•let me be the one

805 139 30
                                    

Let me be the one to break it up so you won't have to make excusesWe don't need to find as set up whereSomeone wins and someone losesWe just have to say our love was true but it never come aliveSo i'm tellin' you I LOVE YOU one Last TimeThen GOODBYE

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Let me be the one to break it up so you won't have to make excuses
We don't need to find as set up where
Someone wins and someone loses
We just have to say our love was true but it never come alive
So i'm tellin' you I LOVE YOU one Last Time
Then GOODBYE

Jimmy Bondoc - Let Me Be The One

Jimmy Bondoc - Let Me Be The One

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

January, 2018

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


January, 2018

Memasuki semester yang penuh dengan praktek lapangan dan tugas studio perencanaan, membuat Reya sangat menghargai waktu libur meskipun cuma satu atau dua hari, ia butuh waktu untuk merileksnya pikirannya, menjauhkan diri dari modul, makalah, dan jurna-jurnal berbahasa asing yang bisa membuatnya ingin segera menikah saja. Kadang Reya merasa ia salah jurusan, karena sebenarnya berkutat dengan ilmu perencanaan tata wilayah dan kota amat jauh dari passionnya, ia lebih suka seni. Dia tertarik dengan lukisan meskipun ia tak bisa melukis, ia mencintai novel-novel tebal, dongeng, dan berbagai jenis karya tulis lainnya. Ada suatu ketika Reya menyesal, "kenapa dulu gue gak ambil jurusan guru SD atau TK aja ya ?"
Namun Reya cepat tersadar, kemampuan sosialisasinya menurun drastis sejak kepergian sang Ayah, ia tidak mampu lagi untuk mendongeng apalagi mengajar didepan kelas.

Masalah mendongeng, bukan karena ia tidak bisa, tapi ketika mendongeng ia akan selalu teringat kepada Ayahnya, dan tentu saja........... Alvaro.

Orang yang spesial seperti Cakra saja tidak bisa membuat Reya kembali berdongeng, Reya pernah sangat marah pada Cakra ketika laki-laki itu memaksanya untuk membacakan jejeran buku dongeng yang menghiasi rak besar di dinding kamar Reya. Sungguh, ia tidak kuat. Karena memori dengan Ayah dan Varo akan kembali berputar dikepalanya, begitu sesak dan menyiksa, berujung pada kambuhnya trauma yang dialami Reya. Untuk itu dia biarkan saja puluhan buku-buku dongeng yang ia kumpulkan dari kecil menjadi berdebu, penghias kamar yang entah kapan akan ia sentuh kembali.

VRIENDSCHAPTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang