Astaga!!!
Ingin rasanya aku menjerit!Bagaimana tidak? Rumah yang baru tadi pagi aku bersihkan sekarang berantakan lagi dengan mainan yang berceceran dilantai.
Dengan geram aku menghampiri tiga orang yang berada di taman belakang. Saat aku mendekati gazebo, mataku memicing. Mendekatkan wajahku pada tiga orang yang sedang memejamkan mata, awalnya aku kira mereka tertidur. Namun, saat aku hendak berbalik aku melihat bulu mata Sam yang bergerak-gerak lucu.
Ternyata mereka berniat mengerjaiku. Sebuah ide terlintas dibenakku, dengan senyum mengembang aku memasuki rumah. Samar-samar aku mendengar suara bisik-bisik
"Sstt.. Daddy, mom sudah pergi.. ",
" Benarkah? Sekarang ayo kita masuk.. Daddy sudah lapar, "
"Tapi nanti kita ketauan mommy, dad.. ",
" Betul kata Sam.. Bagaimana kalau kita ambil makanan didapur dan kita makan dirumah pohon? ",
" Oke. Kalau begitu kita ambil makanan. Sam, kau ambil kue yang ada pantry dan Sean kau ambil minum. Daddy tadi sudah pesan pizza dan sebentar lagi sampai, daddy akan berjaga didepan dan mengambil pizza yang sudah dipesan",
"Yess!! Makan pizza!! ", seru Sam dan Sean membuat Harry membekap mulut mereka
" Sstt.. Jangan berisik. Ayo kita jalankan misi",
Oh, ternyata Harry yang mengajari mereka. Awas saja ya!
Aku langsung berbalik menuju dapur begitu melihat mereka bergerak. Aku bersembunyi disamping lemari es. Saat aku mengintip aku melihat Sean dan Sam yang sedang menjalankan aksi mereka. Hahaha.. Kalian berniat mengerjai mommy. Jangan bermimpi sayang..
Aku mematikan lampu dapur. Mereka tiba-tiba berteriak membuatku terkikik. "Sean apa yang terjadi,kenapa lampunya bisa mati? ", tanya Sam panik
" Sstt diam lah, nanti kita ketauan.. ",
Aku menjatuhkan sapu disamping kulkas, membuat mereka menjerit. Mereka lari keluar namun, pintu masuk sudah ku kunci tadi.
Saat mereka mulai menangis dan menjerit aku langsung menyalakan lampu, mereka terkejut melihatku.
" Hm.. Kenapa kalian berhenti? Ayo menangis lagi? ", ucapku santai
" Mo-mommy", lirih mereka
Aku memasang wajah tak peduli, "kalian mau mengerjai mommy bukan? Ayo lanjutkan.. Tapi, setelah ini selama satu bulan tidak ada es cream, kue dan coklat untuk kalian.. ", ucapku santai dan melenggang pergi
Namun, belum melangkah kaki terasa berat. Sean dan Sam memeluk kakiku erat " No mommy no! ", rengek Sam
" No mommy, i'm sorry... " Seru mereka
Aku hanya menggeleng "tidak ada bantahan sayang, sekarang kalian lepasin kaki mommy", jawabku santai
Ingin aku rasanya tertawa dan mencium pipi chubby mereka. " No mommy, i love coklat.. Please, i'm sorry.. ",
Astaga, aku sudah tak kuat melihat wajah mereka yang mulai memerah. "Janji kalian tidak akan mengerjai dan berbohong sama mommy lagi?" Tanyaku
Mereka mengangguk.
"Janji tidak akan membuat rumah berantakan dan mainan berserakan? ",
Mereka mengangguk.
" Janji setelah bermain, kalian akan membereskan mainan dan merapikan nya lagi? ",
Mereka mengangguk lagi.
" Oke. Sekarang kalian duduk diruang tamu dan diam disana",
Sekarang tinggal mengurus ayah mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Styles [H.S] - COMPLETE
Fanfiction⚠WARNING! ⚠ Note: Harap bijak dalam memilih bacaan!
![Bad Styles [H.S] - COMPLETE](https://img.wattpad.com/cover/179461097-64-k934972.jpg)