana? ", ucapku

Tak terasa air mataku menetes " Hai, ayah, ibu.. Bagaimana kabar kalian disana? Pasti sekarang kalian bahagia kan? Aku harap dan selalu berdoa untuk kalian... Aku sangat rindu kalian, apa boleh aku menyusul kalian saja", Tanpa kusadari aku sudah terlelap dalam mimpi

...

Oops! Maaf ya Harry ternyata belum keluar ya, ok. Sabar..
part selanjutnya akan ada kabar baik
Harry dkk akan muncul... Horraaaaa!!!

Bad Styles [H.S] - COMPLETECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang