"Kak, jagain adek ya", ucap Abi pada kak Diana sambil merangkulnya.
Aku tetap memegang tangan Umi, ini pertama kalinya aku ditinggalkan orang tua ku. Sedih tapi apa mau dikata.
"Siap Abi, Umi". Balas kakak ku.
Aku dan kak Diana pelukan bergantian dengan Abi sama Umi. Tak lupa kami melambaikan tangan pada mereka.
Kak Diana sepertinya ingin sekali hari ini pergi ke mall. Aku mengerti keadaannya, sudah pusing dengan tugas kampus ditambah sejak dia memutuskan hubungan nya dengan Vico.
________Suasana mall sangat ramai hari ini, kami memilih untuk ke transmart saja.
"Dek, kakak mau cari baju dulu, kamu ikut nggak?".
"Hmmm... Nggak deh kak, kayak nya aku nunggu di resto aja ya". Balasku, aku memang sedang tak mood untuk belanja, maunya makan doang.
"Ya udah kamu mesen minum atau apalah terserah kamu". Dia lalu pergi meninggalkan ku.
Bisa di bilang, kak Diana sangat sama sifatnya sama Umi. Suka belanja, suka nyanyi, pinter masak, suka anak kecil, suka ngalah demi adeknya ini, calon istri yang the best lah. Sedangkan diriku, sifat dan kebiasaan sama dengan Abi, kutu buku, nggak suka belanja, pendiam, dan suka nyimpan masalah sendiri.
Jujur, diriku sangat suka dengan kakak ku. Dia sangat baik, perhatian, kakak ter the best lah.
Sampai di resto, aku bingung mau mesen apa, sudah makan iya, ku jatuhkan pilihan ku untuk memesan gelato. Saat akan berdiri mau memesan, di lantai bawah sangat ramai, ada apa?
Segera aku turun menggunakan eskalator, kerumunan orang sangat membuatku penasaran.
"Maaf mas, ada apa ya?". Tanyaku pada mas berbaju biru.
"Itu mbak, ada cewek jatuh dari eskalator, kayak nya lantai bawahnya licin". Balasnya.
Rasa penasaran ku meningkat, ternyata setelah berusaha masuk, sepertinya aku kenal dengan cewek ini. Aku tidak bisa melihat secara jelas, karna aku hanya bisa membelakanginya. Kelihatannya cewek itu sedang di beri oksigen oleh petugas mall, tapi ada sesuatu yang mengganjal penglihatan ku.
"Itu bukan nya Rayhan, kenapa dia ada di sini?". Aku perlahan mendekati nya, mata ku tidak salah. Apa jangan-jangan dia Raina, bisa jadi.
"Dek, kamu ngapain di sini?", Kak Diana menarik tangan ku dari belakang.
"Iya kak, tapi itu". Aku tetap memaksa ingin menemuinya.
"Siapa dek, ayo ah ikut kakak ke rumah sakit, temen kakak kecelakaan". Dengan muka melas aku menerima ajakan nya.
________"Maaf mbak, mau tanya kamar pasien atas nama Daniar dimana ya?", tanya kak Diana pada resepsionis.
"Sebentar mbak, saya cek dulu". Ucap mbak nya.
"Kak, aku ke toilet dulu ya". Sebenarnya aku ingin menelfon nya.
Aku pernah ke rumah sakit ini, karna Abi pernah praktek di sini, jadi aku sudah tau letak toilet dan apapun disini.
Aku tetap terfokus pada Hp ku, brakkk. Aku terjatuh, hantamannya terlalu keras.
"Maaf ya, aduh nggak sengaja". Malunya diriku. Tanpa balasan apapun, aku pun mendongakkan kepalaku. Betapa kagetnya diriku.
"Rayhan, ngapain kamu disini". Sumpah kaget.
"Iya, Atiqah tadi jatuh di eskalator mall". Benar dugaan ku dia Rayhan, tapi kenapa dia bisa sama Atiqah.
"Ooooo, gimana keadaannya? Aku nanti mau lihat, sekalian silaturahmi". Meskipun dia pernah bully aku, tapi sebagai muslim kita harus tetap melihat dan menjenguk orang yang sakit apalagi silaturahmi itu harus dijaga.
"Udah mendingan". Tetap saja muka nya datar, dasar manusia aneh.
"Rey, aku tuh nggak ada apa-apa sama Vico, apalagi kak Robi, jangan salah paham gini dong". Dengan muka kesal dan penuh harap, dia bisa percaya denganku.
"Emang apa hak ku marah sama kamu, toh kamu ndak pernah cinta kan sama aku?", sekarang terbalik, aku yang mengejar dan berusaha meyakinkan dia.
"Aku cinta sama kamu". Tanpa basa-basi aku mengucapkan kata-kata itu, wajahku sudah memerah dibuatnya.
"Kamu kesambet apa Din? Ini beneran kamu, udah bar-bar kamu sekarang ya, hahahaha...". Dia malah menertawaiku.
"Kamu tuh ya, nggak bisa bedain mana bercanda, mana sungguhan. Ini beneran Rey". Aku tak ingin kehilangan dia, cukup sekali itu saja.
"Bener nih, sungguh?". Dia malah menggodaku.
"Iyalah, mana pernah aku bohong". Grogi banget ngobrol sedeket ini pada dia. Jujur, aku tak bisa menatap matanya, terlalu tampan bagiku.
