Sekarang sudah memasuki akhir tahun, desember adalah musim dingin di korea. Bulannya Taehyungie.
Namjoon masih bolak-balik kantor meski hanya sebentar memeriksa sesuatu, Taehyung juga masih bolak-balik rumah sebelah untuk bermain dengan Junhoe anaknya Hanbin.
Seokjin masih bolak-balik keluar masuk rumah untuk mengecek keadaan Jungkook,
Sementara kalian sibuk bolak-balik kamar dan toilet hanya untuk?
Guling-guling dan bertelur.
Sejak semalam salju mengguyur seoul hingga pagi, Jungkook yang saat itu bangun kesiangan langsung merengek ingin main diluar setelah mandi nanti.
Seokjin tak bisa melarang atau nanti bayinya menangis, jadi dibiarkan saja.
Toh hanya di halaman depan rumah dengan seluru akses pagar dikunci. Tenang saja Jungkook tak akan kabur atau nekad menceburkan diri di kolam renang samping rumah mereka.
"Mawu mayin diyual! Mayin cajuuuu~"
"Dingin! Nanti kookie flu." Seokjin pagi itu memberi pengertian pada bayinya yang keras kepala.
"Idak plu! Idak dinin!" Elak si kecil. Seokjin diam saja sembari menyuapi Jungkook yang masih berusaha merayunya dengan mata bulat berair.
"Mama~"
"Baiklaaaah .." Seokjin menghela nafasnya kalah. Bagaimanapun bayinya terlalu pandai merayu. "Tapi pakai mantel dan topi rajutmu, kookie tidak boleh telanjang dada pamer tummy gembul seperti itu diluar."
"Ne~"
Ne kan saja ya baby, biar mama tidak protes lagi.
Jadi disinilah Jungkook, tertawa kencang dengan dummy menempel pada mulutnya.
Lucu sekali, ia memasukan salju ke ember dan menumpahkannya persis yang diajarkan hyungie ketika di pantai kemarin.
Kemudian kaki kecilnya berlari memasuki rumah menuju dapur, keluar lagi membawa banyak sayuran dari kulkas. Ia membukanya dengan meminta bantuan bibi Jang.
Ia meraih tomat untuk dijadikan mata, wortel untuk dijadikan hidung dan sayuran hijau untuk rambutnya.
Jungkook tertawa puas pada manusia salju berbentuk ember ke tujuh yang ia buat.
Maklumkan saja, ia tak bisa membuat manusia salju seperti pada umumnya karena si kecil Jungkook mencetaknya dengan ember.
"Dinin~" cicitnya, ia menunduk melihat telapak tangannya sendiri yang merah akibat memegang salju.
Ia kembali masuk ke dalam dan keluar membawa Seokjin.
"Wae baby? Kau bosan main sendirian?" Tanya sang mama.
Jungkook melepas dummynya sebentar, "No! Mawu poto-poto! Ceklek!" Pintanya, ia memposisikan dirinya duduk diantara ketujuh manusia salju yang sudah ia buat. Memasang cengiran lucu hingga dummynya hampir terlepas.
Ingin di foto.
Seokjin langsung tertawa dan mulai mengarahkan bidikan kamera ponselnya pada si kecil.
Banyak sekali potret lucu dan menggemaskan bayinya.
"Cudah?" Tanyanya begitu Seokjin kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku.
"Ne sudah. Kookie kiyowo~"
"Kookie iyowooo~" tiru Jungkook. Ia hendak masuk sebelum mata bulatnya menangkap siluet pangeran cimol yang melenggang melewati pagar depan dengan mantel dan topi rajut abu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Family
Short StoryKeseharian Namjoon dan Seokjin serta kedua bayinya. Kim Namjoon 25 yo Kim Seokjin 27 yo (gs) Min Yoongi 26 yo (gs) Jung Hoseok 25 yo Park Jimin 24 yo Kim Taehyung 3 yo Kim Jungkook 1 yo
