Melihat Suga kebingungan dengan gelagat kesusahan dalam berbicara,sebenarnya Jimin tahu apa kesimpulan dari ucapannya.Suga hanya ingin Dia meminta maaf dan menjelaskan semuanya pada kelompok mereka,kalau ia jujur dan meminta maaf dengan tulus atas kecerobohannya maka Suga yakin kalau mereka akan memaafkannya,hanya saja Suga bingung harus bagaimana mengatakan semua itu ke Jimin?ia tidak mau membuat Jimin salah paham dan berakhir membenci dirinya.
"Aku tahu maksudmu,Suga"kata Jimin sambil memotong ucapan Suga yang membuat Suga menatapnya"tapi aku takut"kata Jimin sambil menunduk"apa mereka mau mendengar penjelasanku?__apa mereka mau memaafkanku,setelah apa yang aku lakukan?__aku tidak sanggup melihat tatapan kebencian"
"Siapa bilang Hyung akan mendapatkan tatapan kebencian?"kata Suga yang membuat Jimin menegakkam kepalanya"akan ada aku yang membuat tatapan kebencian itu menghilang__kalaupun kau melihat tatapan kebencian itu maka lihat mataku dan kau akan mendapat tatatpan penuh kasih sayang dariku__yeah meskipun aku tidak tahu bagaimana maksud dari tatapan penuh kasih sayang itu__aku tidak bisa mempraktekkannya seperti mata Jin Hyung"kata Yoongi.
"Jin Hyung?"kata Jimin heran.
"Entalah__aku juga tidak mengerti__aku selalu bisa mendapat tatapan penuh kasih sayang dari Jin Hyung__aku merasa seolah-olah aku selalu merasa terlindungi,kenyamanan dan mendapat kasih sayang serta ketengan setiap kali aku menatap mata Jin Hyung__aku tidak tahu bagaimana cara Jin Hyung melakukan itu"kata Suga sambil mengangkat bahunya tidak mengerti "bahkan ketika Jin Hyung marah aku tidak bisa melihat dengan jelas tatapan kemarahan darinya__aku benar-benar menyukai mata Jin Hyung setelah mata Jennie"kata Suga.
"Kau tahu__bibir dan lidah mungkin bisa berbohong tapi hati dan mata sulit untuk berbohong"kata Jimin sambil tersenyum"aku percaya denganmu__kau pasti tidak akan membenciku,bukan?__kau akan selalu bersama dengan aku,bukan?__dan aku pasti akan mendapatkan tatapan kasih sayang darimu,bukan?"
"Tentu saja.Jika aku membenci Hyung,Hyung bisa membunuhku__tapi kalau soal selalu bersama aku tidak bisa menjagamu karena suatu saat nanti aku pasti akan pergi untuk menjalani hidupku yang sebenarnya dan juga__tidak ada yang tahu seberapa lama kita bisa hidup di dunia ini,sudah ada yang mengaturnya,Hyung___lalu soal tatapan kasih sayang,aku tidak bisa menjamin hal itu__karena sungguh,aku tidak tahu cara mewujudkan hal itu".
"Terimakasih"kata Jimin sambil menyapa Suga yang membuat Suga heran.
"Untuk apa?"kata Suga.
"Kalaupun semua yang kau bilang padaku hari ini merupakan sebuah kebohongan__aku tetap berterimakasih padamu.."kata Jimin.Suga hendak menyela ucapakan Jimin tapi Jimin segera mengangkat telapak tangannya mengisyaratkan agar Suga tetap diam itu membuat Suga kembali menutup mulutnya yang tadi sempat terbuka"kau adalah orang pertama yang berkata seperti itu padaku__sebelumnya tidak ada yang pernah berkata seperti itu denganku,mereka bahkan hanya menganggapku angin lalu saja"kata Jimin sambil tersenyum miris otaknya benar-benar merangkai kejadian sepanjang hidupnya yang hanya monoton dan sangat kesepian.Ia memendam semuanya sendirian.Ia juga menderita semuanya sendirian.Ia juga mati dalam kesepian.Jimin menegakkan kepalanya menatap sosok Suga di hadapannya.Tapi kini akan ada sosok yang akan menemaninya,walaupun tidak sampai selamanya,setidaknya ia tidak akan kesepian lagi.
"Tapi kini aku mendapatkan seorang Sahabat__aku tidak akan merasa kesepian lagi__aku akan melindungimu__aku akan menjagamu__walaupun kau mengkhianatiku,aku akan tetap memjadi sahabatmu__walaupun semau orang ingin membunuhmu aku akan menjadi orang pertama yang menyerahkan diriku sebagai tamengmu__walaupun dunia mencelamu,aku akan jadi orang pertama yang menyelamatkanmu__walaupun semua orang tidak percaya padamu,aku akan menjadi orang pertama yang mempercayai mu"kata Jimin.
"Hey__Hyung,itu terlalu berlebihan"kata Suga sambil menepuk singkat bahu Jimin"tapi kau akan kalah dengan Jin Hyung__karena Jin Hyung juga pernah berkata seperti itu padaku dulu"kata Suga.
"Aku akan lebih cepat darinya"kata Jimin.
"Ya__sudah terserah Hyung saja__jadi kita masuk?"kata Suga.
"Tentu saja"kata Jimin tersenyum.
"Baiklah__ayo,kita masuk"kata Suga sambil merangkul pundak Jimin menuju jalan yang sedikit gelap dengan senyuman yang tidak bisa lepas dari bibirnya"aku akan membantu,Hyung"
"Tentu saja,kau kan temanku__dan bagaimana hubunganmu dengan,Jennie__waktu kita sedang menjalankan misi,aku melihat kau mencium Jennie".
"HYUNG"
Dan merekapun menghilang di tengah kegelapan.
"Jadi Seseorang yang bisa membuatmu berubah itu,Suga?"kata Yoongi.
"Yap___meskipun kami bukan saudara tapi aku menyayangi Suga seperti adik kandungku sendiri".
"Apa Suga lebih tua dariku?".
"Ehmm__kalau seingaku,Dia seumuran denganmu.Memangnya kenapa?".
"Tidak__hanya saja tidak enak memanggil Seseorang yang lebih tua dengan sebutan Dia"kata Suga sambil tersenyum"Suga pasti orang yang paling di sayangi di kelompok ini___terbukti dengan Jennie yang Cinta mati dengannya,Jimin Hyung yang berubah karenanya dan..."Yoongi sedikit menjeda kalimatnya dengan pandangan yang turun bawah"perubahan sifat Jin Hyung karena frustasi akan kematiana Suga".
"Apa kau masih marah dengan perlakuakn Jin Hyung padamu?".
"Tidak.Aku tidak pernah marah ataupun sakit hati dengan perlakuan Jin Hyung hanya saja..."pandangan Yoongi semakin turun ke bawah"melihat Jin Hyung begitu melindung Jennie hanya karena Jennie orang yang paling di cintai Suga__itu sudah membuktikan kalau Jin Hyung sangat menyayangi Suga melebihi apapun".
"Tentu saja"kata Jimin sambil tersenyum"siapa yang tidak akan menyayangi saudaranya di dunia ini?".
"Jimin Hyung benar"kata Yoongi sambil mengangkat pandangannya kembali"Jungsok Hyung juga sangat menyayangimu bahkan sangat-sangat menjagaku__meskipun berlebihan".
"Kau benar mengingat perlakuanmu padanya waktu itu__nampaknya Hyungmu itu benar-benar sangat membatasimu dan sangat menjagamu" kata Jimin sambil mengingat bagaimana berlebihannya sikap Jungsok pada Yoongi"Yeah__walaupun terkesan berlebihan"kata Jimin dengan sedikit jengkel karena waktu itu Jungsok sangat merendahkan State Sceret Agents.
"Jungsok Hyung memang benar-benar berlebihan denganku__waktu itu aku pernah bertanya pada Jungsok Hyung kenapa Hyung begitu berlebihan denganku__dan Jimin Hyung mau tahu apa jawabannya?"kata Yoongi sambil menatap Jimin.
"Apa alasannya?".
"Karena Hyung tidak sanggup kehilangan lagi"kata Yoongi sambil mengingat kembali kalimat Jungsok padanya.
"Kehilangan lagi?__apa Jungsok Hyung pernah kehilangan seseorang yang begitu Dia sayangi".
"Bukan hanya Jungsok Hyung tapi aku Juga"kata Yoongi sambil tersenyum sedih"tapi sayanganya aku tidak bisa mengingat hal itu".
"Ehmmm___aku memang tidak begitu tahu peristiwa apa yang kau maksud__tapi bukankah kau harusnya senang?"kata Jimin sambil menatap Yoongi yang menatap heran tidak paham apa maksud ucapan Jimin"maksudku__setidaknya kau tidak perlu mengingat peristiwa yang menyedihkan".
"Aku tahu___aku sedikit bersyukur dengan itu tapi..."kata Yoongi sambil menjeda kalimatnya"aku tidak bisa mengingat wajah mereka".
"Kenapa?"kata Jimin"aku tahu aku tidak berhak mengetahui privasimu,aku hanya penasaran".
"Tidak apa-apa__tapi...."kata Yoongi sambil menunduk"aku belum bisa menceritakannya kepada,Hyung___bukan maksudku tidak mempercayai Hyung tapi__aku__aduh bagaimana aku mengatakannya__maksudku aku hanya ingin menceritakannya nanti__aku hanya___akhhhh"ringis Yoongi kesakitan ketika Dia mencoba menggerakkan tangannya untuk menggapai tangan Jimin
KAMU SEDANG MEMBACA
STATE SECRET AGENTS
RandomState Secret Agents adalah kelompok agent agent rahasia milik negara,mereka dilatih dengan keras untuk menjadi seorang agent rahasia negara Sebenarnya kelompok agent ini bukan hanya mengerjakan tugas tugas negara,tapi juga tugas tugas lain di luar t...
