Ardiyanti Trimuji
Akhirnya dengan mata berkaca - kaca Ardiyanti mengulurkan tangan kanannya untuk di pasang cincin pertunangannya. Dalam hitungan detik dengan tangan gemetar Hadiwijoyo melingkarkan cincin berwana putih kecil di jari manis sebelah kanan Ardiyanti. Setelah itu giliran dirinya yang melingkarkan cincin putih dengan model yang sama di jari manis sebelah kanan Hadi. Setelah selesai tepuk tangan riuh di kumandangkan. Rasa canggung dan terkejut menghiasi keduanya. Terlebih hampir semua guru SMA kartini ikut hadir. Tak lupa ada Guru dari SMP Kalinyamat tempat sang ibunda mengajar turut hadir.
Akhirnya acara selesai, Ardiyanti yang sudah berganti pakaian piama berwarna putih dengan motif bunga biru itu segera merebahkan diri di pulau kasur favoritnya. Tak lama sang Bunda masuk dengan wajah sayu memandang sang putri yang menitihkan air mata.
"Nak, Kamu kecewa dengan Bunda dan Ayah?" tanya wanita lembut itu.
"Entahlah Bunda, Ardiyan bingung. Tapi Ardiyan sudah berjanji tidak akan melawan kalian terlebih Ayah. Apalagi Bunda pernah bilang menikah adalah ibadah. Hanya Ardiyan belom siap apalagi Ardiyan baru masuk kelas XII". Jawabnya dengan meletakan kepalanya di pangkuan sang bunda.
Hadiwijoyo Hermanto
Di kediaman Bripka Hermanto hal yang sama juga terjadi. Hadiwijoyo atau sering di sapa Hadi itu sangat tertekan disatu sisi dia memegang teguh prinsip untuk mengabdi kepada kedua orang tuanya. Disisi lain dia tidak mungkin menjalin hubungan dengan muridnya sendiri terlebih itu murid yang sering dia kerjai.
"Bapak ibuk? Kenapa sejak awal ndak jujur sama Hadi kalau yg mau di jodohkan adalah putri pak Mujiyono dan bu Tristiana."
"Nak, kami sengaja tidak bilang. Karena takut kamu menolak" jawab Ambarwati lirih.
"Tolonglah terima pertunangan ini Hadi!! Terlebih sudah terlaksana juga. Dan apa salahnya menikah itu kan ibadah. Umurmu juga sudah 28 th!!" Bripka Hermanto sedikit menekan sang putra.
"Baiklah, sejak awal prinsip hidup Hadi adalah mengabdi kepada keluarga sebelum berumah tangga. Hadi menerima perjodohan ini. Apalagi Hadi yakin pasangan yang ibuk dan bapak pilihkan adalah yang terbaik."
#Gimana gaes? Masih penasaran? Yuk dilanjut sampai akhir yak😍😍😘😘
#MengandungAdegandewasa🔞🔞 yang ga suka cabut aja🙏
#Jangan lupa like dan coment,, jangan dibuly yak. Baru belajar nulis nih☺☺
KAMU SEDANG MEMBACA
Teacher Matematic Imamku
Novela JuvenilPernikahan semasa SMA memang jarang terjadi di sekitar kita. Bahkan mungkin tidak akan pernah terjadi. Hal itu pula yang di fikirkan oleh Ardiyanti. Namun opini itu berubah ketika dirinya masuk ke kehidupan pernikahan dengan Guru SMAnya. Awas Hati...
