Merasa ada yang memanggil, Perth menolehkan kepalanya ke sumber suara begitu juga Saint.
Mata Perth langsung memanas saat tau siapa yang memanggilnya.
Seseorang yang memanggil Perth tadi berlari kencang menghampiri mereka berdua.
Ia langsung menubrukkan badannya pada Perth yang tinggi badannya hanya sebatas hidung pria yang kita sendiri tidak tahu itu siapa.
Perth membenci pelukan ini, benci dengan aroma ini, benci pada suaranya, wajahnya, ia sangat benci pada semua yang dimiliki pria ini.
Perth berusaha mendorong pria ini dengan kasar sampai akhirnya ia berhasil lepas.
"Apa lagi maumu Mark?", bentak Perth
Ooo... jadi namanya Mark
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku merindukanmu. Aku mencintaimu P'Perth. Aku sangat menyesal atas perbuatanku dulu. Aku mencarimu kemana-mana. Akhirnya aku bertemu denganmu disini. Kumohon maafkan aku. Aku ingin kembali seperti dulu P'Perth. Aku ingin kita menjalani hari bersama seperti dulu. Kumohon kembalilah padaku!" Pinta mark dengan nada memohon sambil memegang kedua tangan Perth
Saint hanya diam sebagai penonton. Ia tetap berusaha mencerna arah pembicaraan mereka.
"Dengan mudahnya kau meminta maaf seperti ini Mark. Setelah semua yang kaulakukan padaku. Setelah kau menghancurkanku. Asal kau tahu saja AKU TIDAK MENCINTAIMU. Jadi sekarang silahkan kau pergi dari sini. Aku tidak ingin membuat keributan denganmu", jelas Perth penuh amarah.
"Kumohon maafkan aku P'Perth. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi", keukeuh Mark
"Aku akan memaafkanku. Tapi tidak dengan kembali dengamu", ucap Perfh
"Mengapa kau tak mau kembali padaku?"
"Aku sudah punya pacar", tukas Perth cepat
Tidak hanya Mark, Saint juga terkejut.
"Siapa?", tanya Mark penasaran
"Dia" dan apa kalian tahu? Dia memegang tangan Saint
"Kenalkan, dia pacarku. Saint"
Saint hanya mampu terkejut dan tak mampu bicara lagi. Ia benar-benar terkejut saat ini.
"Tidak mungkin. Kau pasti berbohong padaku", ucap Mark tak percaya
"Mau kubuktikan?", ujar Perth meremehkan
Mark hanya mengangguk
Dan apa yang setelah itu terjadi?
Perth mendekatkan wajahnya pada Saint dan...
Perth mencium bibir Saint.
--------- Author back nih... maaf ya pendek, belum saatnya