Hancur

2.9K 119 19
                                        


Apa yang tersisa sekarang? Laki-laki itu menghancurkanku. Hidupku sudah hancur! Dia mengambil harta paling berharga satu-satunya miliku

Aku hanya bisa menangis, bahkan setelah melakukannya Harry tak mengatakan apapun dan pergi meninggalkanku begitu saja

Aku marah, kesal, kecewa.. Rasanya aku ingin membunuhnya! Apa aku mati saja? Rasanya semua hidupku sudah sia-sia..
Bagaimana kalau aku hamil? Aku tentu saja akan meminta Harry untuk bertanggung jawab. Tapi pertanyaannya, apakah dia mau? Melihat perlakuannya selama ini membuatku ragu kalau dia laki-laki yang bertanggung jawab

Pintu terbuka dan menampilkan Harry yang membawa sebuah piring dan gelas ditangannya
"makan! ", perintahnya padaku

Aku hanya diam, membuatnya mulai emosi. Aku tidak peduli!
" Kubilang makan! ", tegasnya lagi

Aku masih diam dan menatapnya "Makanlah, jam tujuh nanti aku akan kembali dan jangan coba-coba untuk kabur lagi dariku", ucapnya kemudian pergi

Aku menatap kepergiannya dengan tatapan kosong, aku menarik piring berisi makanan itu dan mulai memakannya

Jam 7 malam

Dia datang ke apartemennya dan memintaku bersiap karena kami akan pergi

Harry POV

Aku sangat senang. Aku sudah bisa menaklukan jalang sialan itu.
Aku sangat senang melihatnya tersiksa, karena itulah tujuanku. Dia begitu sombong dan angkuh, padahal dia hanya seorang jalang! Aku merasa terhina dengan ucapannya

Dan aku membalas dendam padanya,
Sekarang aku menyuruhnya untuk bersiap karena aku memintanya untuk pergi ke pesta Niall nanti malam, aku membawanya menuju salon

Aku meminta para pekerja salon untuk mendandaninya. Sebenarnya aku jijik kalau harus pergi bersamanya, tapi aku ingin menunjukan sesuatu padanya

Aku memilih pakaian yang aku kenakan, aku memakai tuxedo abu-abu dengan dasi pita
Niall memang mengadakan pesta resmi dimana dia mengundang semua koleganya untuk datang

Aku menunggunya keluar dari ruang ganti,
Saat dia keluar dari ruang ganti, mataku tak henti-hentinya menatap sosok cantik didepanku ini
Tak bisa kupungkiri kalau jalang ini memang cantik dan menggoda diwaktu yang bersamaan. Meskipun tubuhnya tidak sexy, tapi hanya dengan melihatnya saja mampu membuatku bergairah. Sialan!

Aku menatapnya lama, dan tersadar aku langsung membuang muka

"Not bad", ucapku

Dia masih saja menatap kearahku datar, aku hanya menyeringai padanya, dia memakai dress berwarna biru yang panjangnya hanya sampai lutut

Aku menariknya paksa menuju mobil dan mulai melajukannya kerumah Niall

Lily POV

Dan sekarang disinilah aku, hanya mengekor Harry disebuah pesta milik temannya itu
Aku sedikit risih dengan pakaian yang kupakai apalagi dengan tatapan orang-orang

Aku menghentikan langkahku karena Harry, kulihat dia bertos ria dengan temannya

" Happy birthday, Ni.. ", ucapnya

" Thanks bro",

Laki-laki berambut pirang itu menatapku "siapa dia Harry? ", tanyanya pada Harry

Dan Harry hanya melirik ku " Dia gadisku Ni" What? Gadis? Bahkan melihatmu saja aku tak mau, sekarang dia mengaku-ngaku kalau aku adalah gadisnya

"Hai, aku Niall. Niall Horan... Aku temannya laki-laki bejat itu", ucapnya aku terkekeh mendengarnya.. Kurasa dia tak seburuk yang kupikirkan

Setelah acara potong kue, semua orang menyebar mencari tempat yang nyaman untuk saling mengobrol

Dan sekarang Harry meninggalkanku sendiri, entah kemana dia. Yang jelas tadi aku melihatnya bersama seorang wanita yang sangat cantik. Aku tak peduli

Apa sebaiknya aku pergi saja? Tapi kata-katanya terus terngiang di kepalaku 'kalau kau kabur, kau akan mendapatkan siksaan yang lebih dari ini! ', ucapnya padaku
Sejak kejadian dimana dia memperkosaku dan menyiksaku, aku harus berfikir berkali-kali sebelum bertindak. Karena dampak yang akan aku dapatkan sangat besar. Aku benci dengan diriku yang lemah dan tak berdaya ini. Aku benci..

Sebuah suara membuyarkan lamunanku
" Hey.. ", sapanya padaku

Aku menatapnya. Dia pria yang aku tabrak di lobby apartemen milik Harry. Aku menatapnya lama..

" Hey.. Mengapa kau melamun? ", tanyanya

Aku mengerjapkan mataku " Eh.. H-hai", balas ku

Dia tersenyum, Astaga... Senyumnya sangat mempesona.. Aku sampai terhipnotis beberapa detik

"Hei.. Kau kesini? Kau siapanya Niall? ", tanyanya padaku

Aku bingung harus mengatakan apa, aku kesini karena Harry yang memaksaku

" Mm... ", sebelum aku menjawab sebuah suara membuat kami menoleh

" Kau tak dengar aku memanggilmu? ", tanyanya tegas

Aku menatapnya datar. Bagaimana aku bisa dengar kalau musik yang disetel sangat keras.
" Oh, Hai Harry.. Lama tak bertemu", ucap laki-laki itu kepada Harry, sedangkan Harry menatapnya tidak suka

"Hai Sean, apa yang kau lakukan disini?! ", tanyanya datar

" Oh, aku hanya sedang menemani gadis cantik ini.. ", ucapnya tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya menggodaku

" Jangan mengganggunya! Dia milikku! ", ucap Harry tegas. Aku menatapnya tak percaya. Bagaimana bisa dia meng-klaim kalau aku miliknya?

" Jangan berbicara sembarangan Styles! Aku bukan milikmu! ", seruku padanya

" Kau adalah milikku! ", tegasnya lagi dan menarik ku ke area kolam renang. Karena memang pesta yang diadakan Niall diarea kolam

Perbuatan Harry menarik perhatian beberapa orang. Atau mungkin semua orang, karena sekarang aku dan Harry berada ditengah-tengah kerumunan orang yang sedang berpesta

" Attention please...!!! ", teriak Harry membuat semua orang melihat kearah kami

" Aku ingin menunjukan sesuatu pada kalian... ", ucapnya lagi menarik pinggul ku

" Aku ingin memperkenalkan dia, Lily Antonio Smith... Dia jalang yang aku pungut dari jalanan... ", ucapnya lagi dan menciummu kasar membuat semua orang menatapku seakan-akan aku adalah hal yang menjijikkan

" Jika kalian mau, kalian bisa mengambilnya sekarang! ", seru Harry
Aku menatap tajam Harry kemudian menampar nya membuat semua orang tercengang. Benar-benar laki-laki kurang ajar!
" Waw... Sangat dramatis sekali ucapanmu Harry... ", ucapku sebelum beranjak

Namun, belum juga aku melangkah dia menarik rambutku dan merobek bagian belakang punggung sehingga punggungku terekspos. Aku terkejut dengan apa yang dia lakukan
Dan tiba-tiba...

Byuuurrr!!!

Dia mendorongku kedalam kolam renang. Aku menangis menahan malu dan rasa sakit akibat dari jambakan Harry. Semua orang menertawakanku, bahkan tak ada yang berusaha untuk membantuku..

Harry benar-benar iblis! Aku benci laki-laki itu!
Dan sekarang yang kulihat dia tampak tak merasa bersalah dan malah dia sedang berciuman dengan seorang wanita sexy..

Dasar laki-laki bejat! Rutukku dalam hati dan menangis..

....

Astaga😱Author seneng banget!!!
Akhirnya bisa update lagi..
Mungkin setelah ini, author bakal slow update.. Soalnya besok-besok author bakalan sibuk sama tugas sekolah dan yang lainnya. Tapi jangan khawatir... Author bakal usahain buat tetep update tapi, author gak janji kapan bakan update lagi...

Yang penting tetap sabar menanti yeee... Hehehe

Jangan lupa vote dan comment yo..
Hati-hati typo bertebaran!

Happy Reading

Bad Styles [H.S] - COMPLETECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang