20.Apa kata dunia

6.2K 325 4
                                        

Farez masih menunggui Mara yang sudah sadar dan kini sedang menyesap teh hangat yang tadi di pesan Farez melalui Gilang tentunya.

Mara memutuskan untuk ijin pulang ,karena tubuhnya merasa lemah,akhirnya dirinya meminta bantuan abangnya untuk menjemput,tentunya setelah ijin kepada Farez melalui aplikasi whatsapp.Meski keduanya berhadapan.

Setalah Galaksi datang menjemput Mara,Farez melenggang pergi ke kantin menemui sahabatnya.

"Bro,nitip tas ama motor gue," pinta Farez pada Dion, sambil menyerahkan kunci motor pada Dion.

Dion yang tau akan kemana Farez hanya mengangguk.

"Tumben lo bolos ngak ajak-ajak kita,Rez," protes Edo.

"Gue ada urusan bro,lo kalo mau bolos ya bolos aja," ucap Farez.

Edo memandang para sahabatnya mencoba meminta kesepakatan untuk bolos.

"Njirr,kita bukan Farez yang ulangan sendiri bisa,Do," telak Lucky.

"Kalo ngulang berenam itu meminimalkan kesempatan kita nyontek,bro!!," balas Adam.

Memang benar hari ini ada ulangan,maka dari itu Edo ingin bolos,tapi mengingat konsekuensinya Edo menjadi ragu.

Apalagi ulangan sejarah,harus mengingat Angka juga peristiwa,bikin pusing!!

Kapasitas otaknya ngak sanggup jika tidak di bantu dengan contekan.

Gilang hanya bisa mengelengkan kepalanya akan tingkah sahabatnya itu,yang selalu memutuskan sesuatu dengan gegabah dan tidak memikirkan akibatnya,untung saja yang lain mengingatkan.

***

Farez keluar dari kantin melewati koridor,tujuan utamanya adalah belakang sekolah.

Namun naas baginya karena di depan kantin dirinya bertemu dengan Dinda.

"Sayang,gimana keputusan kamu?Kayaknya papa aku udah ngebuat perusahaan mama kamu terguncang deh..,"  ucap dinda sambil memeluk lengan Farez.

Farez melepaskan tangan Dinda."Keputusan gue?perusahaan itu urusan nyokap gue,dan hati gue urusan gue!!dan gue ngak milih lo!!."

"Farez!!kita udah sepakat ya!!," ujar Dinda.

"Waktu kesepakatan telah berakhir,gue udah mencoba cinta sama lo tapi ngak pernah bisa,lagian lo cuman angep gue kacung kan?!,"  ungkap Fares.

"Ngak,aku ngak pernah angep kamu kayak gitu rez,aku cinta sama kamu!!,"

"Cinta??itu cuman obsesi kamu!!."  Farez berjalan meninggalkan Dinda.

"Farez!!," Dinda mengejar Farez.

Farez menghembuskan nafasnya kasar."Apalagi??," tanyanya.

"Pertimbangkan hubungan kita,rez,kalo perusahaan mama kanu hancur,kamu akan miskin!!," ucap Dinda dengan gaya angkuhnya,lalu meninggalkan Farez.

Farez hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah mantan pacarnya itu.Gadis cantik namun hatinya buruk,sikap manja,arogan,dan tak memiliki sikap sopan santun,serta menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu yang di inginkan nya.

Nikah Dadakan(on going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang