Hari libur, memang merupakan hari yang selalu dinantikan oleh setiap murid di magica academy.
Seperti sekarang di kamar asrama yang bernomor 28 itu terlihat sangat ramai dikarenakan pemilik asrama akan mengunjungi rumah salah satu dari mereka yang tidak lain adalah Reynand si anak baru.
"kita akan berangkat sebentar lagi, jadi kuharap kalian harus sudah siap" seru Reynand
Kini mereka sedang menunggu Alina dan Sergia yang berkemas sementara Keisya, gadis bersurai silver itu hanya duduk santai dan dia juga tidak berkemas.
"Key, kenapa kau tidak berkemas?" seru Zou
"aku rasa kita tidak akan lama disana"
"kita akan menginap disana Key" seru Alina menyahut
"begitu? Tapi ku rasa kalian tidak akan tahan berlama-lama disana"
"apa maksudmu?" seru Reynand menatap tidak suka ke arah Keisya
"jangan berpura-pura polos Reynand, kau sudah tahu maksudku kan jadi tidak perlu bertanya" seru Keisya datar
Reynand menahan emosinya, dia tidak ingin salah satu diantara para putri dan pangeran itu mengetahui identitas yang sudah bersusah payah dia sembunyikan.
Keisya memilih keluar dari kamar, dan dia berteleport menuju ruangan mrs. Rain.
"bi" panggilnya saat sudah berada di ruangan mrs. Rain
"ada apa Key?"
"aku dan yang lain akan mengunjungi rumah Reynand, dan kau pasti sudah tahu rencana ku bukan"
"iya, aku sudah melihatnya"
Yah, selain kekuatan bayangan, mrs. Rain juga mempunyai kekuatan yaitu melihat masa depan walau tidak semahir Keisya.
"jadi apa yang harus bibi lakukan disini?"
"jika aku mengatakannya, mereka pasti akan membawa mu dan ibu kesana bi. Jadi ku harap kerja samanya jika sudah berada disana" seru Keisya
"apa pun untuk mu Key"
"baiklah, aku harus pergi mereka sudah menungguku"
Keisya pun meninggalkan ruangan mrs. Rain dan segera peegi menemui teman-temannya.
"kau dari mana saja Key" seru Alvian
"aku mengunjungi mrs. Rain"
"apa dia mengijinkan mu pergi?" tanya Alvian lagi
"iya"
"ayo, kereta kudanya sudah sampai" seru Reynand
Mereka pun segera masuk ke dalam kereta kuda dan pergi meninggalkan magica academy.
Mrs. Raina pov
Keisya memberitahuku dia ingin pergi mengunjungi rumah keluarga Adarnort. Awalnya aku tidak setuju, karena mengingat bagaimana dulu mereka memperlakukan ku dan Azusa. Tapi melihat dia yang sangat keras kepala aku terpaksa menyetujuinya dengan alasan dia harus mengijinkan ku melihat apa yang akan dia rencanakan.
Betapa terkejutnya aku saat melihat apa yang telah direncanakan oleh keponakan dingin ku itu.
Hah.
Dia berencana untuk membantai keluarga Adarnort dikarenakan mereka sudah menjadi kaki tangan raja Ergus dengan mengalibikan kematian Dante.
Omong-omong mengingat kematian Dante, aku selalu saja diliputi rasa bersalah karena menolong kami dia harus kehilangan nyawa-nya.
Aku sangat merasa bersalah karena tidak bisa membantunya, aku sangat lemah bahkan sampai sekarang pun aku sangat lemah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Magical Land
FantasyMagical land adalah dimensi yang dimana semua penghuninya adalah penyihir, werewolf,vampire, dan ras-ras lainnya. di Magical land juga terdapat beberapa kerajaan yang memimpin sebuah wilayah yang termasuk dalam teritorinya. Negeri yang tadinya damai...
