Limabelas

15 2 0
                                    

Ada udang dibalik batu
Kalau baik pasti ada mau

-The santuyy (fendi cs) -


***

"Kan gue udah bilang itu tu cuma dadakan" jawabnya


"Iya sampai sampai ada cinta dadakan nih"

Pletak!!

Farel memegangi kepalanya yang sakit itu. Farel masih mengelus ngelus kepala nya.

"Dikira tahu bulat apa dadakan dadakan" kesal Fendi

"Ya siapa tau aja gitu" balasnya

"Gue sama Nanda itu cuma temen dan gue suka akan pertemanan itu" ujar Fendi

"Rencana Tuhan gak ada yang tau Pen, jadi bis-" jawab Farel yang terpotong karena tiba tiba Fendi menyumpal mulut Farel dengan tempe goreng

"Bacot"

Seketika mereka semua tertawa terkecuali Farel yang mengunyah tempe goreng nya itu.

"Awas aja nanti kemakan sama omongan lo sendiri" ancam Farel sambil mengunyah tempe goreng

Fendi hanya diam saja saat ini atas ancaman Farel barusan. Fendi tidak peduli omongan Farel ia tau bahwa perasaan Fendi kepada Nanda hanya sebatas teman dan itu nggak lebih, Fendi tau hati Nanda sudah ada yang mengisi yang tak lain adalah Yoga.

Tak terasa kini bel masuk pun berbunyi itu tandanya murid murid harus masuk ke kelasnya masing masing mengikuti pelajaran selanjutnya. Berbeda dengan Fendi cs, mereka masih duduk bersantai di kantin sambil makan. Mereka tak memperdulikan guru marah atau akan masuk BK itu percuma karena memang sudah biasa bagi mereka berlima dihukum bersama sama. Di hukum satu hukum semua itu yang mereka lakukan ketika mendapatkan hukuman selalu kompak.

Hal terjadi yang tak terduga adalah Pak Anton guru olahraga melihat mereka berlima masih duduk bersantai di meja kantin padahal bel sudah berbunyi satu jam yang lalu. Cukup lama mereka membolos pelajaran. Tanpa banyak cing cong Pak Anton langsung menghampiri mereka berlima.

"Hmm bagus ya malah enak enakan bolos pelajaran" ujar Pak Anton yang tiba tiba datang dan membuat mereka terkejut.

"Eh iya nih Pak, mau ikut Pak?" tanya Farel  polos

"Kalian berlima ini yah selalu saja membuat ulah, nggak kapok kalian ini saya hukum" bentak Pak Anton

"Enggak" jawab mereka berlima kompak

Pak Anton yang mendengar jawaban itu langsung menggelengkan kepalanya dan mengelus dada saja.

"Sekarang kalian ikut saya" suruh Pak Anton

"Siap Pak" jawab mereka berlima bersamaan

Fendi, Farel, Bagas, Sila dan Diva akhirnya ikut juga mengikuti perintah Pak Anton. Mereka berlima ya tetap sama santai aja kalau dihukum malahan seneng. Seperti dulu pasti diruang BK harus disidang dulu.

Pak Anton dan Fendi cs memasuki ruangan BK dan langsung medapat sambutan yang lumayan yahh asik lah bagi Fendi cs yaitu omelan Bu Eni guru BK galak gendut lagi.

"Ada apa ink Pak?" tanya Bu Eni

"Mereka berlima ini bolos pelajaran" jawab Pak Anton

"Ya sudah biar saya aja yang urus" kata Bu Eni

Pak Anton pun langsung meninggalkan ruangan BK.

"Bu Eni i miss youuuuuuu" teriak Diva

"Yaa aampuun aku kangen bangett sama Bu Enii yang cantiiiik" sambung Sila

"Kalian berdua ini nggak pernah berubah selalu teriak teriak" jawab Bu Eni

"Sekarang kalian akan saya hukum" timpalnya lagi

"Yeeeeeey" teriak mereka berlima kompak sambil bertepuk tangan

"Ckck nggak heran saya" kata Bu Eni sambil menggelengkan kepalanya

"Tapi kalau kegantengan saya pasti Bu Eni heran" sahut Farel sambil mengedipkan salah satu matanya

"Kalau saya pasti nggak lupa kan Bu?!" Fendi memastikan

"Iya yang suka ngutang tempe goreng itu kan!" jawab Bu Eni membuat sesisi ruangan BK tertawa

Memang Fendi suka mengutang saat membeli tempe goreng di kantin tapi Fendi juga membayar hutang walaupun bayarnya cuma kadang kadang aja. Kalau dihitung mungkin hutang tempe Fendi sudah banyak. Ibu penjual tempe goreng itu pun sudah hafal pasti yang ngutang tempe goreng ya Fendi siapa lagi?.

Flasback

"Buk bayar nya besok ya"

"Ngutang tempe satu buk" (padahal ngambil tempe nya empat)

"Ibuk kan cantiiiik bayarnya besok yaa"

"Semoga hari ini laris ya buuk, tapi tempenya ngutang lagi buk"

"Sore sore makan kedondong, hehe ngutang dong"

Sekiranya itu ucapan ucapan Fendi saat mengutang tempe goreng kantin. Fendi suka tempe goreng, hampir setiap hari ia makan tempe goreng. Kalau sudah habis tempe goreng di kantin Fendi berkeliling meminta tempe adek kelasnya dengen cara mengedipkan salah satu matanya (ajarannya Farel nih).

"Sekarang kalian bersihkan gudang yang di belakang sekolah, harus sampai bersih kalau nggak bersih hukuman kalian belum selesai" perintah Bu Eni

"Siaaaap Buk" jawab mereka berlima sembari hormat

Setelah mendapat hukuman dari Bu Eni mereka berlima langsung pergi dan bergegas ke gudang belakang sekolah. Mereka sangat bersemangat tapi dibalik semangat itu ada rencana yang tak terduga. Yahh kalian tau lah jawabannya apa lagi kalau bukan membolosss. Itu sudah pasti bagi Fendi cs.

Sesampainya mereka di gudang mereka masuk dan melihat lihat setiap sisi sudut gudang. Kotor, berdebu, banyak sarang laba laba, dan berantakan itulah kondisi gudang belakang sekolah. Dan yang bertugas untuk membersihkan gudang tersebut adalah Fendi cs. Apakah mereka akan membersihkan gudang tersebut?? Atau lari dan membolos bergitu saja?? (author banyak tanya lah) oke maaf.

Sebagian dari kalian pasti menebak lari dan membolos kan (author sok tau deh). Kalian salah mereka membersihkan gudang tersebut hingga bersih. Mereka ini sangat bertanggung jawab, walaupun urak urak an tetapi mereka bukan pecundang yang melarikan diri dari tanggung jawab.

Selesai membereskan gudang seperti pertanyaan yang kedua ya mereka membolos. Setelah memastikan gudang bersih dan keaadaan aman mereka berlima membolos lewat pintu belakang sekolah yang lumayan dekat dengan gudang. Itulah sebab meraka semangat untuk membersihkan gudang.






Voment😉

Babay🙋‍♀











FRIENDZONETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang