Hold my hand, never lose and make it down
Kita memiliki kisah yang sama, tanpa tahu kemana arah takdir membawa kita.
Kita sama-sama terluka dan memilih mati karena tidak ingin merasakan luka untuk entah keberapa kian kalinya.
Aku menggantungkan...
" i can't believe my self to talk with You. Past is pass don't ever bring back our past"
.
.
Happy Reading
.
.
.
" dia anakku, bukan adik Hyungie hyung"
" What???!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“ manis bukan?”
Goda Yuta,
Na mempoutkan bibirnya merajuk, namun tetap memeluk pinggang Yuta dengan posesif. Minhyuk sendiri langsung memberondong pertanyaan pada Hyungwon yang sama sekali tidak ditanggapi karena model tampan itu sedang fokus dengan pekerjaannya.
Minhyuk berbicara panjang lebar yang entah isinya apa yang jelas Yuta dan Hyungwon sama sekali tidak terlalu memperhatikan karena mereka sedang fokus.
“ tunggu, kau lihat berkas ini hyung! bukankah ini…”
Hyungwon membaca berkas yang Yuta sodorkan.
“ hubungannya Lee Sungjin dengan Jung Taekwoon? Im Siwan, Park Hyunsik, Lee Teuk”
“ ada apa dengan kakakku?”
Tanya Minhyuk yang berhenti mengoceh setelah mendengar Yuta memberikan berkas pada Hyungwon. Dua pengacara itu menatap Minhyuk dengan pandangan tidak percaya yang langsung dibalas dengan senyum malu-malu yang dibuat-buat.
“ apa kau tahu jika kakakmu dan Jung-ssi dekat?”
“ setahuku tidak, mereka hanya beberapa kali bertemu”
“ lalu dengan Im Siwan?”
Minhyuk terlihat berpikir.
“ mereka pernah bertemu di rumah, Im Siwan adalah ayah Changkyun. Dari yang aku lihat paman Im dan Jung-ssi terlihat dekat”
Mendengar nama ayahnya disebutkan Na langsung menatap Yuta meminta penjelasan yang dihadiahi gelengan kepala oleh Yuta. Na menoleh ke arah Minhyuk yang memberinya tatapan tanda tanya karena tatapan yang kali ini Na berikan adalah tatapan memohon tidak seperti tadi yang seolah-olah mengancamnya.