Hold my hand, never lose and make it down
Kita memiliki kisah yang sama, tanpa tahu kemana arah takdir membawa kita.
Kita sama-sama terluka dan memilih mati karena tidak ingin merasakan luka untuk entah keberapa kian kalinya.
Aku menggantungkan...
" No need to catch you so hard for make you in to my hand. Just keeping my love and wait how you come to me, it's wasted time but i love how waiting for you"
.
.
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" ASTAGA!! APA YANG KAU LAKUKAN PADA ANAKKU JUNG JAEHYUN!!???? "
DEG!!!
Jaehyun terjaga dari lamunannya, ia menoleh ke arah seorang yang ia ketahui sebagai teman kerjanya di perusahaan. Minhyuk menampik tangan Jaehyun yang menangkup wajah Loan, sementara bocah itu masih menatap bingung dengan sendok yang ada di mulutnya.
" jangan pernah berpikir cabul tentang anakku!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Minhyuk seolah tahu apa yang barusan Jaehyun bayangkan, pada bibir cherry milik Loan
" apa maksudmu menyerukan Loan anakmu, hyung?"
Tanya Jaehyun setelah bisa mengendalikan ekspresi kagetnya, mencoba mengalihkan perhatian yang lebih tua karena sungguh ia benar-benar kaget saat menyadari jika ia berhalusinasi mencium anak dari adik sepupunya. Seorang yang tidak ia ketahui memiliki umur hanya selisih 1 tahun dengan anak kandungnya.
" kau tidak tahu? dia calon anakku dengan pengacara Hwang, setelah dia berpisah dengan suaminya"
Jaehyun mengerutkan keningnya sementara Loan menggeleng.