Author POV
"Aaahhh!!! Bodoh kalian! Bagaimana ini bisa terjadi! Bagaimana para customer dan investor bisa tau mengenai kebocoran ini! Kalian benar-benar tidak berguna!!! ", Ucap seorang laki-laki berambut keriting kepada beberapa pegawainya
" M-maa-af Mr. Styles kami juga tidak tahu mengenai masalah ini, ka... ", ucapnya segera dipotong oleh atasanya itu
" Bagaimana kalian bisa tidak tahu! Apa yang kalian kerjakan selama ini!!! Kalian hanya makan gaji buta!!! ", teriaknya frustasi
Pintu ruangan itu terbuka menampakan dua laki-laki tampan "Hei hei dude, sabar... Apa yang kau lakukan pada karyawan mu? Kau membuat mereka takut", ucap laki-laki berambut blonde
" Kalian boleh pergi", ucap laki-laki berwajah campuran Asia itu
Ketiganya duduk saling berhadapan disebuah sofa "Harry, apa yang kau lakukan? Kau membuat para karyawan mu takut.. Ka... ", ucap Niall- laki-laki berambut blonde terpotong
" Tutup mulutmu Niall! Aku tak ingin mendengar ocehannya itu! ", ucap Harry marah
" Tenang Harry", ucap Zayn
"Langsung saja pada intinya! ", tegasnya
" Kami sudah menemukan dalang dibalik masalah ini, ternyata yang melakukan penggelapan dana dan penyebar bocornya rahasia perusahaan adalah Bobby... Dia melakukan ini untuk menghancurkanmu, karena dia dendam padamu atas apa yang telah kau lakukan dengan menurunkan jabatannya dan memakai wanitanya", jelas Zayn
Harry menatap tajam keduanya, membuat yang ditatap merasa takut "Dia ingin bermain-main denganku rupanya, bereskan dia... Aku mau besok dia sudah ada ditempat itu ", ucap Harry kemudian beranjak
" Kau mau kemana Harry?! ", teriak Niall
Harry berbalik " Aku butuh pelampiasan ", ucapnya pergi dan membanting pintu sehingga menimbulkan dentuman yang cukup keras
...
" Apa kau tak punya wanita lain? Aku mau yang baru dan masih virgin", ucap Harry setelah keluar dari ruang VIP sebuah club malam
"Maaf tuan, untuk hari ini tidak ada stock baru... Karena m.. ",
" Bilang saja kalian tidak bisa mencarinya! Aku akan mencari tempat lain", ucapnya beranjak
Sang manajer yang tak ingin kehilangan pelanggan yang mau membayar mahal itu, segera bangkit
"Mt-an tuan, ka-kami akan usahakan untuk mendapatkannya besok,"ucap Sang manajer berusaha meyakinkan
" Aku tunggu besok, kalau yang aku mau tidak tersedia. Aku akan menutup tempat ini", ucapnya pergi
...
Lily POV
Sekarang aku harus bagaimana? Laki-laki itu akan mendatangimu besok pagi, kalau aku tidak mempunyai uang maka aku harus menyerahkan tubuhku pada laki-laki brengsek itu
"Hay, Ly... Ada apa denganmu? Kenapa daritadi kau melamun? ", tanya Nichol yang sedang ada disebelahku
Aku memaksakan senyum diwajahmu " Aku tidak apa-apa Nich",
Dia menatapku dengan tatapan menyelidik
"Bohong! Kau ada masalah? Ceritakan padaku siapa tahu aku bisa membantumu? Selama ini kau anggap aku apa? ", tanyanya
Aku menatapnya dengan mata berkaca, tapi aku tak mau Nichol melihatku menangis
Aku menatapnya dalam, Nichol adalah orang yang tahu semua tentangku, dia selalu memaksaku untuk menceritakan masalahku padanya dan dia benar dia memang selalu membantuku
Aku menghela nafas dan mulai menceritakan masalahku mengenai laki-laki sialan itu
Setelah selesai bercerita dia menatapku dalam, dan memeluk serta mencium kening ku
Inilah yang membuatku nyaman, dekapannya, kasih sayangnya, kelembutannya
" Aku akan berusaha untuk membantumu"ucapnya kemudian mengantarkan aku pulang
Esoknya..
Hari ini aku bangun dengan semangat, tadi malam Nichol menghubungiku
Dia bilang, dia mempunyai teman yang dapat membantuku.Nichol bilang kalau temannya mau membantuku untuk melunasi hutang dan sebagai gantinya aku harus bekerja di perusahaan temannya itu dan aku akan mendapat pembayaran gaji dimuka untuk membayar hutang ayahku
Awalnya aku sempat tidak percaya, karena nilai itu sangat fantastis
Tapi, dia bilang kalau mereka adalah teman dekat jadi teman Nichol percaya padanya
Aku sangat bersyukur karena memiliki Nichol, laki-laki yang begitu baik padaku
Dengan semangat ku langkahkan kaki menuju pintu rumah dan langsung menyerahkan uang yang telah Nichol berikan padanya
Aku dapat melihat wajah laki-laki bernama Adam itu terlihat marah, ada apa dengannya?
Tanpa mengatakan apapun aku langsung beranjak menutup pintu
.
Setelah semua pekerjaanku selesai aku akan menemui Nichol di tempatnya bekerja,
Saat aku melangkahkan kaki untuk keluar dari restoran, mataku menangkap sebuah siluet orang dikegelapan taman
Aku berusaha untuk tidak peduli, tapi.. Merasa kenal dengan orang itu aku melangkahkan kakiku mendekat
Itu seperti Emely? Sedang apa dia disana dan dengan siapa dia berbicara? Batinku berucap
Aku semakin dekat kearah mereka untuk mendengar apa yang mereka bicarakan, anggap saja aku tidak sopan tapi aku benar-benar penasaran
"Kau yakin, Si gembel itu sudah pulang? ", tanya laki-laki disamping Emely
Nafasku tercekat mengenal suara bariton itu
Bukankan itu Nichol? Apa yang dia lakukan dengan Emely ditempat ini? Lagi. Siapa yang mereka sebut Si gembel? Gumamku
Aku penasaran sekaligus curiga pada mereka, aku semakin mendekat
Nafasku tercekat. Dan ternyata....
....
Cieee yang penasaran...
Lanjut gak nih buat part selanjutnya?
Awas typo!
Happy reading
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Styles [H.S] - COMPLETE
Fanfiction⚠WARNING! ⚠ Note: Harap bijak dalam memilih bacaan!
![Bad Styles [H.S] - COMPLETE](https://img.wattpad.com/cover/179461097-64-k934972.jpg)