Menyadari

1.7K 96 6
                                        

Lily POV

Jantungku berdetak cepat, tangan berkeringat dan hatiku gelisah. Hari ini Harry mengajakku dan si kembar untuk menemui orangtuanya. Entah bagaimana, yang jelas dia memaksaku untuk pergi bersamanya dan yang lebih menyebalkan si kembar mendukung Harry untuk memaksaku.

"Hei, Lil... Kau tak perlu gelisah seperti itu orang tuaku tak akan menggigitmu. Kau tenang saja, mereka adalah orang yang baik... ", ucap Harry menenangkan

Aku menatap tajam kearahnya, bagaimana mungkin aku bisa tenang disaat pikiran-pikiran negatif terus berputar di otakku. Dan dia masih bisa bersikap terlampau santai

Aku melirik ke kursi belakang, melihat kedua anakku sedang melihat video di tab milik Harry

Menghembuskan nafas frustasi, aku menatap keluar jendela tanpa menghiraukan laki-laki dikursi kemudian itu.

Sepanjang perjalanan suasana mobil dihiasi dengan gelak tawa dari Sean dan Sam. Aku dan Harry yang berada dikursi depan hanya sesekali menimpali mereka.

Tak terasa mobil yang kami tumpaki telah sampai disebuah mansion mewah, dengan sebuah air mancur didepannya.

DuoS memekik melihat bangunan berlantai dua itu.

Dengan ragu aku melangkahkan kaki mengikuti Harry dari belakang. Seorang pria berseragam didepan pintu memberikan sapaan kepada Harry dan membukakan pintu. Aku dapat melihat sebuah kerutan kebingungan diwajah pria itu.

Saat kakiku memasuki mansion megah itu, yang pertama kali kulihat adalah ukiran-ukiran unik pada dinding berwarna coklat keemasan dengan nuansa klasik begitu kental, beberapa patung-patung dan guci lewat terletak rapi, dengan lantai marmer dan dua tiang penyangga berukuran naga itu menambah kesan unik pada bangunan itu.

Samar-samar aku mendengar gelak tawa yang tak jauh dari tempatku berdiri.

"Hai Harry, kau sudah sampai? ", seorang wanita paruh baya mendekati Harry dan memeluknya. Aku rasa itu adalah ibunya

" Yes, mom.. "

"Kebetulan sekali ada yang ingin disini ada Gabby, kita akan lanjut kan masalah perjodohan kalian.. ",

Deg,

Bagaimana mungkin? Harry akan dijodohkan? Mereka masih belum menyadari keberadaanku dan duoS,
" Mom! Aku sudah mengatakannya kalau aku tak ingin perjodohan ini, dan aku akan mengenalkamu pada seseorang... Lily kemari", surutnya

Seketika semua orang disana menatapku, " Perkenalkan dia Lily.. Calon istri dan ibu dari anak-anak ku.. ", ucapnya lantang

Jantungku berdegup cepat, mereka menatapku dan duoS yang masih bersembunyi dibelakang kakiku dengan menilai.

" Kau... Harry! Apa-apaan ini?! ", sentak ibu Harry membuatku terkejut dan duoS menjadi sedikit ketakutan.

" Aku ingin bicara berdua denganmu Harry", ucapnya lagi dan berjalan pergi

Harry berbalik menatapku dan duoS kemudian tersenyum "Tak apa-apa Lil, kau tak perlu takut.. Aku akan menjelaskannya pada mommy, aku yakin dia akan mengerti.. Kau tunggulah disana dulu. Aku akan segera kembali", ucapnya

Aku mengangguk dan berjalan serta menggiring Sean dan Sam ke ruang tamu.

..

Aku masih harap-harap cemas menunggu kedatangan Harry, aku cukup lega mengingat sekarang duoS sudah tidak ketakutan lagi dan sedang berceloteh ria.

"Kau jalangnya Harry?! " Tanya ketus seseorang

Aku menautkan alis melihatnya, dia cantik bahkan sangat cantik dengan dandanan natural dengan dress sopan berwarna peach,dia menatapku dengan tajam

Aku menghembuskan nafas, melihat ketidaksukaannya padaku. "Maaf sebelumnya, saya bukan jalang Harry", tegasku

" Sayang, kalian bisa bermain diruang sana sebentar. Ada yang ingin mom bicarakan dengan aunty ini.. ", ujarku pada duoS agar sedikit menjauh, karena aku takut mereka akan mendengar hal-hal yang tidak pantas jika aku akan berargumen dengan wanita ini

" Heh.. Kau pikir aku tidak tau? Harry hanya memanfaatkan tubuhmu itu, kau jangan mimpi untuk menjadi Nyonya Styles, bitch! ",

" Maaf anda jangan sembarangan Menuduh orang lain, anda wanita cantik tapi hal itu terasa sia-sia melihat kelakuan anda yang seperti binatang liar itu",

"Kurang ajar...k ",

" Ada apa ini?! Apa yang kau lakukan padanya Gabby! ", teriak Harry

Lega. Akhirnya dia datang me melamatkanku dari Macan sialan itu. " A-aku.. ",

" Kau ingin menyakitinya?! Jika kau berani maka kau harus menghadapiku dahulu! ", sentak Harry

Wanita itu terlihat terkejut " Ha..Harry, kau membentak ku! Kau membentakku demi membela wanita jalang ini! ",

" Siapa yang kau sebut jalang! Dia adalah calon istri ku, dia adalah ibu dari anak-anak ku.. Aku tak akan membiarkanmu menyentuh seujung rambutnya sedikitpun",

"Harry! Aku mencintaimu! Kita akan dijodohkan dan menikah! Kau miliki dan aku tak akan membiarkan wanita ini merebutmu dariku! ", jepitnya histeris

" Harry! Apa yang kau lakukan! Kau menyakiti Gabby demi membela wanita ini! ", ucap wanita yang bisa kutebak adalah ibu wanita itu

" Maaf aunty... Gabby tidak berhak untuk menghina dan menyakiti calon istri ku... ",

" Harry, aku dan ibumu sudah berniat menjodohkannya dengan Gabby, dialah calon istrimu.. Bukan wanita ini", tegasnya lagi

"Maaf Marry, sepertinya... Perjodohan ini tidak jadi... ", ucap Ibu Harry tiba-tiba

Kedua wanita ngotot itu kaget " Tapi bagaimana bisa seperti ini, kita sudah berniat menjodohkan mereka. Kenapa kau membatalkannya! Apa karena wanita itu.. Ayolah Ann, aku yakin dia hanya wanita penipu. Dia hanya ingin  mengambil harta Harry... ",

" Cukup Aunty!!! Kau tak berhak menghinanya!!", bentak Harry, untung saja duoS berjarak cukup jauh dari tempat pertengkaran ini

"Harry! Jaga sikapmu! Tenanglah biarkan mom yang akan jelaskan pada Marry dan Gabby... ",

" Tidak perlu kau jelaskan Ann, kalian keterlaluan... Aku tidak Terima ini! Ayo Gabby.. Kita pergi dari sini"ujar wanita itu menggeret tangan anaknya

"Aku tak akan membiarkanmu jalang! ", ucapnya padaku dengan tatapan tajam

...

Happy Reading😍

Bad Styles [H.S] - COMPLETETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang