"Tidak ada yang perlu disalahkan atas kematian Suga__semuanya adalah takdir Tuhan__Tuhan sudah merencakana hal itu dan kita sebagai makhluk yang tidak bisa melakukan apa apa hanya bisa mengikuti dan menjalankan rencananya"kata Namjoon"ingatlah hyung__Tuhan selalu merencanakan hal yang baik bagi hambanya__mungkin kematian Suga adalah salah satu dari rencana baik Tuhan__untuk hyung"kata Namjoon sambil memegang kedua pundak Jin"dan untuk kita semua"
"Apakah__dengan membuatku kehilangan satu satunya keluarga ku di dunia adalah salah satu rencana Tuhan yang paling baik"kata Jin
"Tentu saja__percayalah bahwa pelangi akan ada setelah badai__dan akan ada kebahagiaan setelah kesedihan"kata Namjoon
"Terimakasih Namjoon__aku akan__ maksudku perlahan lahan akan mengikhlaskan Suga"kata Jin sambil memeluk Namjoon
Saat Jin berjalan di lorong markas mereka,Jin melihat Jennie yang sedang berdiri tegak menghadap jendela kaca,karena memang lorong yang Jin lalui semua dindingnya adalah kaca
Jennie sedang menatap bintang di langit benar benar cerah,sangat memukau,bersinar di tengah kegelapan,menjadi lentera di tengah malam yang gelap dan seolah tidak mau kalah sang dewi malampun ingin menampakkan pesona cahanya di langit yang gelap diantar bintang bintang yang menanbah kesan indah di mata Jennie
"Sedang manatap langit malam"kata Jin sambil berjalan ke Jennie
Tampa menoleh pun Jennie sudah tahu pemilik suara itu adalah Jin"seperti yang kau lihat"kata Jennie,dari ekor matanya ia dapat melihat kalau Jin sudah berada di sampingnya dan melakukan hal yang sama seperti dirinya menatap langit malam
"Aku minta maaf"kata Jin yang masih menatap langit malam
"Untuk"
"Semuanya__aku minta maaf karena sudah membuatmu merasa tidak bebas__aku hanya terlalu merasa bersalah atas apa yang menimpa Suga sehingga aku memproritaskan Suga di atas segala galanya"kata Jin sambil tersenyum miris
"Aku sudah memaafkanmu Jin___dan juga aku minta maaf karena sudah menbentakmu tadi,aku tahu aku memang tidak sopan"kata Jennie
"Kau memang tidak pernah bisa bersikap sopan"kata Jin sambil terkekeh"tapi aku sadar karena karena sikap tidak sopanmu itulah yang membuatmu menarik sehingga Suga tergila gila denganmu"kata Jin sambil tersenyum
"Tentu saja__selain itu,aku juga sangat cantik,aku pintar,pemberani,hebat,tangguh__
dan juga Sexy"kata Jennie dengan percaya diri
"Heh__percaya diri sekali__tapi,apa kalian pernah melakukan hal"itu"kata Jin
"Ehmmmm___aku pernah untuk menggodanya untuk melakukan "itu" dengan melepas bajuku dan hanya menyisakan baju dalaman ku saja__memang awalnya dia tergoda,bahkan kami sudah diranjang dan dia sudah membuat kissmark di beberapa bagian tubuhku__dan entah kenapa tiba tiba dia menghentikan kegiatannya__aku penasaran kenapa dia seperti itu lalu aku bertanya padanya__dan kau tahu apa jawabannya"tanya Jennie sambil membayangkan kejadian waktu itu
"Apa jawabannya"kata Jin
"Dia bilang "Maafkan aku__aku tidak bermaksud melakukan ini padamu" kau tidak melihat bagaimana lucunya dia waktu mengatakan itu,aku bahkan menahan gemas karena melihatnya lalu aku bertanya "Kenapa kau menita maaf,aku yang duluan mengodamu untuk melakukan hal ini__jadi ayo kita lanjutkan,aku sudah mulai menikmati hal ini" ,aku berkata dengan wajah yang dibuat buat "kita belum bisa melakukan hal ini,sebelum kita sah di mata Tuhan__aku tidak ingin merusakmu sebelum kita terikat dan tidak akan terpisahkan" ,kau tidak tahu betap bahagianya diriku saat aku mendengar kata kata dia"kata Jennie yang masih membayangkan kejadian itu
Sementara Jin hanya tersenyum sebagai balasannya dan keheninganpun mulai terjadi di antara mereka
"Jennie"panggil Jin dan Jennie pun menoleh ke arah Jin
"Kenapa"tanya Jennie
"Kau sekarang bisa bebas"kata Jin sambil tertunduk
"Maksudmu" heran Jennie
"Kau bisa mencari seseorang yang lebih baik dari Suga__seseorang yang bisa menggantikan sosok Suga dalam hidupmu"kata Jin sambil menoleh ke Jennie
"Kau tahu Jin__tidak ada yang bisa menggantikan adikmu dalam hatimu__tidak seorangpun__tidak ada yang lebih baik darinya"kata Jennie yang kembali menatap langit"jujur saja,sejak kematian Suga__hatiku sudah membeku__perasaanku sudah mati__dan tidak ada cinta lagi di hatiku"
"Tapi aku yakin suatu saat nanti pasti akan ada yang mencairkan es dalam hatimu"kata Jin yang juga kembali menatap langit
"Kita lihat saja"kata Jennie
Clek
Jin membuka pintu kamarnya dan Yoongi.Hal yang pertama yang ia pandang adalah kegelapan yang menyelimuti ruangan itu,Jin lun segera membuka sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu,Jin melihat ada sepasang sepatu berwarna hitam mengkilat dengan bebearap kelap kelip dan tali yang diikat simpul dengan berwarna senada,Jin pikir itu adalah sepatu Yoongi.Lalu Jin meletakkan sepatu putihnya di samping sepatu hitam itu,Jin berpikir pasti Yoongi sudah berada di kamar ini,tiba tiba perasaan tidak nyaman dan bersalah mulai memenuhkan rongga dadanya.Ia merasa bersalah karena sudah memukul Yoongi dan Jin juga berpikir pukulannua tadi itu sangat sakit,karena ia memukul dengan segenap tenaganya dan denga kebencian
Ia pun melangkahkan kakinya di lantai kamarnya yang lumayan dingin dan menekan saklar lampu di sampingnya yang langsung membuat seluruh ruangab terang.Untuk sekian detik Jin menatap lampu di atasnya yang sangat bersinar terang dan pandangannya perlahan turun ke bawah dan jatuh kepada seorang laki laki yang sedang tertidur dengan lelapnya di Sofa di kamar tidurnya.Lalu perlahan lahan Jin melangkah ke arah pria itu dengan pelan berharap ia tidak akan membangunkan pria itu
Dan saat ia sudah sampai di samping pria itu,menatap sosok yang terpejam dengan lelapnya di Sofanya dengan beberapa memar kecil di wajahnya,Jin pikir ia tidak banyak memukul wajah Yoongi sehingga memar di wajahnya hanya beberapa dan tidak membiru.Jin juga melihat sudut bibir Yoongi yang terbuka dengan darah yang sudah mengering mungkin waktu Jin meninjunya pas di bibirnya Yoongi dan mungkin pelipis Yoongi tergores sesuatu sehingga membuatnya berdarah,Jin tahu itu karena di pelipis Yoongi di pasang handiples
"Ini pasti sakit"guman Jin sambil berjongkok di samping Yoongi dan mengusal pelan sudut bibir Yoongi"maafkan aku__aku__sungguh tidak bermaksud untuk memukulmu"kata Jin dengan penuh penyesalan"hah"kata Jin sambil terkekeh"apa yang aku katakan__sudah jelas kalau aku sangat bernafsu untuk memukulmu"kata Jin sambil tertawa pelan"aku memang sengaja memukulmu__aku dibutakan oleh amarah dan rasa ketidaksukaanku padamu__yang membuat diriku tidak terkontrol dan rasa ingin menghabisi dirimu yang sudah aku pendam timbul ke permukaan__aku tahu kau pasti sangat membenciku__aku sudah dicap buruk dimatamu__sebenarnya alasan utama aku memukulmu tadi adalah__karena Jennie__aku tidak tahu,kau sudah tahu atau belum__kalau belum biar aku beri tahu__Jennie adalah kekasih Suga__dan Suga adalah satu satunya keluarga yang aku punya"kata Jin sambil mendudukan dirinya dengan lutut ditekuk di depan dada dan tangan yang melingkarnya"tapi itu dulu__sewaktu dia hidup"kata Jin dengan raut wajah sedih"waktu dia hidup__Suga adalah segala galanya bagiku__aku sangat menyayanginya melebihi apapun di dunia ini__aku rela menggantikannya untuk mati__namun sayang takdir berkata lain"kata Jin sambil tersenyum miris"pada saat umurnya 8 tahun dia berkata padaku
"Hyung__kalau sudah besar aku ingin menjadi seorang Agent rahasia yang mengabdi untuk negara__aku ingin membela negara dan menjadi pejuang keadilan"kata Suga dengan semangat
"Suga__hyung tidak mengizinkanmu untuk menjadi seorang Agent rahasia negra"kata Jin menasehati
"Tapi hyung__itu adalah cita cita Suga__Suga sangat menyukai ketika melihat hyung dan teman teman hyung yang lain berkerja di FBI__bagi Suga itu sangat keren dan hebat"kata Suga sambil mengancungkan kedua jempolnya disertai senyuman manisnya
KAMU SEDANG MEMBACA
STATE SECRET AGENTS
De TodoState Secret Agents adalah kelompok agent agent rahasia milik negara,mereka dilatih dengan keras untuk menjadi seorang agent rahasia negara Sebenarnya kelompok agent ini bukan hanya mengerjakan tugas tugas negara,tapi juga tugas tugas lain di luar t...
