Sad Christmas

1.4K 149 18
                                        

Layar monitor yang sedang menunjukkan detak jantung itu akhirnya berhenti. Kurv berjalan datar yang menandakan si pemilik tubuh sudah kembali ke tempat abadinya.

"Pukul 02.30 Uchiha Sasuke telah meninggal dunia!" ucap seorang berkacamata dengan pakaian kebesaran khas dokter.

Di sudut ruangan seorang gadis berambut panjang indigo menangis. Ia menyentuh perutnya yang membuncit. "Sasuke-kun ...."

Uchiha Sasuke sang suami telah pergi. Setelah tiga bulan koma akibat tembakan di perutnya, si bungsu Uchiha kini pergi untuk selamanya. Padahal mereka baru satu tahun menikah dan sang istri sedang mengandung 7 bulan.

Organ tubuhnya yang masih berfungsi seperti ginjal, jantung dan matanya didonorkan.

🎄🎄

Suara sirine ambulans terdengar riuh memasuki halaman rumah sakit swasta Haruno. Detik selanjutnya seorang petugas kesehatan keluar terburu-buru, masuk ke dalam ruangan IGD sembari membawa sebuah kotak berukuran sedang.

Di ruangan operasi, seorang dokter beserta timnya berjuang keras melakukan transplantasi jantung seorang pasien yang sudah lama menderita gagal jantung. Tindakan bedah invasif yang dilakukan untuk menggantikan jantung yang sakit dengan jantung donor yang sehat untuk memperpanjang hidup pasien yang menderita gagal jantung.

Dengan hati-hati sang dokter mengeluar jantung dari tubuh pasien, lalu menggantinya dengan jantung lain yang baru saja ia dapatkan dari pendonor.

Jantung itu kembali berdetak. Layar monitor yang awalnya berjalan datar kini berjalan normal, tanda operasi tersebut berhasil dilakukan. Pasien selamat dan akhirnya dipindahkan ke ruangan lain.

🎄🎄

Akasuna Sasori terbangun dari mimpi buruknya. Wajah tampannya tegang sekaligus berkeringat. Entah sudah berapa kali ia mengalami mimpi yang sama. Di dalam mimpinya, ia melihat seorang lelaki berseragam polisi tewas akibat sebuah insiden tembakan. Dokter yang menangani keadaannya mengatakan jika hal itu terkadang terjadi pada pasien yang habis menjalani transplantasi organ tubuh, meski hal itu sangat jarang terjadi. Pria berambut merah itu merupakan salah satu dari pasien yang mengalami "teori memori sel' itu. Ada sedikit memori yang didapat Sasori, disebabkan oleh memori yang tersusun dan tersimpan dalam sel-sel saraf organ yang disumbangkan si pendonor.

🎄🎄

Kini, 5 tahun telah berlalu begitu saja. Namun, mimpi buruk itu tetap menghantui pemuda berambut merah tersebut. Seolah memberi petunjuk ada sebuah teka teki besar yang harus dia pecahkan.

Sasori mengemudikan mobilnya pelan, menyusuri kota demi kota sejak pagi hingga sore hari ia terdampar di sebuah desa bernama Midori. ia melalui sebuah jalan yang sebelumnya tak pernah ia lewati. Anehnya, Sasori seperti mengenal dengan baik daerah itu. Tidak asing. Sambil menyetir, bayangan seorang gadis manis tak dikenalnya tersenyum genit. Bukan padanya, tapi pada seseorang.

"Sial!" umpatnya kesal, ia menepikan mobilnya, karena konsentrasinya terus menerus dibayangi tawa gadis itu.

Sebuah panggilan masuk dari Deidara sahabatnya. Dari dering telpon itu terdengar suara Deidara mengomel. "Maaf, sepertinya aku akan pensiun dini dari pekerjaanku." Cukup lama ia mendengar suara Deidara dan teman-temannya, namun akhirnya Sasori bernapas lega karena mereka menghormati keputusannya.

Mobil kembali melaju pelan hingga akhirnya ia berhenti di depan sebuah toko bunga yang mungil. Toko itu terlihat masih baru, dari luar ia bisa melihat seorang wanita berambut indigo panjang duduk di kursi sembari menata pohon natal. Ada sebuah sepeda mini yang diparkir di depan toko.

Hinata Hime [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang