PINDAH SEKOLAH SKUYY SKUYY

234K 13K 1K
                                        

Salsa berusaha keras membuka matanya. Rasanya malas sekali pagi ini dia untuk bangun. Oke, seingatnya dia tidur dalam keadaan kenyang. Dan lagi-lagi, posisinya sekarang ada di atas ranjangnya. Demi Dewa, Salsa yakin ini ulah Arjuna Megantara. Terima kasih.

"Selamat pagi dunia huwaaaaa", Salsa merenggangkan otot-ototnya. Meliak-liuk kesana kemari.

"Gue males sekolah".

Ting...
Sebuah pesan via WhatsApp baru saja landing di ponselnya.

Juna
Bangun maaa girl, aku jemput pagi ini, see you💙

Oh astaga, baru saja dia bilang bahwa dia malas sekolah. Udah mau dijemput aja.

Salsa
Aku males sekolah. Boleh nitip surat gak sih?

Juna
Gak boleh. Harus masuk! Ketua Osis model apaan tuh😏

Juna
Belom mandi?

Salsa
Belom

Juna
Pantesan, radiusnya sampe sini. Mandi gih:v

Salsa
Bwacott_-

Juna
Iya love you too 😘

Read
Oke, Salsa harus mandi.

--

"Grup sekolah bilang, ada anak baru di sekolah", Juna membuka pembicaraan saat di dalam mobil.

"Oh", Salsa hanya ber'oh ria.

"Oh aja nih?".

"Ya aku harus gimana?".

"Ya kamu kan ketua Osis, gak ada tugas khusus gitu?".

"Bukan urusan aku lah, itu kan urusan BK".

"Oh", kini beralih Juna.

"Oh aja?".

"Ya aku harus apa coba? Wow gitu?".

"Nyebelin", Juna tersenyum ketika Salsa mengatakan hal itu.

--

Setelah sampai di parkiran, Juna menyuruh Salsa untuk ke kelas terlebih dahulu. Dia sedang ingin menunggu pacar-pacarnya yang lain. Bayu, Candra, dan Dandi.

"Sal, kamu ke kelas duluan ya, aku mau nunggu tiga pacar aku yang lain", nampak raut bingung di wajah Salsa.

"Jangan salah paham dulu. Mereka itu Bayu, Candra, sama Dandi", jelas Juna.

"Gay", tohok Salsa sembari meninggalkan Juna sendiri.

"Gue dikatain gay? Oke, lo pernah kencan sama orang gay", batin Juna.

"He".

Juna menoleh.

"He Tayo".

"Pekok", umpat Juna pada Candra.

"Dua kabar baik sayang", ujar Bayu sambil ndusel-ndusel sama Juna.

"Jijik gue, Bay", Juna berusaha menghindar, mendekati Dandi saja lebih baik. Dandi lebih waras.

"Lah ngapa malah ndusel-ndusel ke gue, Jun?", Dandi menjauh dari Juna. Dia ke Candra saja. Jauh lebih waras.

"Ayo ndusel ke gue!!! Mati lo", ternyata niat Dandi sudah bisa ditebak oleh Candra. Alhasil, Dandi tak jadi mendekat pada Candra.

"Candra mah jahat sama gue. Lo udah gak sayang lagi sama gue?", rajuk Dandi.

"Dandi gue tabok lo", entah kenapa Candra jadi geli sendiri.

ARJUNA [TERBIT DI GLORIOUS PUBLISHER]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang