Secretely we are baby

11.6K 594 28
                                        

Pagi seperti biasa Seokjin bangun dan bergegas mandi, menyiapkan keperluan suami dan memasak guna perut yang belum diisi.

Dress putih selutut sangat cocok baginya, rambutnya basah dibiarkan tergerai.

Namjoon di belakang seusai mandi nyaris jatuh tersandung meja makan lantaran fokusnya pada bidadari yang sibuk bersenandung merdu.

Ahh. Bahasanya terlalu kalbu.

"Sayang~" seraya merengkuh istrinya dari belakang. Samar-samar bau nasi goreng kimchi enak di hidung.

"Eoh? Kau sudah bangun? Sebentar aku hampir selesai. Kau duduk dulu-"

"Tidak mau. Semalam tidak dapat ciuman sebelum tidur, apa pagi ini akan terulang? Ayolah jangan hukum aku Jinnie~"

Tanpa ciuman berarti sebuah hukuman bagi Namjoon. Salah sendiri sibuk lembur. Seokjin sih semalam enak tidur.

Meski demikian Seokjin hanya menurut begitu bibirnya dipagut lembut oleh Namjoon.

Tangan besar Namjoon meraba perut buncitnya sayang.

Seokjin tersenyum, senyumnya menawan sekali. Namjoon jadi merasa tak enak, usia kandungan Seokjin masuk bulan kelima omong-omong.

Fase dimana ibu hamil sedang ngidam berat.

Berat bagi suami.

"Namjoon-" palinggilnya ceria. "Aku ingin nanas ungu dan strawberry super besar berwarna kuning!"

"T-tapi-"

"SE-KA-RANG!!"

❤❤❤

Namjoon uring-uringan macam gelandangan dengan dasi berantakan juga rambut acak-acakan.

Frustasi, bahkan niat untuk ke kantor ia urungkan.

Beruntung, Hoseok sang pemberi harapan membantunya. Berkata bahwa nyonya Jung sedang keheranan melihat buah di ladangnya tumbuh dalam bentuk yang aneh setelah eksperimen tempo hari.

Nyonya Jung memberikannya nanas cukup besar berwarna kuning pudar dan strawberry yang paling besar dan belum masak.

Itu setelah mereka semua berpencar mencari di kebun selama satu jam.

Tapi Seokjin inginnya nanas berwarna ungu dan strawberry kuning.

Lalu, IQ 148 Namjoon bekerja cepat. Meminta nyonya Jung- lagi. Membuat pewarna makanan alami untuk merubah buah tadi menjadi warna yang Seokjin inginkan.

Itu adalah ngidam kedua Seokjin pada kehamilan pertama dalam setahun pernikahan mereka.

Yang pertama saat minggu ke enam, waktu itu Seokjin meminta Namjoon membelikannya es buah segar dengan toping caramel tengah malam.

Memang merepotkan, tapi Namjoon sayang.

❤❤❤

Namjoon sedang di kantor. Hari ini ada rapat dengan klient baru, namun berkat kecerobohannya. Map berisi berkas penting justru tertinggal di rumah.

Seokjin yang tengah membaca buku attack of titan di sofa langsung berinisiatif mengantarkan.

Berbekal sim pribadi dan mobil. Ia meluncur ke kantor.

Senyum dibibir manisnya tersungging, ia sesekali berhenti untuk menyapa orang-orang di sekitar.

Padahal naik mobil.

Tak apa, ini keinginan bayinya. Anak pertamanya.

Sejak awal bulan, Seokjin berubah drastis. Ia sangat berwibawah dan penyayang. Kata buyutnya Jimin, aura anak sulung pasangan Kim ini sangat positif dan itu berpengaruh pada ibunya.

Little FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang