Chapter 3

22.2K 1.7K 200
                                        

^HAPPY READING^
.
.

"uchiha-san...apa maksudmu dengan mengatakan hal itu?”omel hinata, ia bahkan sudah tak merasa takut lagi mengomel pada satu-satunya uchiha di muka bumi ini.

kazekage-sama..akan salah paham"

Sasuke tak perduli dan tetap berjalan meninggalkan hinata yang masih berusaha mengikutinya dari belakang sambil berbicara panjang lebar. Sepertinya kegagapanya sudah hilang. Yah setidaknya tatapan ketakutan ketika mereka bertemu sudah tak ada lagi bahkan menghilang tanpa bekas.

Dan entah mengapa ada sedikit rasa senang, karena hinata tak lagi ketakutan berada di sekitarnya.
Hinata yang masih mengoceh tak sadar jika sasuke berhenti melangkah, hingga ia menabrak punggung Sasuke. Ia mengusap sedikit kepalanya yang kesakitan.

“mengapa berhenti?”

“aku akan ke toilet”ucap sasuke masih dengan nada dingin. hinata hanya ber’oh’ ria lalu maju beberapa langkah berdiri di sisi sasuke.

“aku lapar....jadi aku akan menunggumu di kedai sana”

Hinata menunjuk kesalah satu kedai makanan yang ada di desa suna. Setidaknya ia harus mengisi tenaga sebelum memulai perjalanan tanpa arahnya.

“jangan menungguku...”

“aku akan memesankan makanan untukmu...dengan ekstra tomat”

Hinata tertawa, ia tahu apa yang ingin sasuke katakan. Mereka mungkin akan melakukan perjalanan masing-masing, tapi hinata juga bukan orang yang  tak tahu caranya berterimakasih. Jadi ia berniat mentraktir uchiha bungsu ini.

“aku akan menunggumu sampai datang...jadi selesaikan urusanmu”

Hinata berjalan meninggalkan sasuke menuju ke kedai makanan terdekat. Sasuke hanya menatap datar wanita bersurai indigo tersebut, ternyata selain sakura ada juga wanita keras kepala lainnya.

***

Hinata sudah duduk di sana selama 15 menit namun manusia yang katanya pergi mencari toilet tersebut belum juga kembali. Hinata melihat kare di depanya dengan tersenyum sendu. Mungkin sasuke sudah pergi, lagian siapa juga yang ingin terlibat dengan kunoichi lemah sepertinya.

hinata-chan”hinata menoleh dan mendapati seorang wanita bersurai coklat, ia mengenalnya karena mereka melakukan ujian chuunin bersama beberapa tahun lalu, bahkan mereka bertemu saat perang  dan ia sering bertemu secara tak sengaja jika sedang menjalankan misi di sunakagure.

“matsuri-chan”hinata tersenyum senang melihat wanita yang langsung mengambil tempat di sampingnya.

“apa yang kau lakukan di sini? Di mana tim mu ? aku sedang menunggu tim ku...kami akan pergi ke konoha untuk menjalankan misi”ceritanya bahkan tanpa hinata bertanya.

“aku....”

“jika ingin pergi ke konoha..mengapa tak bersama dengan kita saja”
lagi matsuri tak membiarkan hinata berbicara.

“ah aku lupa di mana tim mu?”

“hehhehee...aku sendiri matsuri-chan

“eh..mengapa hinata-chan menjalani misi sendiri? Tidak biasanya”

Hinata mencoba menjelaskan namun suara seseorang meninterupsi.

“hyuuga...di mana makananku?”

Hinata menoleh dan langsung tersenyum lebar melihat sasuke yang berada di belakangnya. Hinata fikir pria ini sudah pergi sebelum hinata mengucapkan rasa terimakasihnya.

THE DARK SKY AND THE MOONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang