part 20 - Singularity

110 16 0
                                        

Jimin menatap eacha yang terlihat ketakutan, baru sekarang dia bisa melihat wajah eacha yang berbeda dari biasanya. Mungkin memang benar jika rahasia pasti akan terjaga rapat rapat asal dia tak membocorkannya pada orang lain.

Tapi kalian perlu tau rahasia eacha adalah rahasia dibalik takdirnya takdir yang akan selalu menghampirinya walau dirinya sudah pergi sejauh apa pun.

Mereka baru saja sampai di langit pertama. Tempat dimana yang hanya ada sungai kecil disana. Disana eacha langsung menurunkan tubuhnya dia tak ingin ada seorang malaikat yang melihat bentuk sayapnya.

Dia tak ingin semua orang menganggapnya sebelah mata. Eacha langsung menghilangkan sayapnya membuat jimin ikut turun menatap eacha butuh Mereka baru sajapenjelasan.

"Kenapa?" tanya jimin menghampiri eacha yang terlihat ketakutan

"Sampai disini kita jalan saja ya" saran eacha

Jimin yang mengerti mulai mengangguk walau dia tau jarak langit pertama dengan gerbang langit dua sangat jauh.

Mereka mulai berjalan beriringan sesekali jimin berharap semoga mereka cepat sampai. Mereka masih tak menyadari bahwa yoongi masih mengikuti mereka. Bahkan yoongi juga ikut menjadi manusia kembali.

'Mereka pikir akan berapa lama mereka berjalan seperti itu' batin yoongi menggeleng pelan akan keinginan eacha yang tak masuk akal

Yoongi yang mulai tak tahan langsung merubah dirinya menjadi angel kembali dan menghampiri mereka yang terlihat sudah lelah berjalan selama setengah jam.

"Kalian pikir dengan berjalan kalian bisa sampai dengan cepat" ucap yoongi menatap jimin dan eacha yang terlihat terkejut

"Yoongi hyung" ucap jimin dengan wajah yang terlihat panik

Yoongi menyeringai menatap eacha yang sudah menunduk takut jika sekarang dirinya akan dibedakan.

"Sepertinya kau perlu menjelaskan siapa dirimu" ucap yoongi menghampiri eacha yang menutup matanya rapat rapat

Jimin menahan yoongi yang ingin menyentuh tangan eacha bahkan jimin menatap penuh mohon pada yoongi yang seperti ingin memakan eacha hidup hidup.

"Cukup hyung, aku mohon jangan memperkeruh suasana" sahut jimin menatap yoongi

Yoongi diam menunggu reaksi jimin selanjutnya. Menatap jimin yang tengah menenangkan eacha yang masih diam di tempatnya.

Eacha menghela nafas kasar menatap yoongi takut takut bahkan dirinya mengabaikan jimin yang mencoba membawanya pergi.

"Kau yoongi bukan" ucap eacha menarik tangan jimin supaya dapat menatap wajah yoongi dari dekat

"Sepertinya kau sudah lihat wujudku" lajut eacha membuat yoongi menyeringai

"Bagaimana jika kau ikut dengan kami" raut wajah jimin berubah total menatap eacha tak percaya

Sedangkan yoongi terlihat senang mendengar ajakan eacha yang seakan memperbolehkan dirinta tau segalanya.

Eacha ingin melangkah pergi namun ditahan oleh yoongi yang mengeluarkan wujud angelnya. Sayap putih bersarnya dengan sinar hitam yang menyelimutinya membuat eacha binggung.

"Lebih baik jika kau aku gendong" saran yoongi membuat eacha terdiam menatap jimin yang juga ikut terkejut

"Hyung kau tak ingin membawa eacha  ke tempat yang lain bukan" ucap jimin setelah sadar dari keterkejutannya

Yoongi menggeleng menatap eacha meminta persetujuan namun gadis itu bahkan masih diam di tempatnya.

"Besok kau baru sampai di gerbang kedua jika berjalan" ucap yoongi membuat jimin mengangguk setuju

Memang jika mereka berjalan baru besok mereka sampai di gerbang kedua. Belum lagi mereka harus ke langit ke tujuh yang pasti akan mengahabiskan waktu hampir seminggu.

"Bagaimana?" ucap yoongi memberikan tanganya di depan eacha yang menatap ragu uluran tangan itu

Akhirnya eacha mau menggapai uluran tangan yoongi karena mengingat jika mungkin jimin akan kecapean jika mengikuti caranya yang harus berjalan.

Setelah dirasa eacha siap di gendongan yoongi, jimin langasung merubah dirinya menjadi angel. Bersiap terbang bersama yoongi membelah langit pertama.


















Entah apa yang tengah yoongi lakukan tapi hoseok benar benar menunggu hyungnya itu kembali dari acara membuntuti jimin. Entah jimin yang memang bertemu dengan ayahnya atau dia bertemu dengan eacha membuat hoseok penasaran.

Selain dirinya jin, namjoon, jungkook, dan taehyung juga ikut menunggu kedatangan yoongi. Tidak mereka saja lissa dan loona juga penasaran apa benar jika jimin berbohong.

"Hyung apa kau memikirkan hal sama denganku" ucap hoseok menatap jin yang tengah menggenggam tanganya erat

Namjoon menoleh menatap jin yang terlihat gusar di sebelahnya. Hoseok dan namjoon saling pandang menatap jin yang masih sibuk sendiri dengan pikirannya.

"Entah kenapa perasaanku tidak enak" ucap jin menatap seluruh angel disana

Tak ada yang menyahut mendengar ucapan jin mereka masih menduga duga sekarang. Jadi tidak bisa seenaknya mengatakan sesuatu yang pasti belum benar adanya.

"Maksud hyung" sahut taehyung yang memang tidak mengerti apa maksud hyung tertuanya

"Aku tidak tau tapi akan ada hal yang terjadi nanti" ucapan jin bagai mantra ketakutan bagi mereka

Lissa dan loona yang memang baru angel baru pun sudah tak tau harus beraksi seperti apa melihat wajah ketakutan semua orang.

Sampai sebuah telepati terdengar ditelingga mereka semua.

'Jimin dan eacha akan bertemu artron dan sepertinya dugaanku benar selama ini' hanya itu tapi bisa membuat mereka semua menahan nafas sebentar

Dan seperti penglihatan jin ada hubunganya dengan eacha yang bertemu artron sekarang.

Semuanya akan terungkap dan sekarang semuanya telah dimulai perlahan lahan. Pergian eacha kemarin menjadi bomerang untuk eacha akan rahasianya dan sekarang tinggal bagaimana mereka semua menerima perbedaan eacha.

Perbedaan yang bahkan masih tak pernah dipikirkan oleh seluruh angel maupun demon sekalipun.








TBC

Seven Guardian Angels (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang