part 5 ~ Black Swan

206 21 0
                                        

Jimin mendengar suara seseorang yang menangis. Emosi orang itu begitu acak bahkan rasa sakit, sedih, dan marah menjadi satu.

Perasaan itu tentu saja membuat jimin berteriak sakit pada kepalanya. Bahkan yoongi yang terkenal datar pun langsung dengan sigap mendekati jimin.

"Akh"

Semua orang menatap jimin binggung bahkan loona dan lisa juga menatap mereka binggung.

"Waeyo jim" tanya hoseok yang duduk disebelah jimin

"Appo hyung" adu jimin meremat rambutnya kuat

"Yeoja itu" ucap jimin yang tak di mengerti mereka

"Yeoja nugu" jin tak mengerti ada apa ini

'Apa mungkin yang dimaksud eacha, jimin hyung kan seorang empath' batin jungkook didengar yang lain

"Yoongi bawa jimin ke uks, taehyung cari lokasi dimana dia sekarang. Jungkook kau ikut taehyung cepat" perintah jin membuat mereka langsung bergegas

Yoongi berlari dengan jimin yang dipapah olehnya dibantu hoseok. Taehyung dan jungkook langsung berlari sedangkan jin dan namjoon menuju ruang kelas.

Taehyung mencari dengan kekuatannya dimana eacha berada, wajahnya begitu serius bahkan jungkook masih mengikutinya.

"Dimana hyung" tanya jungkook membuat taehyung menatapnya sebentar

"Toliet dekat kelas" ucap taehyung membuat mereka langsung berlari kesana

Sampainya ditoilet mereka terhenti, bukan karena apa tapi itu toilet yeoja. Gila aja jika dia masuk kesana.

"Gimana hyung" ucap jungkook menatap tanda yeoja di depan toilet

"Jungkook cepat menyamar" sahut taehyung cepat membuat jungkook sadar akan kekuatannya

Dengan cepat jungkook merubah dirinya menjadi yeoja dan langsung masuk ke dalam toilet. Disana dia hanya melihat satu toilet saja yang tertutup membuat jungkook dengan cepat membuka kasar toilet itu.

Wajah terkejut eacha membuat jungkook menggaruk tengguknya sebentar. Tatapan jungkook jatuh pada jaket eacha yang basah dan aroma amis darah membuat jungkook sadar.

'Cepat kook'

'Hyung, lukanya terbuka lagi'

'Buat dia pingsan'

"Apa yang kau lakukan" tanya eacha meremat tangan kirinya kuat

Jungkook menghela nafas lalu meniup pelan mata eacha membuat eacha pingsan.

'Hyung bantu aku'

'Yak, kau itu bisa mengangkatnya sendiri kook'

'He..maaf hyung aku lupa'

Jungkook menggendong eacha sampai diluar toilet dia merubah dirinya menjadi seorang namja lagi membuat taehyung mengikutinya dari belakang.

Wajah semua siswa siswi disana terkejut melihat seragam putih jungkook berwarna merah darah. Apalagi dengan tangan kanan eacha yang memiliki bekas darah.

Taehyung yang sadar itu hanya bisa diam sampai di depan ruang uks dia melihat dua yeoja berlari menuju dirinya.

'Haduh, mereka kan aku lupa'

"Apa eacha yang kalian bawa" tanya lissa khawatir akan keadaan sahabatnya

Taehyung hanya mengangguk membuat lissa dan loona menuju pintu uks namun ditahan oleh jin dan namjoon yang berada tepat dibelakang mereka.

"Mwo?" tanya loona dan lissa bersamaan

"Kumohon jangan masuk, biarkan kami yang merawatnya kali ini" ucap namjoon membuat lissa marah

"Yak, siapa kalian yang melarang kami untuk melihat sahabat sendiri" teriak lissa membuat loona meremat pakaian lissa

Lissa menoleh melihat loona yang terlihat ketakutan bahkan lissa sadar mereka menjadi bahan tontonan kali ini.

"Kami memang anak baru yang tidak mengenal kalian tapi kami tau siapa eacha dan kenapa dia menjadi seperti ini, bisakah kau percaya pada kami sekarang" ucap jin membuat lissa menatap jin menyelidik

"Setelah ini kami akan menjelaskan semuanya padamu" ucap jin lalu mendekatkan bibirnya pada telingga lissa "aku tau kau bisa membaca pikiran dan aku tau kau sudah membaca pikiran kami sekarang" lanjut jin membuat lissa terkejut

"Bagaimana bisa kau tau" sahut lissa yang masih terkejut

"Kau akan tau nanti" ucap jin masuk ke ruang uks yang diikuti taehyung dan namjoon

Di dalam ruang uks terdapat jimin yang sudah lebih baik. Namun berbeda dengan hoseok dan jungkook yang hanya bisa diam melihat yoongi menyembuhkan luka eacha.

"Ini gawat" ucap yoongi menyudahi acara menyembuhkan luka eacha

"Waeyo yoon?" tanya jin membuat yoongi meremat tangannya kuat

"Lukanya tak bisa tertutup, healingku tak mempan pada tubuhnya" ucap yoongi membuat semuanya terkejut

"Kenapa bisa" kaget jimin mendekati yoongi

"Aku tak tau, tapi ada yang aneh dengan tubuh eacha" ucap yoongi menatap eacha yang masih pingsan

"Aku hanya bisa menghentikan pendarahannya saja" lanjut yoongi membuat namjoon menghela nafas

"Sepertinya dugaanku benar tubuh eacha tak mampu di sembuhkan oleh kita para malaikat tapi hanya bisa sembuh dengan sendirinya" ucapan namjoon membuat semua orang binggung maksudnya

"Eacha bukan seperti kita, dia memang archangel tapi dia berbeda dari kita.

Dia memiliki keistimewaan sendiri, seperti lukanya sekarang jika dia menginginkan kesembuhan makanya lukanya akan sembuh tapi jika dia menginginkan yang sebaliknya maka yang terjadi juga sebaliknya.

Lukanya tak bisa sembuh jika dia tak ingin sembuh" penjelasan namjoon membuat mereka terkejut jadi memang ada kekuatan yang seperti itu ya

"Dia disebut self healer oleh kalangan kita" lanjut namjoon membuat jimin menyentuh kepala eacha

"Apa yang kau lakukan jim" ucap yoongi membuat jimin tersenyum

"Sekarang tugasku membuatnya untuk sembuh

Jimin menarik nafas lalu mulai masuk kedalam pikiran eacha. Yang dilihat jimin sungguj berbeda dari yang lain disana hanya ada kegelapan tanpa cahaya sedikitpun.

"Tempat ini" ucap jimin terkejut dengan keadaan sekitar yang sungguh gelap

Tapi disana dia melihat sesuatu yang aneh.

"Mawar hitam"





TBC
Akhirnya aku up, kalian pada nunggu kan. Haduh udah berapa bulan aku gak up kalian kangen sama aku gak.

He..he.., gak penting ya

Selamat membaca oke

Seven Guardian Angels (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang