"Kau memang bodoh, Ly... Aku sudah pernah mengatakannya, tapi kau tak pernah mendengarkan aku! Kau sibuk dengan teman sialanmu itu! Sudah cukup! Sekarang bawa dia ke tuan kalian! Aku muak melihat wajahnya itu! ", ucapnya pada laki-laki yang memegang tanganku
Aku terus berontak dan berusaha lepas. Aku menggigit tangan laki-laki yang memegang tangan kananku, kemudian aku mendorongnya hingga tersungkur, aku mencengkeram bahu laki-laki yang satunya dan menendang kemaluannya. Aku langsung berlari kabur... Aku berlari sekencang-kencangnya,
Dari kejauhan aku melihat sebuah mobil mengejarku. Aku terus berlari... Aku melihat sebuah gubug gelap, sebenarnya aku takut, tapi daripada tertangkap aku langsung bersembunyi disana
Aku terus bersembunyi, bahkan aku tidak berani mengintip keadaan diluar gubug
Untung saja dulu waktu masih sekolah, aku mengikuti kelas taekwondo.. Jadi, aku bisa menghajar mereka walau tak seberapa, tapi setidaknya aku bisa kabur dari mereka
...
Author POV
Pancaran sinar matahari membuat seorang gadis yang tertidur disebuah gubug terusik. Gadis itu melenguh berusaha mengembalikan kesadarannya
Sialan. Umpat gadis itu dalam hati
Dia bangkit dari tidurnya, matanya menyusuri sekeliling tempat itu hanya ada pohon dan jalan setapak. Gubug yang gadis itu tempati tak jauh dari jalan raya, sehingga dia tak perlu berjalan jauh
Tempat yang begitu asing. Sialan! Sekarang aku dimana? Pria brengsek itu membawaku ke tempat apa ini?. Batinnya
Saat dia sampai dipinggir jalan raya yang begitu sepi, berharap ada kendaraan lewat dan meminta bantuan tapi nyatanya sudah hampir setengah jam dia menunggu, tak ada satupun kendaraan yang lewat. Mau tidak mau dia harus berjalan kaki...
Menghubungi seseorang? Jangan harap... Ponselnya saja terjatuh entah dimana..
Dia berjalan cukup jauh dari tempatnya semula, panas matahari mulai menyengat, haus, lapar, lelah semua bercampur menjadi satu
...
Lily POV
Sialan! Brengsek! Mereka membawaku ketempat yang jauh, aku harus menempuh 4 jam jalan kaki hingga menemukan persimpangan yang ramai kendaraan
Aku langsung mencari bus untuk pulang, aku sangat asing dengan tempat itu. Tapi setelah sampai dipersimpangan aku tahu arah jalan untuk pulang
Aku sampai dirumah pukul 5 sore, kakiku dan badanku sakit dan pegal, lapar, haus, lelah..
Setelah aku membersihkan tubuhku, aku turun menuju dapur dengan tanktop hitam dan celana jeans pendek, aku langsung memasak omelet
Belum aku memakannya, seseorang mengetuk pintu rumahku dengan tidak sabaran, aku menjadi was-was, takut kalau mereka orang-orang suruhan Emely
Aku memegang sebuah tongkat baseball untuk Jaga-jaga, saat aku buka pintunya dan siap memukul alu mendengar jeritan.. Aku membuka mata, dan ternyata James dan Jess sedang menatapku aneh dan bingung
Aku bernafas lega " Astaga! Ly.. Apa yang kau lakukan? Kau ingin membunuh kami? ", tanya James
Aku mempersilahkan mereka untuk masuk " I'm sorry, aku kira kalian pencuri.. ",
" Astaga! Ly... Kau benar-benar membuatku takut! Kau kemana saja seharian ini? Kenapa kau tak pergi ke restaurant? Apa kau sakit? Aku tadi mampir kesini tapi, kau sepertinya sedang tidak ada dirumah? Kemana saja kau? Kau... ", tanya Jess beruntung yang langsung aku potong
" Bisakah kau bertanya satu-satu Jess?",
"Oh, ok.. I'm sorry, kau dari mana saja Lil? ", tanya Jess padaku
Aku menghela nafas, aku tak mungkin menceritakan semuanya, aku tidak ingin mereka bakal jadi korban laki-laki bastard itu
" I-i'm sorry, maafkan aku.. Kemarin, kem-ar... in", Mereka menunggu-nunggu ceritaku dengan mata menatap penuh selidik
"Kemarin aku pergi ke makan ayah dan ibuku, aku sangat merindukan mereka... Jadi, aku pergi Le sana, kalian tau bukan kalau makam mereka cukup jauh dari sini", bohong ku.. Maafkan aku ayah, ibu aku menggunakan kalian untuk berbohong
" Lalu kenapa ponselmu tidak bisa dihubungi? ", tanya James
" Kemarin ponselku mati, dan aku lupa untuk menchargernya ", bohongku lagi
I'm sorry. Batinku... Aku benar-benar merasa tidak enak harus berbohong pada mereka
Aku menyenggol-nyenggol lengan James dengan mata menggoda "Bagaimana James? Apa kau dan Jess..? ", tanyaku menggantung mereka tampak malu-malu
Aku sudah dapat menebak "y-ya.. Kami sudah menjadi sepasang kekasih", jawabnya sambil mengusap teruknya yang kuyakini tidak gatal itu
" Congrats! Untuk kalian... Setelah ini, aku minta ditraktir titik! ", ucapku
Kami semua tertawa, hingga aku tersadar.. Aku harus pergi dari sini sebelum mereka semua datang dan membawaku " Mm...ada yang ingin aku bicarakan pada kalian, Maaf sebelumnya... Tapi, James aku akan mengundurkan diri dari restauranmu... ",
Mereka tampak terkejut dengan ucapanku " Ada apa Ly? Kau bercanda'kan? It's not funny? ", Jess menyahut
Aku menggelengkan kepala "but why? Do you have problem? Apa ada yang membuat tidak nyaman? Apa ada karyawan lain yang mengusikmu di restaurant? ", tanya James
Aku menggeleng lagi " Maaf sebelumnya, aku belum membicarakannya pada kalian.. Tapi aku mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di New York... Aku akan pergi sore ini... Maaf'kan aku, aku ingin hidupku lebih baik lagi", bohong! Lagi-lagi yang kukatakan hanya kebohongan
James menghela nafas "apa itu tidak terlalu jauh? Kalau masalah uang, aku akan menaikan gajimu Ly.. ",
Aku menatap mereka berdua " Maaf'kan aku.. Ini bukan masalah uang, tapi ada suatu hal yang tidak bisa aku ceritakan pada kalian... Maaf'kan aku. Dan aku mengucapkan Terima kasih banyak pada kalian karena selama ini kalian sudah begitu baik padaku", tak terasa air mataku hampir menetes
Kami semua berpelukan "Kau tahu Ly... Ini sangan berat untukku, kita menjadi teman atau malah sahabat sudah sangat lama.. Begitu juga dengan Jess dan Emely", ucap James
.
" Kalau kau perlu apapun, hubungi aku atau James ya, Ly.. ", ucap Jess
Aku menganggu "Maaf kami tidak bisa mengantarmu ke bandara.. Kami harus pergi ke restaurant karena ada beberapa masalah disana",
" It's Ok.. Kalian hati-hati dijalan.. ",
Jess kemudian memelukku lagi, " Jangan lupa hubungi kami kalau kau sudah sampai di NYC",
Mereka memasuki mobil. Aku menatap kepergian mobil itu..
.....
Awas typo!
Maaf kalau part ini gaje, soalnya aku juga bingung sendiri buat nentuin alur yang ada dipart ini
Tapi it's ok... Untuk part selanjutnya kalian bakal ketemu pangeran tampan dan hot kalian😍
Salam dari Mrs. Styles #plak! Dasar author tukang ngarep!
Happy Reading
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Styles [H.S] - COMPLETE
Fanfiction⚠WARNING! ⚠ Note: Harap bijak dalam memilih bacaan!
![Bad Styles [H.S] - COMPLETE](https://img.wattpad.com/cover/179461097-64-k934972.jpg)