Sudah dua hari Key berada di istana black land. Belum ada hal menarik yang dia dapatkan selama berada disana.
"Siapa kau" ucap seseorang dibelakang Key
Key berbalik dan menatap ke arah gadis yang bertanya padanya itu "seharusnya aku yang bertanya begitu padamu. Siapa kau?"
"dia keponakan ku Emma" sahut seseorang yang baru saja datang menghampiri mereka berdua
"yang mulia" seru Emma berbalik dan menunduk hormat
"dia panglima ku Key"
"perkenalkan nama ku Keisya Azura Emerald putri tunggal kerajaan Emerald" ujar Key dingin sambil menyeringai
"salam hamba yang mulia putri Emerald. Perkenalkan nama hamba Emma " sambil membungkuk hormat di depan Key
"berdirilah"
Emma berdiri tapi tidak memandang ke arah Key, dia masih menunduk.
"aku ingin berjalan-jalan di sekitar wilayah ini. Bolehkan paman?"
"tentu saja"
"Emma apa kau mau menemaniku?"
"perkataan yang mulia putri adalah perintah bagi hamba. Jadi hamba tidak punya alasan untuk menolak"
"baiklah kalau begitu, mari kita keluar"
Emma menemani Key berkeliling di wilayah black land, sesekali terlihat penyihir black land menyapa Emma dan hanya di balas anggukan dari gadis tersebut.
"Emma, kenapa kau begitu dikenal oleh mereka?" tanya Key basa-basi
"aku sering membantu mereka untuk meringankan pekerjaan mereka dengan memberikan monster dari hasil eksperimen ku pada mereka yang mulia putri"
"eksperimen monster?"
"iya, aku adalah seorang ilmuan berbakat di black land"
"jika kau seorang ilmuan, mengapa kau mau menjadi panglima pamanku? Bukankah menjadi ilmuan jauh lebih menyenangkan?"
"iya anda benar. Tapi saya sangat menyukai jabatan sebagai panglima yang telah diberikan raja Ergus pada saya"
***
"Mrs. Rain mengapa kita tidak diperbolehkan mencari keberadaan Key?" tanya Alina saat ini mereka tengah berada di ruang tamu kerajaan Emerald
Mrs. Rain menghela nafas kemudian menatap satu persatu anak didiknya tersebut "Kita tidak tahu dimana Key berada. Jika kita bertindak tanpa komando terlebih dahulu, saya takut kita akan menambah masalah saja"
"mrs. Rain benar. Jadi kita harus bagaimana?" tanya Sergia
Ratu Azura datang menghampiri mereka dengan senyum manis seperti biasa.
"kalian jangan terlalu menghkawatirkan Keisya" ucapnya
"dia bisa menjaga dirinya sendiri" sambungnya
"apa maksudmu Zusa?"
"kakak tenang saja, kini dia sedang berada di sebuah wilayah bersama seseorang"
"raja Ergus maksudmu heh"
Ratu Azusa terlonjak kaget lalu menatap tajam ke arah mrs. Rain "tahu apa kakak"
"jangan membohongi ku Azu, aku bisa melihatnya walaupun sangat samar"
"maaf yang mulia ratu, jika yang mulia putri berada bersama raja Ergus bukankah itu akan menjadi masalah bagi kita? Terlebih dia adalah leader kami" kata Zou
KAMU SEDANG MEMBACA
Magical Land
FantasyMagical land adalah dimensi yang dimana semua penghuninya adalah penyihir, werewolf,vampire, dan ras-ras lainnya. di Magical land juga terdapat beberapa kerajaan yang memimpin sebuah wilayah yang termasuk dalam teritorinya. Negeri yang tadinya damai...
