^HAPPY READING^
.
.
BRAKKKK....
Suara pintu yang sepertinya akan hancur di ikuti dengan teriakan shannaro di luar sana hanya bisa membuat Kakashi mengusap dadanya karena kaget. Ia tahu siapa pelaku yang menghancurkan pintu ruangan Hokage itu. Gadis musim semi itu mendekat dengan kilatan amarah yang terlihat jelas.
"Hokage-sama... mengapa anda membiarkan sasuke pergi?"tanyanya langsung.
"Sakura-chan....kau menghancurkan pintunya 'ttebayo' "suara serak yang begitu khas juga muncul, pria berambut jabrik itu menyusul dari belakang, ia sudah melihat kemarahan Sakura semenjak dalam perjalanan menuju ke ruangan hokage. Gadis itu tak habis-habisnya menyumpahi Kakashi dan berdoa semoga gurunya itu tetap menjadi bujangan Lapuk. Walau tanpa di doakan juga Hatake Kakashi memang bujangan lapuk.
"bagaimana kalian tahu? Sasuke memintaku untuk merahasiakannya"Kakashi menghernyitkan dahinya bingung, bukankah sudah ia katakan menyembunyikan kepergian sasuke adalah salah satu hal terberat? Karena sakura seperti memiliki antenanya sendiri untuk mengawasi Sasuke.
"jadi dia benar-benar sudah pergi"air mata sakura langsung mengalir begitu saja
"2 tahun lalu sasuke berjanji akan mengajakku bersamannya...hiks..hiks...dia sudah pergi tanpa berpamitan kali ini" Kakashi menggaruk tengkuknya tak gatal mendengar tangisan sakura sedangkan Naruto hanya bisa memandang iba. Ia mendekat lalu memeluk sakura sekedar untuk menghiburnya, seperti biasa orang yang mampu membuat sakura menangis berkali-kali, orang yang terus menyakitinya tanpa henti masih orang yang sama.. Uchiha Sasuke.
"sakura-chan....sih teme pasti kembali.... kita berdua akan menunggu ttebbayo"
'Jangan menunggu... dia mungkin tak akan pulang'batin Kakashi.
Kakashi masih melihat dua muridnya yang saling menghibur di depanya dengan iba bukan hanya karena kepergian Sasuke tapi juga Hyuuga Hinata. Mungkin saat ini Naruto tenang, tapi jika ia tahu Hinata pergi meninggalkan desa sampai waktu yang belum di tentukan, maka bukan hanya pintu ruangan Hokage tapi gedung ini akan di ratakan dengan tanah. Baguslah jika Naruto belum ta...
"Sensei apa hinata-chan sedang menjalankan misi? "
Terlambat sudah, Naruto sudah bertanya... Kakashi harus menggunakan otak jeniusnya untuk membohongi naruto, ia tahu naruto dan kebodohan adalah keterikatan yang tak bisa di pisahkan tapi ia tak bisa menjamin jika sudah tentang hubungan. Dengan tertawa canggung yang sedikit di paksakan... Kakashi mengangguk.
"sudah 2 hari aku tak melihatnya ttebayo"guman naruto
"Hinata sedang pergi ke sunagakure"Terimakasih karena sudah berbohong kakashi. Dan terimakasih karena kebodohan Naruto yang turut membantu.
Naruto melepaskan pelukannya saat merasa Sakura sudah tenang lalu hanya mengangguk pada sang Hokage tanpa merasa curiga sedikit pun. Ia akan menunggu saja kalau begitu.
***
Hinata mampu mengalirkan chakra dari telapak tangannya yang membentuk benang-benang tipis nan tajam. Benang-benang chakra itu bisa dipakai untuk menyerang dari jarak yang agak jauh dan penuh presisi, maupun dipakai sebagai teknik pertahanan dengan membuat tembok atau kubah di sekeliling tubuhnya. Karena tajam maka tembok chakra ini juga akan melukai siapapun yang berusaha masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE DARK SKY AND THE MOON
FanfictionNaruto @Masashi Kishimoto but this story by me Cover Art Credit to Owner . . |Uchiha Sasuke x Hyuuga Hinata x Uzumaki Naruto| Rank 1 #SasuHina : 29/10/2020 * * Bagi semua orang, Uchiha Sasuke dan Hyuuga Hinata adalah sebuah ketidakmungkinan. bahkan...
