^HAPPY READING^
.
.
.
"KALIAN BERDUA LEPASKAN TANGAN KALIAN DARINYA...HINATA TERLUKA, SIALAN"teriakan kiba membuat Naruto langsung melepaskan tangannya dari lengan hinata, sedangkan sasuke masih tetap memegang tangan Hinata-nya namun ia sedikit melonggarkan cengkaramannya.
"Hinata-chan...gomen"Naruto melihat ke arah hinata yang menundukan kepalanya lalu meminta maaf.
"eh?...Ti...tidak apa-apa naruto-kun"balas hinata sedikit mendongkan kepala melihat naruto sejenak lalu melirik ke arah sasuke yang berdiri dengan wajah datar tanpa minatnya.
"sebenarnya apa yang sedang kalian lakukan? Huh? Opera sabun?"dumel ino yang juga kesal dengan dua manusia ini.
"merepotkan"kata shikamaru sambil menguap bosan.
"kalau begitu aku dan sasuke-kun...akan ke ruang hokage untuk melapor"putus hinata setelahnya. Lalu tanpa fikir panjang sasuke menarik tangan hinata menjauh dari sana membiarkan beberapa pasang mata di belakangnya menatapnya dengan horor.
"sasuke-kun?"ulang kiba dan ino, setahu mereka Hinata selalu memanggil sasuke dengan uchiha. Ini benar-benar peningkatan yang luar biasa.
"mereka terlihat seperti pasangan kekasih"oceh chouji sambil mengemut keripik kentangnya tak sadar akan delikan tajam dari Ino, kiba dan juga shikamaru, sih gendut ini kalau bicara kadang tak melihat keadaaan di sekitarnya. Sedangkan naruto menundukan wajahnya miris, menertawakan dirinya sendiri...
'Mereka terlihat seperti sepasang kekasih?'
Benarkah? Lalu bagaimana dengan dirinya? Bagaimana dengan hatinya yang baru saja sembuh setelah merelakan cinta pertamanya bersama sahabatnya? Bagaimana dengan cintanya yang perlahan-lahan berkembang dalam hatinya? Haruskah ia mengalah lagi untuk orang yang sama? Dari sekian banyak pria di muka bumi ini mengapa harus Sasuke? Mengapa selalu dirinya?.
Puk...
Naruto menoleh ke samping merasa seseorang menepuk bahunya, pria berambut nanas yang di kuncir dengan tampang malas itu yang melakukannya Nara Shikamaru.
"Cinta memang semerepotkan itu, Naruto"katanya dengan tatapan menerawang.
***
Setelah melapor, sasuke mengantar hinata pulang ke mansion Hyuuga, ia tak bisa mengambil resiko membiarkan hinata pulang sendirian dan takdir konyol mempertemukannya dengan Naruto, oh tidak.. itu mimpi buruk dan sasuke lebih memilih untuk menghentikannya. Konyol memang, tapi ia tak akan tenang selama Hinata belum mengatakan apapun tentang perasaannya.
Atau memang sasuke yang memang tak pernah bertanya? Benar, ia memang tak pernah bertanya mengenai bagaimana perasaan hinata padanya. bahkan sasuke sendiri tak pernah mengungkapkan perasannya. Mengapa otak jeniusnya tiba-tiba menjadi bodoh?.
Langkah sasuke terhenti di depan ruangan kakashi, ada yang harus ia bahas dengan pria ubanan tersebut, namun ia tak ingin hinata mendengar percakapan mereka, jadi pilihan paling tepat adalah mengantar hinata pulang sebelum ia mengacaukan ruangan hokage.
Tanpa mengetuk serta sopan santun ia masuk ke dalam ruangan yang di sambut oleh wajah malas shikamaru serta hatake kakashi yang langsung menutupi novel icha-icha yang sudah di bacanya ribuan kali itu.
"kau kembali lagi? Apa masih ada yang perlu di bahas bukankah kau dan hinata sudah melapor tadi?"kakashi bertanya dengan cerewetnya.
Sasuke tertawa sinis ke arah sang sensei mendengar basa-basinya yang terdengar begitu menggelikan di telingannya. Pria berambut raven tersebut mendekat dengan wajah dingin serta tatapan tajamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE DARK SKY AND THE MOON
FanfictionNaruto @Masashi Kishimoto but this story by me Cover Art Credit to Owner . . |Uchiha Sasuke x Hyuuga Hinata x Uzumaki Naruto| Rank 1 #SasuHina : 29/10/2020 * * Bagi semua orang, Uchiha Sasuke dan Hyuuga Hinata adalah sebuah ketidakmungkinan. bahkan...
