^HAPPY READING^
.
.
Beberapa Jam Sebelumnya...
"Hinata...."
Gadis berambut indigo dengan warna mata keunguan itu menghentikan langkahnya saat mendengar suara Naruto. Ia menoleh pada pria yang berdiri beberapa meter di belakangnya menatap dirinya dengan serius.
"Sedikit lagi kita akan sampai di Konoha-ttebayo"Hinata menganggukan kepalanya sembari berguman.
"dan di sana Uchiha Sasuke mungkin sedang menunggumu"
Hinata mengangguk kecil, Naruto tak banyak berbicara padanya sejak ia memohon dengan egois agar di biarkan untuk berada di sisi Sasuke. Biasanya Hinata dengan mudah menebak jalan fikiran Naruto namun kali ini pria itu menyembunyikannya dengan baik.
Dan yang paling Hinata benci akhir-akhir ini adalah melihat senyum Mataharinya sedikit meredup, ia tahu ia menjadi alasan di balik semua itu namun ia tak bisa lagi menarik semua perkataannya.
"Kau tahu Hinata? sejak awal aku sudah menyadarinya.... Aku sadar bahwa cintaku telah kalah namun terkadang menerima kenyataan tak semudah menjelaskan sebuah teori"
"Maafkan aku Naruto-kun....aku memang menyebalkan, namun aku tak ingin menjadi lebih menjengkelkan lagi karena menjadi alasan untukmu terluka.
Naruto menggelengkan kepalanya sembari tersenyum, ia mendengar banyak hal ketika berada di desa. Bagaimana para penduduk menceritakan Sasuke yang selalu menjaga Hinata agar tak terluka, bagaimana cara ia mengawasi dan menjaganya. Bagaimana cara mereka berbicara dan tertawa satu sama lain. para penduduk membicarakannya seolah itu adalah sebuah dongeng yang indah tanpa menyadari bahwa semua itu adalah akhir dari kisah yang lain.
"kau masih seseorang yang berharga untukku... kau masih seseorang yang sangat aku kagumi. Namun Hatiku tak bisa ku atur, perasaanku tak bisa terus menerus di bohongi... jadi aku memilih menyakitimu dan jatuh cinta dengan Sasuke"
mata Hinata berkaca-kaca mengatakannya. Ia mengingat dengan jelas di mana tempat yang dulu ia ingin berdiri adalah di sisi Naruto, merasakan genggaman hangatnya dan mencoba menutupi lubang dalam hatinya.
Percayalah ia sudah pernah berjuang sekuat tenaga menjaga perasaannya, meyakinkan dirinya bahwa ia mencintai Naruto. Sejak pria berambut navy itu telibat dalam hidupnya, Hinata selalu mencoba meyakinkan dirinya bahwa Naruto sedang menunggunya.
Namun ia gagal...
Ia gagal dalam mempertahankan apa yang menurutnya lebih berharga di banding nyawanya.
Naruto berjalan mendekat pada Hinata , mencoba menghapus jejak air mata di mata indah itu lalu memaksakan seulas senyum. Ini mungkin yang terakhir untuknya bisa sedekat ini karena Sasuke tak akan memberikannya kesempatan lagi.
"aku yang bodoh karena tak bisa mempertahankan cintamu dan membiarkan perasaanmu tak lagi berada di tempat yang sama-ttebayo"
Air mata Hinata semakin menetes, baginya ini menyedihkan.
"ini menjengkelkan karena aku selalu menjadi orang yang di tinggalkan.... Aku selalu menjadi orang yang harus merelakan segalanya.... "
Hinata mengigit bibirnya kuat-kuat, ia tak bisa berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. jika berfikir dengan mencintai Sasuke tak akan membuat Hinata terluka meninggalkan Naruto percyalah itu hanya sebuah kebohongan. Hinata tak bahagia, ia juga terluka... ia tak ingin menyakiti Naruto namun kami-sama tak memberikannya pilihan.
Jika melukai bagian dari cinta yang ia inginkan, maka Hinata mungkin sudah melakukannya.
"jika aku mengatakan banyak hal saat ini...aku akan membuatmu menangis lalu memaksamu dengan egois untuk memilihku..."Kata Naruto lalu memberikan sedikit jarak antara mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE DARK SKY AND THE MOON
FanfictionNaruto @Masashi Kishimoto but this story by me Cover Art Credit to Owner . . |Uchiha Sasuke x Hyuuga Hinata x Uzumaki Naruto| Rank 1 #SasuHina : 29/10/2020 * * Bagi semua orang, Uchiha Sasuke dan Hyuuga Hinata adalah sebuah ketidakmungkinan. bahkan...
