****************************
Tiga bersaudara itu sedang bersenda gurau sambil menikmati makanannya, kadang mereka saling mengacak rambut adiknya itu.
Hal tersebut tidak lepas dari pandangan Rio yang sedari tadi menyimak aktivitas mereka, walaupun secara langsung tidak melihat ke arah mereka hanya sedikit matanya mengekori tanpa bisa mendengar percakapan mereka.
"Praaannkkk" Rio tak sengaja menjatuhkan tempat sendok yang ada di samping tangannya. "Aduh kenapa pake jatoh segala sih". Muka Rio memerah menahan malu karna kelakuannya tersebut.
Sekarang mata semua orang yang ada disitu melihat ke arah suara itu, "Hah itu kan si Ketua BEM songong itu, jadi daritadi dia disini". Yuki membatin
Rio pun tersenyum kikuk menanggapi pandangan semua orang sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal. Verrel pun hanya melihat sesaat ke arah Rio tanpa peduli apa yang terjadi. Berbeda dengan Yuki dia memperhatikan Rio yang menahan malu itu.
"Dek, kamu kenal sama cowok itu kok sampe gitu ngeliatinnya?" Max mengipaskan tangannya di depan muka Yuki.
"Mmm itu itu kak, dia senior Yuki di kampus ya kan Kak Verrel?"
"Hemm" Verrel pun hanya berdeham.
"Iya tah dek kok gak negor kamu apa Verrel, padahal kakak liat udah daritadi dia disini nyuri pandang ngeliat ke arah kita".
Iya tah dia daritadi merhatiin kesini, kok gw jadi seneng gini ya. Ishh apaan sih Yuki (sambil menggeleng geleng kan kepala nya).
Rio yang merasa diperhatikan dan jadi bahan topik pembicaraan mereka pun jadi salah tingkah dan segera pulang meninggalkan tempat tersebut tanpa melihat ke kanan kiri.
(Hahahaa Mamas Rionya malu tuh)
"Pulang yuk Kak udah gak enak nih dingin diluar"
"Ayok kamu mau bareng Kak Verrel apa Kak Max?, tapi kakak mau mampir ke supermarket bentaran ada yang mau dibeli" Verrel berujar.
"Pulang sama Kak Max aja lah kak, males pake mampir segala" Yuki menarik lengan Maxime.
Yuki yang manja dengan kakaknya itu tiba-tiba lompat ke punggung kakaknya minta gendong, Maxime yang gak siap pun hampir oleng jatuh bersama.
"Dek lain kali bilang gak lompat gitu kayak monyet aja ah kamu itu" Maxime mendengus karna kaget dengan tingkah adiknya itu.
Yuki pun hanya nyengir dan sudah bergelayut manja di leher kakaknya.
"Sial kenapa gw gak seneng sih ngliat cewek itu gendong-gendongan sama cowok lain, sumpah norak ! Lagian tuh cewek perasaan cowoknya ganti mulu, tadi siang Verrel ini malem sama bule gak jelas" Entah kenapa Rio bisa mengumpat gitu ternyata dia masih berada di dalam mobil memperhatikan mereka.
***************************
Pagi itu Yuki berangkat ke kampus di antar dengan Maxime, tadi pagi dirumah tidak ada yang berebut untuk mengantar Yuki ke kampus.
Kevin berangkat pagi sekali ke luar kota karna ada meeting dan Verrel ada jam kuliah siang. Jadi mamanya gak harus repot-repot melerai anak-anaknya yang selalu berebut mengantar adiknya. Sudah dari dahulu mereka seperti itu, bahkan orang tua Yuki pun tidak pernah mengantarkan Yuki karena mereka tidak mau menambah keributan berebut dengan anak-anaknya. Yuki sangat beruntung memiliki kakak-kakak yang sangat menyayanginya dan orang tua yang selalu perhatian kepada mereka. Sempurna sudah hidup Yuki.
Hanya saja satu yang kurang, Yuki belum pernah sekalipun pacaran atau dekat dengan lawan jenis. Karena kakaknya yang semua over protective dan selektif menyebabkan para lelaki tidak ada yang berani mendekatinya.
Mobil maxime sudah terparkir di kampus Yuki, tapi Yuki masih enggan keluar.
"Dek udah sampai, gak mau turun? Apa mau ikut kakak ke rumah sakit?"
"Yuki gak semangat kak hari ini, masih ngantuk" Yuki menguap lebar dan langsung ditutup mulutnya oleh maxime.
Maxime pun keluar dan membukakan pintu untuk adiknya, "Ayok anak pemalas nanti kamu telat" sambil menarik pelan tangan Yuki.
"Kak peluk dulu sebentar Yuki masih pengen bobo ini" Yuki pun menyandarkan kepalanya di dada bidang sang kakak.
"Dek, kakak mau operasi nanti kakak telat".
"Sebentar kak lima menit aja"
Dari jauh Prilly melihat Yuki yang sedang manja dengan kakaknya berlari menghampirinya.
"Woyy Yuki, ayok kita masuk kelas hari pertama ini nanti telat" sambil melirik ke arah maxime dan tersenyum malu-malu.
Rio melewati mereka dan berdeham "Hmmm pagi-pagi udah peluk-pelukan aja" sambil menatap sinis mereka.
Yuki melepaskan diri dari pelukan kakaknya itu, " Heh suka-suka gw dong lagian yang gw peluk kakak gw ini bukan pacar orang! Lagian dari kemaren kenapa gw ketemu lo terus sih".Yuki kesal menanggapi Rio.
"Udah ah Yuk ayo" Prilly menggandeng tangan Yuki dan berlalu meninggalkan Rio.
"Dek nanti kalo udah pulang telpon kakak ya" Maxime bersuara dan pergi.
Rio mematung malu karna tanggapan Yuki tadi, niatnya mau mengingatkan saja.
"Ternyata bule itu kakaknya" Rio menarik nafas lega.
Apa mamas Rio cemburu?
Apa cuma sekedar kepo aja nih?
Wkwkwkkkk
Jangan Lupa Vote and Komen ya Zheyenk...
Thanks for reading ya guyss
Have a nice day All...
:*
Pringsewu, 04 September 2019
YOU ARE READING
All About You
FanfictionYuki adalah seorang gadis periang dia mempunyai 3 Kakak laki-laki yang sangat menyayangi dan memanjakannya. Kehidupannya penuh kejutan saat dia masuk universitas dan bertemu 2 Kakak senior yang mencuri hatinya, Siapakah 2 senior itu? Perjalanan cin...
