Setelah kejadian dimana Saint hampir dicelakai Gulf, Perth semakin perhatian kepada Saint. Beberapa hari ini juga Perth tak pernah absen mengantar jemput Saint. Karena itu juga mereka menjadi semakin dekat
Seperti hari ini.....
Saint sedang mondar mandir di kamarnya sampai membuat Perth jengah.
"Sebenarnya dari tadi, kau sedang mencari apa Saint?", tanya Perth sambil memandang Saint lelah
"Sekarang saat nya aku ganti sikat gigi Perth, tapi aku sudah mencari nya di semua tempat, tetap tidak ada. Padahal seingatku, aku menyimpannya di laci kamar mandi. Apa kau tahu dimana sikat gigiku Perth?", tanya Saint pada Perth
Perth langsung terkejut "Maaf Saint, apa sikat gigi yang kau cari berwarna kuning?", bukannya menjawab, Perth malah bertanya balik pada Saint
Saint mengangguk "kau tahu Perth? Dimana?" Perth menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"a..anu.. Maafkan aku Saint. Sikat gigimu a...aku yang pakai"
Sudah bisa dibayangkan seberapa dekat mereka sampai Perth berani memakai sikat gigi milik Saint😁
Saint hanya mampu melongo mendengarnya. Masalahnya itu sikat gigi terakhir yang ia punya. Sikat giginya yang sekarang juga sudah mulai mengembang.
"Maaf Saint, aku akan membelikanmu sikat gigi baru"
"Eung... ah kalau begitu tak apa Perth. Sekarang aku pakai sikat gigi yang lama dulu saja", balas Saint
"Kalau begitu, sekarang kau cepat mandi. Setelah itu kita pergi membeli sikat gigi untukmu dan sepertinya aku juga perlu membeli parfum baru", kata Perth sambil mendorong Saint ke kamar mandi🌚
Ngga kok mereka belum ngapa ngapain😀
👦👦
Akhirnya berujung dengan mereka yang pergi ke pusat perbelanjaan Bangkok yang sebenarnya cukup jauh dari dorm mereka
Perth mah sukanya modus🌚
Setelah berkeliling untuk mencari sikat gigi kuning milik Saint, sekarang mereka pergi ke stan parfum yang biasanya dipakai Perth.
Karena sedikit bosan menunggu, Saint akhirnya juga berkeliling sendiri melihat-lihat parfum.
Matanya menangkap sebuah parfum berwarna baby blue. Ia menghirup sedikit ujung spray parfum itu. Bubble gum. Ia sangat suka bubble gum
"Ehm.. aromanya segar sekali", gumam Saint
"Mau itu?" Ucap Perth tiba-tiba yang tentu membuat Saint terkejut
"A..ah tidak. Aku hanya mencoba untuk tahu aromanya", Saint langsung mengembalikan parfum yang ia pegang ke tempat semula.
Namun, sebelum itu Perth menahan tangan Saint.
"Aku akan membelikannya untukmu", ujar Perth sambil mengambil parfum dari tangan Saint dan beranjak menuju kasir untuk membayar parfum itu sekaligus parfumnya.
"Aku tidak terlalu membutuhkan parfum itu Perth", jelas Saint karena ia sempat melihat harga pada parfum yang tidak bisa dibilang murah.
"Aku hanya ingin membelikanmu ini Saint", sanggah Perth
Baru saja Saint ingin membuka mulut tapi...
"Kau jangan banyak bicara! Ayo ikut denganku", sela Perth sambil menarik tangan Saint.
👦👦
Mereka jalan-jalan sampai lupa waktu. Mulai dari bermain di timezone, menonton film, dan sekarang mereka sedang makan malam.
Makan malam berlangsung tenang. Tidak ada yang memulai pembicaraan diantara mereka.
Tiba-tiba
"P'Perth!!!"
------------
Kira-kira siapa ya yang manggil Perth?
Tunggu kelanjutannya ya
Jangan lupa vote, kalau perlu komen ya😍
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE SLAVE "PerthxSaint"
Fanfiction~FULL RELEASED~ Berawal dari kebetulan.... Menemukan arti dari sebuah cinta yang sebenarnya... ReggnaP
