2. {VICTOR = Mereka benar-benar mirip}

28.3K 1.8K 69
                                        

VOTE AND KOMENT SEBANYAK-BANYAKNYA!!!☄️☄️

VOTE AND KOMENT SEBANYAK-BANYAKNYA!!!☄️☄️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalo mukulin orang jangan sampai mati, ingat yang mencabut nyawa bukan kita

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalo mukulin orang jangan sampai mati, ingat yang mencabut nyawa bukan kita."

-Victor Valdes Pradipta

****
V

ictor dan inti Street Tiger yang lain kini berada di markas kebesaran Mortem, geng dari sekolah sebelah, SMA Brajaya.

"Ehh, jagoan dari SMA Perjuangan udah dateng." Kevin menunjuk Victor dengan dagunya, perkataan dari sang Ketua Geng Mortem itu disahut tawa lebih dari lima puluh orang anggota Geng Mortem.

"Gila, mereka banyak banget, apa perlu kita juga bawa anggota yang lain ke sini?" bisik Daniel kepada Venus.

"Haha, tenang aja kok, Bro. Kita ‘kan by one, jadi satu lawan satu." Kevin yang mengetahui kecemasan Daniel langsung menenangkan. “Berhubung gue males berantem, gimana kalo gue wakilin aja sama temen gue?" tawar Kevin.

"Engnggak masalah," jawab Victor.

Satu dari anggota Mortem maju ke depan, Victor hendak maju tetapi Avlino menahan bahunya. Victor yang tidak mengerti hanya menaikkan sebelah alisnya. "Biar gue aja, Bos," kata Avlino, kemudian maju ke depan setelah Victor mengangguk.

Mata elang Adrian memperhatikan gerak-gerik lawan Avlino, sudah sering terjadi di mana Mortem melakukan kecurangan dengan membawa senjata tajam. Jadi Adrian harus tetap berjaga-jaga, siapa tahu Avlino akan dicurangi saat bertarung.

Lawan Avlino, Farel, tampak menyerang terlebih dahulu, tak mau kalah, Avlino balas menendang kaki Farel sehingga Farel sedikit kehilangan keseimbangan. Adegan baku hantam terus terjadi, hingga akhirnya Farel terbaring lemah dengan Avlino yang memukul di atasnya secara membabi buta.

"No! Kalo mukulin orang jangan sampai mati, ingat yang mencabut nyawa bukan kita." Perkataan Victor biasa tetapi menusuk bagi semua anggota Mortem terutama Kevin.

"Yang mencabut nyawa emang bukan kita, tapi yang nganterin nyawa dia ke depan malaikat ya kita," kata Venus yang di angguki Daniel yang berdiri di sampingnya.

VICTOR (Selesai)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang