12.senyum misterius?

7.5K 316 5
                                        

Farez merentangkan tangannya yang sedikit kebas karna menompang kepalanya selama tidur tadi,

"Aww,"rintih seorang gadis di sampingnya,farez menoleh sambil menyeritkan dahinya, sejak kapan orang ini duduk di samping gue??,batin Fares

Gadis nerd yang di lihatnya tadi pagi kini duduk satu bangku dengannya,tanpa berkata apapun farez segera beranjak dari tempat duduknya.

"Kamu menyakiti aku,"ungkap gadis yang mengenakan kaca mata tebal dan rambut yang di kepang dua,saat kaki farez hendak melangkah.


Farez hanya mengedikan bahunya dan berlalu meninggalkan bangku,karena ini juga sudah jam istirahat maka farez menuju kantin,bergabung bersama teman temannya.

Kini farez sudah duduk di kantin,bersama dion,gilang,adam,lukcy,dan juga edo.

Semenjak kelas 10 mereka selalu bersama,mereka satu genk.meski adam,lukcy,dan edo tak banyak tau tentang kehidupan farez seperti gilang dan dion,namun persahabatan mereka murni

"Do,tar lo duduk di bangku gue!!,"perintah farez

"Ogah rez,anak baru itu cupu,males gue,"rengek edo,meski sebenarnya
Edo tau rengekannya tak akan mempan.

"Ya udah nanti lo duduk di bangku lo aja....,"ucap farez.

"Beneran rez??,"ucap edo tercengang.

"Iya tapi besok pagi lo tinggalin bangku lo,dan pindah ke bangku gue!!."telak farez

"Duh,sama aja rez!!,"kesal edo

"Eh rez,lo hutang penjelelasan ama gue tentang tadi pagi lho?!,"serobot dion,farez mendelik karena pertanyaan dion yang tak tau tempat dan kondisi tersebut,meski adam,lukcy,dan edo sahabatnya juga,tapi tentang masalah tadi pagi hanya ingin di beritahukan farez pada gilang dan dion saja.

"Ya elah emang lo ngak pernah mimpi basah apa??,"ucap farez sekenanya,dari pada ribet.

"Woy,lo pada ya!!lagi makan di kantin bahas yang ngak sesonoh gitu!!,"umpat adam,farez terkekeh,sebagai anak laki farez heran dengan adam yang selalu tabu membahas tentang sesuatu yang berbau mesum,air muka adam akan berubah menjadi merah,farez baru bilang mimpi basah lho,belum adegannya.

"Ya elah dam,kayak lo ngak pernah mimpi basah!!,"lukcy menanggapi

"Bahas apaan sih??ampe si adam mukanya merah kayak gitu??,"sela gilang yang baru datang membawa dua mangkuk bakso,untuk dirinya dan juga farez,yang lain tadi sudah makan.

Adam diam dan melanjutkan acara makannya dan seolah tak mendengar apa yang di katakan para sahabatnya ini.

farez,lucky,dion dan juga edo otomatis tertawa,sungguh polos sahabat mereka satu ini,tiba tiba dion menyeletuk,

"Kalian ngetawain apa sih??,"dan tangan  farez yang pertama kali mendarat mulus di kepala dion,sungguh farez tak mengerti jalan pikiran dion.

Farez baru menyadari kenapa dirinya di larang keras untuk mengikuti kelas akselerasi oleh mara.memiliki sahabat yang konyol seperti ini sedikit mengurangi stress nya pada pekerjaan miliknya.

"Farreezz...,"sapa dinda dengan nada yang...iyuuh menjijikan di telinga farez.

"Gue cabut,"tanpa basi basi farez meninggalkan kantin dan menyisakan bakso di mangkoknya.

"Farez!!,"teriak dinda sambil menghentak hentakan kakinya,menyusul farez.

dinda mendengkus kesal karena farez mengabaikannya lagi,sedangkan sudut mata farez melihat senyum misterius dari seorang gadis saat meninggalkan kantin,gue harus hati hati sama gadis itu,batin farez.

****

"Pah,mulai aja hancurin perusahaan keluarga farez!!,"perintah dinda pada papanya,setelah kesal farez sedari tadi mengabaikannya.

"Oke sayang,papa juga sudah ngak sabar melihat kehancuran perusahaan yang telah mengalahkan tander besar papa,"sang papa juga menyerigai licik di sebrang telepon.

****

0858xxxxxxx

Mereka sudah bergerak

Me
Lakukan sesuai perintah gue kemarin

0858xxxxxxx
Siap laksanakan

farez tersenyum ya mereka di bayar disana tapi kesetiaan mereka tetap milik Farez,dan dirinya sungguh bersyukur untuk itu.

Langkah farez terhenti mengingat gadis yang duduk di bangku nya,gadis yang sama tersenyum misterius di kantin tadi,semoga farez tidak salah mengenali.

Farez menuju kelasnya,mengambil tas dan pergi meninggalkan sekolah,karena moodnya sudah tidak ada untuk melanjutkan pelajaran.ya sebenarnya jarang sekali farez terlihat betah di kelas.

Farez menuju rumah,malas kemana mana,kalo dulu saat bolos mungkin dirinya akan nongkrong di kedai mak rosi,atau di basecamp,namun siang ini farez hanya ingin menanti kedatangan mara di rumah,dan menghabiskan sisa hari bersama wanitanya.

Farez segera mengganti sprei di kamar,juga membersihkan nya.

Setelah itu farez segera mandi,pukul 14.19 saat farez selesai mandi,setelah berpakaian farez menuju dapur,menyiapkan makan siang mereka yang tadi di belinya saat pulang,sate kambing.

Tak lama terdengar suara deru mobil mara,senyum farez terkembang.

"Lho kok kamu udah di rumah rez??,"tanya mara saat melihat farez,farez hanya cengengesan.

"Kamu bolos rez?,"lanjut mara

"Hehe iya,"ungkap farez sambil menggaruk tengkuknya,mara menghela nafas

"Aku siapin makan siang,kamu mandi dulu gih!!,"perintah farez,dengan tujuan mengalihkan pembicaraan

"Ini bukan karena permintaan kamu tadi pagi kan??,"tanya mara curiga,apalagi melihat porsi sate kambing yang di beli farez,4 porsi untuk mereka berdua??.

Farez pov's

Aku melihat arah lirikan mara pada meja makan,aku hanya bisa tersenyum dan mengaruk tengkuk ku.

"udah mandi dulu sana yang,"pintaku,ku lihat mara hanya mengedikkan bahunya dan menuju kamarnya.

Aku menunggu mara sambil menonton televisi di ruang keluarga,aku teringat gadis nerd tadi di sekolah,dia mirip.....akkhh kenapa dia ngak jera,kurang jelas gimana sikap ku sama dia?

Kurasakan sofa sebelahku bergerak,ku lihat mara sudah duduk di sebelahku,dengan pakaian santai nya.

"Kenapa yang?koq lemes gitu?,"tanya ku

"Eemm,yang tadi pagi ngak serius kan,Yang?," tanya mara padaku.

"Kenapa heemm??kamu ngak mau yang?,"tanyaku was was.

"Ya kalo aku nolak kamu aku dosa yang, bukan gitu...tapi..,"kulihat mara memaikan jari jarinya tanda gugup.

"Cerita sama aku,yang kamu kenapa?kemarin dan tadi pagi kita udah nglakuin itu,dan sepertinya kamu baik baik saja?!,"sambil ku genggam tangan mara dan mengecup singkat bibirnya agar gugupnya berkurang.

"Tadi.....,"

TBC

Nikah Dadakan(on going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang