DNA

8.5K 612 83
                                        


Mian for typo, belum sempat edit.





















Kim Taehyung itu sosok bocah yang sudah dewasa dari segi pemikiran dan sifatnya bahkan sebelum waktunya, meski tak jarang dia akan berubah jadi bocah seusianya ketika bersama June dan melihat sesuatu yang dia suka tapi kebanyakan sifat yang dilihatkan hanya itu-itu saja.

Namjoon sempat heran, bagaimana putra sulungnya bisa dewasa secepat ini. Setaunya, dia dan sang istri tak pernah neko-neko, macam-macam atau aneh-aneh. Tapi setelah berkonsultasi pada nyonya besar Kim yang merupakan ibunya, disanalah kepala Namjoon digetok pakai centong sayur.

Katanya, Kim Taehyung itu persis dirinya sewaktu masih kecil. Perbedaan mendasarnya, Taehyung memiliki sifat kalem serta hati-hati Seokjin sementara Namjoon memiliki sifat sedikit jahil dan ceroboh.

Disitu muncul jilid dua dari pertanyaan Namjoon, kalau Taehyung bisa sesempurna itu mewarisi sifat baiknya. Lalu sifat buruk Namjoon mengalir kemana?

Dan kali ini justru Seokjinlah yang menggetok kepalanya dengan remot TV. Namjoon langsung teringat beberapa sifat yang tak dimiliki Taehyung justru dimiliki Jungkook.

Iya kan. Jungkook mewarisi sebagian sifatnya yang lain.

Tidak-tidak, bukan berarti Jungkook mewarisi sifat buruk papanya. Hanya saja kebetulan, Jungkook memang jahil dan ceroboh. Tapi sebaliknya, ia mewarisi sifat Seokjin. Jungkook itu lemah lembut, keras kepala, pelupa. Sifat yang tidak dimiliki Taehyung kan?

Sempurna.

Memang sepertinya Namjoon dan Seokjin telah mengukur takaran sperma dan sel telur secara merata dan akurat hingga menghasilkan DNA yang perfect.

Dan satu hal, Taehyung itu Namjoon sekali.

Overprotektif.

"YAK! DON'T TOUCH MA BABY!"

Teriaknya ketika beberapa anak sekelasnya berani menyentuh Jungkook, Taehyung sangat tak suka Kim Jungkook disentuh orang lain kecuali yang sudah ia kenal dan tentu mendapat izin darinya.

Atau, ketika jalan-jalan sore lalu mata bulat Jungkook tak sengaja melihat sesuatu di lapangan hingga tanpa sadar menjauh dari pengawasan Taehyung. Maka detik itu juga sang kakak berlari ribut mengejar Jungkook yang hanya berkedip tidak mengerti.

Sama halnya seperti sekarang, mereka sedang makan siang di restoran dekat gedung agensi. Kim Jungkook tentu sudah antusias memakan bola-bola nasi yang dibuat khusus untuk balita dengan wortel sebagai pendamping sementara Namjoon dan Seokjin menikmati makanannya.

Berbeda dengan Taehyung yang melirik sekitar was-was takut adiknya disentuh-sentuh atau bahkan diculik.

"Adik gembulmu tidak akan kemana-mana. Sudau makan saja." Tukas Namjoon seolah tau pikiran putranya, Taehyung menatap Jungkook sekilas dimana sang adik juga balik menatapnya sembari mengerjap polos.

"Umm? Yungie?" Kedip-kedip, jangan lupakan pipinya yang menggembung lucu. Taehyung langsung terkekeh gemas dan telaten membersihkan ujung bibir Jungkook yang belepotan.

"Kiyowo~"

Tidak tau saja Seokjin tengah terkikik geli dibuatnya. Taehyung itu tsundere, "Kookie, lebih baik suapi hyungie juga."

"Umm? Weo?" Tanyanya bingung, mama malah terlihat mentertawakannya. Ia yang tengah lapar kembali memungut bola nasi dipiringnya dan makan kembali.

"Sepertinya hyungmu itu tidak punya waktu untuk makan karena sibuk memperhatikanmu baby."

Kembali Jungkook hanya mengerjap polos, ucapan Namjoon terlalu panjang. Tak muat diotak kecilnya. Jadi yang ia lakukan adalah meraih satu bolah nasi lagi dan menyuapkannya pada Taehyung.

Little FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang