“k–kak aksa, i–ini dimana?” seungmin mengerjap, menatap sekitarnya dengan kebingungan. kenapa chris mengajaknya ke rumah super duper mewah ini?
“rumah orang tua gue.” sahut chris dengan santai, keluar dari mobil dan berputar untuk membukakan pintu seungmin. “ayo!”
tapi seungmin bergeming, tentu dia masih shock. chris tidak mengatakan apa-apa saat mengajaknya kesini.
“semesta, kenapa?”
“ke–kenapa kak aksa ajak es kerumah orang tua kakak?” seungmin merengek dengan bibir mencebik lucu, “esa takut.”
“takut apa sih? bunda gue ngga gigit kok.”
“bukan gitu!” seungmin menghentakkan kakinya, kesal karna chris tidak memahami maksudnya. “harusnya kak aksa bilang dong kalo mau ngajak kesini, kan esa bisa pake baju yang bagusan lagi, bukan pake baju kayak gini.”
chris menatap seungmin dari atas kebawah dengan dahi berkerut. apa yang salah dengan celana pendek selutut dan sweater biru pastel kebesaran itu? seungmin malah terlihat lucu kok.
“kenapa sih? dandanan lo lucu kok, udah kayak sugar baby!”
“kaaak aksaaa!”
“bercanda.” lelaki yang lebih tua kemudian meraih jemari seugmin untuk dia genggam. “santai aja kali ketemu calon mertua.”
“kaaak aksa!”
kali ini chris tidak menanggapi, setengah menyeret seungmin yang ketakutan untuk memasuki rumah super mewahnya.
“bunda? aku pulang.” si pirang berteriak, membuat seorang wanita yang tengah bersantai di ruang tamu itu terlonjak kaget. usianya diawal lima puluhan, tapi masih sangat cantik seperti remaja umur dua puluh.
“liosa kamu jangan teriak–eh, itu siapa?” tunjuknya pada seungmin yang mengkeret takut.
“ini semesta.”
“semesta?”
“pacar aku.”
ibunda christ terdiam, membuat seungmin menatapnya dengan takut-takut. jangan-jangan ibu chris tidak menyukai kehadirannya disini?
“h–halo tante, na–nama aku semesta, bisa dipanggil esa.” detik berikutnya ibu chris tersenyum lebar, mendekati seungmin dan menarik bocah itu untuk dia peluk.
“pacarnya liosa ya? yaampun kamu manis banget sih.” ucapnya dengan gemas, mencubiti kedua pipi tembam seungmin sampai empunya meringis.
“udah bun, kasihan semestanya.” ucap chris dengan nada datar. “titip dulu, aku mau ke kamar.” setelahnya lelaki pirang itu beranjak pergi, meninggalkan seungmin yang menatap kepergiannya dengan tidak rela.
tersisa dirinya dengan ibu chris disana.
“semesta suka kue manis ngga? kebetulan tadi pagi bunda bikin.”
“u–um, esa suka te.”
“te?”
“eh..maksud esa tante.”
“kok tante sih?” ibu chris terkekeh dengan cantiknya. “panggil bunda aja ya.”
“memang bo–boleh?”
“ngapain ngga boleh?” serunya dengan riang. “kan kamu pacarnya liosa, yuk ke dapur.”
setelahnya nyonya alexander itu menarik seungmin dengan semangat menuju dapur, tidak menyadari jika chris sedari tadi memperhatikan keduanya dari lantai dua. si pirang mendesah lega karna si ibu sepertinya menyukai seungmin, baguslah.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐁𝐚𝐝 𝐆𝐮𝐲✓
Fanfiction┊⁀➷ [𝐜𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝] ❝ini adalah kisah angkasa dan semesta yang dimulai dari sebuah balapan di arena.❞ ꒰🖇꒱ bangchan + seungmin •chanmin bxb local!au
