mohon maaf yang sebesar-besarnya my prince tidak pernah update selama 7 bulan ini hehe,ada kendala yang sangat sangat memprihatinkan
semoga masih ada yang menyimpan buku ini,thankseuu gays aku rindu qamuu :(
----------
Jimin prov
Aku sengaja memberi waktu fanya untuk tidak bertemu denganku dulu karena suasana hatinya yang sangat kacau.
Janjiku akan menikahinya 3 hari lagi,dan masih ada waktu 2 hari lagi untuk meluruskan semuanya.
Setelah dari rumah fanya tadi,aku langsung bergegas pergi kerumah orangtuaku untuk meminta restu.
Saat aku sampai di area parkir rumahku,aku melihat banyak mobil terpaekir disini.jelas aku heran,tidak biasanya serame ini.
Pintu rumah terbuka lebar,jadi aku langsung masuk saja
"Ehhh my lovely chimmy!!tepat sekali kau berkunjung kerumah.Baru saja aku akan meminta asistenmu untuk mengantarmu pulang,tapi kau sudah tiba disini."
"Tunggu,tapi perihal apa bu?tumben.Itu juga tadi kelihatannya banyak tamu saat aku lihat banyak mobil terparkir."
"Loh kau kan akan menikah,jadi sekalian ibu undang kerumah besanmu" Jawab ibu dengan entengnya
"Bagaimana ibu bisa tau aku akan menikah,,,,,,,dan besan?bukannya fanya not have that?irana reessa?atau besan tetangganya kah?" Batinku tidak menyangka
"Jangan banyak berfikir,itu seulgi sudah menunggumu dari tadi."
"Seul?untuk apa dia kesini bu?" Tanyaku sambil menatap netra ibuku sangat amat serius sekali.
(woi pemborosan kata)
"Jangan bodoh kamu nak,masa sama calon istri sendiri pura-pura lupa" Ibuku malah terkekeh dan membuatku semakin bingung
------
Bagaimana tidak hatiku lebur.
Ibuku memang tahu aku akan menikah,tapi bukannya lee fanya,tapi malah kang seulgi
Bagaimana aku tidak geram mendengarnya,bahkan aku menggangap seulgi sebagai adikku sendiri,tidak lebih.
Tadi saat dirumah,ibu banyak berbincang mengenai kebutuhan pernikahan lah,gaun gaun,dekorasi dan apalah itu aku tidak terlalu peduli karena masih sibuk bergulat dengan pikiranku sendiri
Tuhan,mana mungkin aku akan menentang keinginan ibuku,mana mungkin aku tega membuatnya kecewa,mana mungkin aku merusak kebahagiaanya
Jika ini garis hidupku,aku akan melewatinya.Tapi yang kutakuti,adalah wanita yang baru baru ini populer di otakku akan tahu.Aku tak ingin jika ia terlonjak kaget dan hatinya hancur berkeping-keping setelah tahu apa yang harus aku jalankan,
menikahi seulgi
bukan dirinya
Tak apa jika ia akan membenciku selamanya,tapi tolong jangan buat ia terpuruk sampai acuh kepada dirinya sendiri.
Pernikahanku 2 hari lagi,hal sama yang sebenarnya akan aku lakukan bersama kekasihku.
"Ahhh terpaksa aku harus pasrah,aku harus berani mengutarakan yang sebenarnya sebelum terlambat waktunya"
"Akan kuhubungi jungkook,aku tidak berani datang sendiri menemuinya esok"
-----
Pagi yang cerah
Mentari yang indah
Menghangatkan tubuhku
Namun belum bisa membinasakan kegugupanku
"Ambil napas dulu hyung,jangan grogi,rileks"
"Tak bisa lah!ini menyangkut hidup dan mati" Ucapku penuh emosi kepada jungkook "jelas aku tidak bisa untuk biasa saja.Apalagi hari ini aku harus melepaskan dia demi ibuku"
"Yasudah sana,aku tunggu diluar gerbang!" Pinta jungkook juga tersulut emosi
Tatapan jimin terhenti setelah melihat orang yang akan ia temui waktu ini,insan yang sangat ia sayangi
"Fan" Akhirnya aku bisa bicara juga
"Eehh anu,aku keluar gerbang dulu ada telepon dari reessa" Alasan irana untuk menghindari nyamuk nyamuk yang akan membuatnya risih.
Memang dari kemarin irana yang menemani fanya semalaman hingga hari ini
"Fan"
"Aku mau mengatakan sesuatu"
"Aku mohon maafkan aku dulu"
"Aku mohon jangan terluka meskipun itu sangat membuat hatimu teriris"
-----
Disisi lain,irana prov
Ihh sebel aku,daripada jadi obat nyamuk mending aku keluar gerbang aja.
Aku berlari secepatnya sampai sampai terjatuh tepat di depan gerbang.
Satpam tidak ada,fanya sibuk pacaran
Lututku perih sekali,ini akibatnya terlalu ceroboh.
"Mangkanya hati-hati,jangan pakai pakaian yang minim juga" Ucap seseorang yang membantuku berdiri
Aku samar-samar pernah tau suara ini
Saat aku mendongak,
"Hahhh jungkookiee"
Brukkk
Aku terjatuh kembali,
Sangat ceroboh memang
"Baru saja kubilang hati-hati,lihat lututmu semakin luka kan nanti" Ucanya sambil mengulurkan tangannya padaku dan aku menerimanya
Hening beberapa lama
Aku hanya menatap jalanan saja,sibuk dengan pikiran dan hatiku sendiri
Jungkook dari tadi memperhatikanku,tapi aku mencoba untuk diam dan berteriak dalam hati saja
Sungguh,janji fanya terbukti
Ini asli bukan hanya layar kaca
Ini nyata bukan halusinasi semata
"Eumm,siapa namamu"
"Halo?"
"Apa kau dengar aku?"
"A-ah iya ke-kenapa?" kali ini aku menyautinya saking tidak fokusnya
"Aku bertanya,kau siapa?"
"O-oh aku jeon irana,ehh anu ma-maksudku bae irana.Aku sohibnya fanya,kekasih hyungmu itu"
Bodoh kau irana,terbata-bata kalimatmu,aku mengumpat dalam hati sambil menggaruk leherku
"Ouhh nama yang cantik,ngomong-ngomong kau akan datang ke pernikahan jimin hyung?"
"I-iya kan aku yang akan merias fanya"
"Tapi,jangan kaget."
"Ke-kenapa?" Kali ini aku beranikan untuk menatapnya
"Jimin hyung akan menikah dengan seulgi noona,bukan lee fanya" Ucapnya dengan hati-hati
Serasa ditusuk berbagai duri,terlonjak kaget aku mendengarnya
"Maka dari itu dia sekarang datang,untuk menjelaskan semuanya"
-----
Fanya prov
Sudah kubilang kan,aku selalu ada saja cobaan.
Dari ibu kandungku,ibu angkat ku,masa depanku dan juga mimpi ku.
Aku telah kehilangan semuanya,hambar terasa
Haluan yang kurakit semenjak ia beri kepercayaan hingga kepastian terhadapku hilang seketika.
Kuingin lampiaskan segala sakit yang kurendam dalam hati ini
Pangeranku,
Sebenarnya apa maumu
Kenapa mempermainkanku
Kau pernah membuatku tertawa
Sampai hingga kau membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya
Kau merusak segala kehidupanku karena kedatanganmu
Kau membuat bulu kuduk ku membeku setelah melihatmu
Aku pernah membencimu kala itu,namun cintaku lebih menang saat itu
Apa kau tak tau bagaimana sulitnya membuang memorimu dalam ingatanku!?
Apa kau pikir itu mudah dan aku dengan senang hati menerimannya?
Tidak,
Dari lubuk dalamku mengatakan aku sangat sangat mencintaimu,
Namun kini kau bukan lagi milikku,
Genggaman erat darimu bukan lagi keharusanku
Aku rela mengikhlaskan dirimu asal senyuman selalu terukir padamu
Ini memang sulit,tapi aku harus melewatinya
Hidup bukan hanya tentang seseorang,tapi banyak orang
Tidak ada lagi siapapun dalam hidupku,terkecuali sahabat yang setia mendampingiku
Entah aku tak tahu betapa rapuhnya aku saat aku kehilangan salah satu.dari satu mereka itu
Aku tak sanggup,
/uljng2k18
KAMU SEDANG MEMBACA
My Prince; Pjm
Romance[END] bahkan sebuah keajaiban mampu mewarnai khayalan yang mungkin tak nyata bagimu. dengan aku disini,army mu.. 오빠힘내요♡⃛
