A/N:
Sekedar untuk informasi, Arc 1 dari story ini yang berjudul: 'Terjebak di Dunia Buatanku Sendiri' akan segera berakhir dan Arc 2 yang berjudul: 'Elite Soldier Tournament' akan segera dimulai.
Baca terus story ini ya!! ^^ Author harap kalian membaca story ini dari awal sampai akhir.
Selamat membaca!! ^^
********************
Aku berjalan keluar dari penginapan dan mulai mencari toko baju terdekat. Di tengah perjalanan, aku bertemu dengan seorang pria paruh baya. Aku memutuskan untuk bertanya kepadanya.
"Permisi, pak. Apakah bapak tahu di mana toko baju terdekat?"
"Ikuti jalan ini, kemudian belok kiri saat kau menemui pertigaan. Lurus terus sampai kau menemukan sebuah bangunan dengan papan besar bertuliskan: 'Aomoto Clothes & Armor Shop.'"
"Baiklah. Terima kasih, pak."
"Sama-sama. Hati-hati, anak muda."
Aku mengikuti petunjuk dari pria paruh baya tersebut dan kemudian aku tiba di depan sebuah bangunan dengan papan nama yang bertuliskan: 'Aomoto Clothes & Armor Shop.' Dinding dari bagian depan bangunan ini terbuat dari kaca. Pakaian dan armor dengan berbagai warna, ukuran, dan model tertata rapi di belakang dinding kaca tersebut.
"Inikah... tempatnya?"
"Ya... pasti ini tempatnya."
Aku segera membuka pintu dan memasuki toko ini. Setibanya di dalam, seorang pria paruh baya dengan rambut biru dan janggut yang tidak beraturan menyambutku.
"Selamat datang, anak muda!" ucap pria tersebut dengan bersemangat. "Hm? Tampaknya kau pengunjung baru di sini," lanjutnya sambil memerhatikan diriku dengan seksama.
"Benar, paman. Aku baru datang ke sini sekarang," sahutku.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita berkenalan dahulu? Aku adalah pemilik toko ini. Namaku Genji Aomoto, salam kenal," ucapnya sambil menjulurkan kepalan tangannya.
"Namaku Zero Nightwoods. Senang berkenalan dengan anda, Paman Aomoto," sahutku sambil menjulurkan kepalan tanganku juga. Kemudian kami melakukan salam-kepalan.
(Note: Biar berasa kayak pria sejati :v)
"Jadi... pakaian seperti apa yang ingin kau beli?" tanya Paman Aomoto.
"Pakaian yang bisa mengurangi dampak dari serangan fisik dan sihir, tetapi tidak memperlambat pergerakanku. Apa paman memiliki pakaian seperti itu?" jawabku sekaligus bertanya.
Paman Aomoto berpikir sejenak, kemudian ia teringat akan sesuatu.
"Kau tunggulah di sini sebentar," ucapnya sebelum pergi.
Tak lama kemudian, ia kembali dengan membawa baju berwarna biru tua dengan chestplate pada bagian dada serta garis kuning yang membentang dari bagian bahu hingga bagian lengan dan melingkari bagian leher, sebuah celana berwarna putih, dan sebuah jubah berwarna merah dengan motif api berwarna kuning.
"Pakaian ini dapat mengurangi dampak dari serangan fisik maupun sihir, bahannya juga ringan sehingga pakaian ini tidak akan memperlambat gerakanmu."
"Baiklah, aku akan mencobanya dulu."
Aku menuju kamar ganti dan segera mengganti pakaianku dengan pakaian ini, kemudian aku keluar dari kamar ganti dan mencoba melakukan beberapa gerakan tubuh serta berlari-lari kecil. Tampaknya pakaian ini tidak akan memperlambat gerakanku saat bertarung.

KAMU SEDANG MEMBACA
RE: Legend (The Past of The Lord)
FantasyStory ini adalah flashback dari story RE: Herobrine) Sejarah dan masa lalu yang terselubung dalam misteri... Akan segera terungkap... Zero adalah seorang manusia biasa yang secara tak sadar menciptakan sebuah dimensi bernama MineRealm, dimensi yang...