"Jatuh cinta sama Angkasa itu sebuah kesalahan. Kesalahan yang akan berakhir penyesalan."
-Andini Maheswari-
🙉
Dua gadis cantik itu ngos-ngosan, napas keduanya memburu.
"Mau kemana sih?" Alya bertanya dengan nada kesal. Kakinya rasanya sudah mau patah.
"Tenang, kita udah sampai kok!" seru Dini dan menunjuk ke rumah kecil yang terlihat sangat gelap.
"Suram," gumam Alya memeluk dirinya sendiri.
"Jahat woy!" Dini mendengus.
Dini berjalan di depan, menuju ke rumahnya.
"Apaan nih, cewek kok tinggalnya ditempat kayak gini sih? Udah masuknya jauh, jalannya sempit, bau lagi," dumel Alya masih memeluk dirinya sendiri.
Dini hanya bisa mendengus kesal. Dasar ga tahu diri!
"Jo.." Alya menutup mulutnya, dia memperhatikan gumpalan yang tengah meringkuk itu.
"SHIRO!" teriaknya hingga mengagetkan Dini yang baru saja membuka pintu rumahnya.
"Berisik, woy!"
Alya tidak memedulikan Dini, dia masih memeluk 'anak'nya itu dengan erat. Hingga dia melepaskannya karena digigit oleh 'anak'nya itu.
"Ih, anak mama kehabisan napas ya? Maaf!"
Walaupun mulutnya mengatakan maaf, dia malah mengambil Shiro dan memeluknya kembali.
"Kangen!" Alya mengusapkan wajahnya ke wajah Shiro. Shiro terus-terusan mengeong karena kehabisan napas.
"Masuk atau gue usir lo?"
Alya mengerucutkan bibirnya. "Iya, iya. Ayo, Shiro!"
Sebelum Alya kembali memeluknya, Shiro lebih dulu melenggang pergi dari Alya. Dia lebih memilih tidur di kardus kotor daripada digendongan Alya. Shiro menatap Alya mengejek. Karena tahu Alya akan memulai kegilaannya, Dini langsung menarik Alya masuk ke dalam rumah kumuhnya.
"Uwah Din, di luar kelihatan kayak tempat pembuangan, di dalam rupanya cukup rapi ya," ujar Alya melihat sekelilingnya.
"Berisik banget lu, nih minum!" Dini memberikan gelas berisi air putih itu kepada Alya.
"Air minum nih kan? Ga ngambil dari selokan kan?"
Ketika Dini menatapnya tajam, Alya langsung meminumnya dan terkekeh geli.
"Jadi, bisa ceritain tentang Angkasa? Kayaknya, kalian saling benci." Alya menjatuhkan bokongnya di sofa lusuh itu dan mencari posisi ternyaman.
"Sebenarnya, gue malas banget nyeritain ini, tapi ya udah."
🙉🙉🙉
Hari pertama masuk sekolah. Dini yang tidak menghadiri masa orientasi, mencari-cari ruang kelasnya. 10 Ipa - 1. Ketika dia menemukan pintu yang bertuliskan kelas yang dicarinya itu, dia tersenyum senang.
"Eh, rame amat," gumam Dini.
Dini melangkahkan kakinya masuk kelasnya, dia menerobos orang-orang yang memenuhi kelasnya itu.
"Uwah, ganteng banget." Dini mengagumi seorang laki-laki yang dikerubungi banyak perempuan. Tidak sengaja pandangan Dini jatuh kepada seorang perempuan yang duduk di samping laki-laki tampan itu.
"Yulia?" gumamnya sambil melihat perempuan yang biasanya berdandan cupu itu berubah. Dia mengenakan baju seperti perempuan-perempuan populer biasanya.
Dini tersenyum lebar. Dia akan mendatangi Yulia, tetapi suara seorang guru menghentikan Dini.
"Yah, nanti aja deh," batinnya.
Yulia Atika. Sahabat Dini dari SD. Satu-satunya anak yang mau berteman dengannya, anak yang tidak memandang status sosial. Anak yang tidak ikut membullynya.
Saat guru itu -- wali kelas mereka, yang diketahui Dini bernama Rossa itu keluar, Dini langsung berjalan ke arah Yulia.
"Yuyu!"
Yulia mencari sumber suara yang memanggilnya. Suara itu sangat dikenal oleh Yulia. Yulia tersenyum lebar saat menemukan Dini.
"Nini!" Yulia langsung memeluk Dini erat. "Kamu kok ga pernah ke rumah lagi? Kangen tahu! Lulus SMP langsung ngilang aja!" Yulia menggembungkan pipinya. Dia benar-benar terlihat sangat imut saat ini.
"Maaf Yu, aku udah ngerepotin keluarga kamu banget. Aku enggak mau ngerepotin lagi," ujar Dini.
"Ih, siapa yang direpotin sih!" Yulia memukul kepala Dini pelan. "Semua kangen tahu sama kamu! Nanti waktu pulang, mampir dulu ya!"
Dini menganggukkan kepalanya.
Mereka tetap sama, masih bersahabat dan bercanda gurau sama seperti mereka kecil.
Sampai akhirnya, Yulia pacaran dengan Angkasa.
Yulia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan Angkasa. Yulia bahkan melupakan keberadaan Dini. Yulia sedang jatuh cinta.
Dini senang karena sahabatnya itu akhirnya memiliki pacar. Sampai akhirnya, tanpa sadar dia sudah menyukai pacar sahabatnya itu.
🙉Angkasa🙉
TRIPELLL KILL!
MAAP TYPOO😗😗 KOREKSI NEEE
Hmm
Gatao maw ngomong apa☺️
Enjoy aja.
Byeee
>>>
KAMU SEDANG MEMBACA
Angkasa ✓
Roman pour Adolescents[Completed] Sebelumnya, Angkasa selalu peduli terhadap wanita dan menjadikan wanita itu makhluk nomor satu yang harus dilindungi dan disayangi. Tetapi karena satu hal, Angkasa menjadi lelaki yang sangat suka menyakiti hati wanita dan membuatnya mena...
