Harry POV
Aku benar-benar bahagia. Akhirnya Lily mengizinkanku untuk bertemu bersama duoS. Ya, mereka adalah putra-putra ku.
Rasanya perasaanku ingin meledak begitu mengetahui bahwa mereka adalah darah daging ku, mereka adalah keturunanku.
Mungkin awalnya Lily sangat dengan amat sangat tegas melarangku bertemu mereka.
Hingga hari ini, tepat setelah satu bulan aku bertemu langsung dengan mereka... Hari-hari ku jadi lebih berwarna. Dulu... Hidupku hambar dan terasa kosong, setiap hari aku hanya bekerja, pulang lalu ke klub. Namun, sekarang semuanya berubah. Saat bekerja rasanya aku ingin cepat-cepat pulang ke rumah.
Maksudku rumah Lily untuk bertemu mereka. Biasanya saat aku pulang bekerja langsung pergi ke klub malam, namun sekarang tidak. Karena aku ingin menghabiskan waktuku bersama kedua anakku.
Tetapi, ada sesuatu yang mengganjal.. Entah bagaimana perasaan ini muncul, senyum, tawa dan semua tingkah laku mereka membuatku ingin terus melihat mereka, melindungi mereka dan menjadi penyebab senyum indah dibibir mereka.
Ya. Kalian tentu tau siapa yang kumaksud. Tentu saja duoS dan ibu dari anak-anak ku itu. Ah... Apakah aku boleh memanggil Lily dengan ibu dari anak-anak ku bukan hanya saat ini, tetapi juga kelak.
..
Author POV
Seorang wanita sexy berjalan dengan anggun sekaligus angkuh membelah kerumunan yang sedang berdansa disebuah klub malam, bahkan beberapa pria hidung belang seakan melihatnya sebagai ikan segar yang baru ditangkap.
Wanita itu melangkah menuju sebuah meja dengan beberapa orang berpakaian hitam sedang duduk.
"Aku ingin kau mencari tahu wanita ini... ", ujarnya tanpa basa basi menyodorkan sebuah foto
" Waw... Aku tak tahu kalau klien kita seorang wanita cantik dan sexy ini, bisakah kau duduk dulu cantik... Nikmati malam ini... ", seru seorang pria yang sedang menyesap minuman beralkohol
" Aku tak ingin basa basi, cari tahu sedetail mungkin mengenai wanita ini dan aku ingin laporan itu sampai padaku besok malam... ",
" Baik... Dan aku ingin bayaran lebih jika kau ingin aku mencari informasi sedetail mungkin itu", ujar pria satunya
"sisanya akan aku transfer nanti", ucap wanita itu menyodorkan sebuah cek dan melangkah pergi
" Let's start the game"
......
"Mom.. Apa-apaan ini?! ", seru Harry saat tiba diruang tamu rumah orang tuanya
" Ada apa Harry? Kenapa kau pulang dan marah-marah? Itu tidak sopan! ", seru wanita paruh baya yang sedang duduk disofa bersama dengan dua wanita yang Harry cukup kenal.
Dengan langkah lebar dia berjalan menuju wanita itu " Mengapa kau tiba-tiba ingin menjodohkanku? Kau tahu kalau itu hal yang sangat tak kusukai? Kenapa juga kau jadi ikut campur urusan hidupku? ",
Anne menatap anaknya dengan wajah menahan emosi " Harry?!! Kenapa kau mengucapkan hal seperti itu?! Aku ibumu... Aku berhak untuk ikut campur urusan anak-anakku! ",
Seorang wanita anggun dan berparas cantik mendekati Anne " Tenanglah mom, mungkin Harry sedang lelah setelah bekerja.. Jadi dia emosi",
Harry menautkan alisnya melihat wanita itu "oh ya... Kau lupa padanya? Wanita ini adalah Gabriela, teman masa kecilmu. Mom akan menjodohkannya dengannya", ucap Anne antusias
" Mom!! Astaga... ", Harry menyugar rambutnya ke belakang kepala merasa lelah
" Gabby sidah aku anggap sebagai sahabat sekaligus adikku, aku tak bisa menikahinya... ",
" Kau bisa! Kalian teman dekat dari kecil, kalian sudah saling kenal.. ",
" Anne.. Sudahlah, mungkin Harry sedang lelah. Biarkan dia istirahat terlebih dahulu, setelah itu baru dibicarakan lagi... ", sela Marry ibu Gabby
Harry pergi begitu saja menuju kamarnya tanpa menghiraukan teriakan ibunya yang memanggil-manggil dirinya.
.....
Update lagiiiii!!!!
Semoga kalian suka part ini...
Happy Reading 💖
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Styles [H.S] - COMPLETE
Fanfiction⚠WARNING! ⚠ Note: Harap bijak dalam memilih bacaan!
![Bad Styles [H.S] - COMPLETE](https://img.wattpad.com/cover/179461097-64-k934972.jpg)