Meet With You (2)

1.2K 164 9
                                        

Sinar temaram memancar dari lampu lampu berbentuk bulat yang bersinar indah di taman belakang.Dalam temaram cahaya itu,ada dua insan yang tak bisa mengatur deru napasnya masing masing.

"Senang berkenalan denganmu,Seungyoun ssi." Kekakuan itu akhirnya terpecahkan ketika salah satu di antara mereka memulai pembicaraan.

Seungyoun merasakan dadanya terus berdebar semenjak melihat Seungwoo untuk pertama kalinya.Dan kini debaran jantungnya makin cepat saat ia duduk bersama Seungwoo di bangku taman belakang rumahnya.

"Ah, aku juga senang berkenalan denganmu...." Seungyoun menggantung kan kalimatnya, merasa bingung harus memanggil Seungwoo dengan sebutan apa.

" Panggil saja Seungwoo Hyung,jangan sungkan." Jawab Seungwoo cepat.

"Aku juga senang berkenalan denganmu, Seungwoo H...Hyung," kata Seungyoun terbata.

Seungwoo tersenyum seolah gemas. Baru kali ini ia begitu senang saat bisa berdua dengan seorang pria yang baru di kenalnya. Seungyoun yang baru berusia 20 tahun tampak begitu lugu dan tampan meski kesan manis di wajahnya tidak bisa ia tampik. Ia tahu, usia pria itu lebih pantas untuk menjadi adiknya,tapi entah mengapa ia merasa tak peduli dengan hal itu. Jujur, saat ayahnya memaksa dia untuk bertunangan dengan Seungyoun,ia ingin sekali menolak. Namun saat ia melihat Seungyoun secara langsung,lalu melihat betapa manisnya pria itu,ia merasa Seungyoun begitu manis dan tepat untuknya.

"Aku tidak tahu sama sekali tentangmu. Rasanya sedikit terkejut saat tahu kau senior di kampus byungchan," kata Seungwoo.

" Aku pun tak menyangka hal seperti ini akan terjadi. Aku belum terlalu mengenal Byungchan,karena kami hanya mengikuti beberapa kelas dengan jam yang sama,jadi aku pun tak tahu kalau dia memiliki seorang Hyung,yang.....akan di jodohkan denganku," jawab Seungyoun.

Seungwoo menghembuskan nafasnya pelan pelan,menghirup udara yang sedikit dingin di taman belakang itu .

"Seungyoun ssi,apa aku boleh bertanya sesuatu padamu ?" Seungwoo menatap Seungyoun dengan serius sampai sampai pria itu merasa sangat gugup.

" Apa kau tak keberatan dengan perjodohan ini ?" Tanya Seungwoo.

Seungyoun terdiam sejenak, ia seolah berpikir. Awalnya ia memang keberatan, namun sekarang ia malah ingin cepat cepat bertunangan dengan pria ini. Tapi mana mungkin Seungyoun mengatakan yang sebenarnya? Ia pasti akan malu setengah mati.

" Aku tidak keberatan selama itu bisa membuat orang tua ku tenang. Orang tuaku akan pergi ke luar negeri dalam waktu dekat. Mereka ingin ada yang melindungi ku saat mereka pergi. Jika kau sosok pelindung yang dipilih mereka,aku akan mencoba menerimanya " jelas Seungyoun.

Seungwoo mengangguk ringan,mencoba menanggapi ucapan Seungyoun. Kini Seungyoun mengamati wajah Seungwoo lekat lekat,seperti yang tadi di lakukan Seungwoo padanya.

" Wae geurae ? " Tanya Seungwoo salah tingkah.

" Aku pun ingin bertanya hal yang sama padamu," balas Seungyoun.

Seungwoo tersenyum kecil, " Seperti jawabanmu tadi,aku tak pernah bisa menolak keinginan orang tuaku. Tapi aku yakin laki laki yang dipilihkan orang tua ku adalah laki laki yang baik,itu sebabnya aku tak menolak sama sekali."

Seungyoun sedikit tersipu. sementara Seungwoo, sibuk membayangkan percakapannya bersama orang tua Seungyoun beberapa hari yang lalu. Sebenarnya ia sempat menemui orang tua Seungyoun sebelum akhirnya bertemu dengan Seungyoun secara resmi. Ayah Seungyoun bilang, ia ingin melakukan perjodohan karena cukup khawatir pada Seungyoun. Pria itu sedikit lemah,gampang sakit sejak kecil. Lalu saat bisnis keluarganya semakin berkembang, Seungyoun jadi sering di tinggal oleh orang tuanya. Tanpa disadari , Seungyoun memiliki fobia yang aneh. Ia menjadi seorang laki laki yang takut Sendirian dan diabaikan. Kondisi psikisnya akan memburuk jika fobianya tidak di atasi. Karena itulah orang tuanya ingin menjodohkan Seungyoun dengan Seungwoo. Mereka pikir saat mereka pergi,akan ada yang menjaga Seungyoun dan mengatasi fobia yang Seungyoun miliki.

   "Tolong jangan pernah tinggalkan Seungyoun. Ahjussi sangat percaya padamu , Seungwoo ya. Ahjussi ingin kau meluangkan waktu untuk Seungyoun, agar fobia yang ia miliki bisa hilang. Sesibuk apa pun kau di rumah sakit, Ahjussi harap kau mampu meluangkan waktumu untuk Seungyoun."

"Aku berjanji untuk itu,Ahjussi," kata Seungwoo waktu itu.

"Kita memang belum saling mengenal , Seungyoun ssi. Tetapi mulai besok, aku mau kita saling mengenal . Aku harap dalam hubungan kita tidak ada paksaan sedikit pun ," kata Seungwoo serius.

Seungyoun hanya bisa mengangguk agak kaku. Ia kembali melirik Seungwoo yang terlihat begitu tampan di bawah temaram lampu taman.

 
  Aku sudah jatuh cinta padamu, Seungwoo Hyung...aku tak akan merasa terpaksa dengan hubungan ini..., batin Seungyoun. Tanpa sadar ia tersenyum kecil, namun Seungwoo melihat senyuman itu.

" Kau kenapa ?" Tanya Seungwoo bingung.

" Ti....tidak apa apa ." Seungyoun menggeleng cepat.

  Seungwoo hanya bisa tersenyum. Melihat Seungyoun dalam jarak sedekat ini, membuat hatinya menghangat begitu saja. Sikap polos dan kelucuan laki laki itu selalu teringat dalam benak Seungwoo. Ia tak tahu, apakah sesingkat itu untuk merasakan cinta ? Tapi seberapa kali pun ia mengingkarinya, rasanya masih selalu sama. Ia tertarik pada Seungyoun. Ia ingin melindungi Seungyoun. Namun ia masih tak mampu menemukan ,kata apa yang tepat untuk mendeskripsikan perasaannya sekarang.

~To Be Continued~

Our Destiny (RyeonSeung)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang