Pagi itu Wonwoo terbangun lebih dulu, ia membuka matanya dan melihat wajah Mingyu berada dihadapannya, mereka tidur dalam posisi berhadapan satu sama lain.
Wonwoo lebih dulu beranjak dari kasurnya, membersihkan dirinya sebelum memulai aktivitas rutin yang ia lakukan setiap pagi.
Saat Wonwoo tengah sibuk dengan aktivitas didapur, Mingyu keluar dari kamarnya sudah dengan pakaian yang rapi kecuali dasi tentunya.
"tidak membangunkan Taehyung?" tanya Wonwoo saat menghampiri Mingyu dan menyimpulkan dasi dileher pria yang lebih tinggi darinya itu.
"dia akan bangun sendiri, biasanya dia akan bangun lebih siang"
"kau ingin kopi atau teh?" Wonwoo telah selesai dengan dasi Mingyu, ia berjalan kemeja dapur dan menyiapkan minuman untuk Mingyu.
"Teh saja, kau masak banyak lagi pagi ini?" Mingyu duduk dikursi meja makan, makanannya sudah disiapkan Wonwoo begitu Mingyu keluar dari kamarnya tadi, ia mulai menyendokkan suapan demi suapan kedalam mulutnya.
"karna ada sepupumu jadi aku masak lebih banyak, aku tidak tahu seleranya" Wonwoo duduk dihadapan Mingyu dan meletakkan cangkir teh didepan pria itu.
Setelah Mingyu berangkat bekerja, Wonwoo kembali disibukkan dengan membersihkan peralatan makan, tak sadar dengan kehadiran seseorang dibelakangnya.
Sruk sruk
"apa yang kau lakukan?" Wonwoo terkejut begitu merasakan ada orang yang mengelus sayapnya, ia menoleh cepat kearah orang itu.
"kenapa sayapmu berbeda dengan milik temanmu?"
"sama saja tidak ada yang berbeda"
"jelas berbeda, sayapmu berwarna kecoklatan dibagian ujungnya, hm.. ini terlihat seperti daun yang layu?"
"berhentilah Kim Taehyung, menyingkirlah kau menghalangiku" Wonwoo mendorong tubuh Taehyung kesamping, ia meletakkan beberapa piring didalam lemari dan Taehyung berdiri disamping lemari itu.
"aku yakin kau punya tujuan datang kemari" Taehyung hanya berdiri dibelakang Wonwoo dan melihat gerak gerik Wonwoo "katakan padaku apa tujuanmu!"
"itu bukan urusanmu, jika kau lapar kau bisa mengambil makanan sendiri, aku ingin istirahat" Wonwoo selesai dengan kegiatannya lalu pergi secepatnya kekamar Mingyu dan mengunci pintu agar Taehyung tak bisa mengusiknya.
"bisakah kusebut sayapnya rusak, lalu dia jatuh dari langit karna tidak sanggup mengepakkan sayapnya?"
...
"apa? dia mengelus sayapmu juga?" Jisoo yang berjalan disamping Wonwoo terkejut mendengar cerita Wonwoo "bukankah dia membahayakan untuk kita?" tanya Jisoo kembali "dia bahkan bisa melihat sayap kita, siapa orang itu sebenarnya?"
"aku tidak tahu, dia bisa saja membongkar identitas kita"
"tapi siapa yang akan percaya padanya? kurasa tidak ada"
"disini tempatnya" Wonwoo tiba-tiba berhenti disebuah jalan, jalan yang ramai dilewati orang-orang, jalan yang membuatnya hampir bertemu dengan pemilik emblem itu.
"disini ya? baiklah brarti hari ini kita akan menunggu orang itu melewati jalan ini lagi bukan?" Jisoo mengarahkan pandangannya kesana dan kemari, mencoba mencari cahaya kecil yang dipancarkan emblem.
"oh itu ada gedung yang lumayan untuk memantau, aku akan disana saja, kau tetap disini" ucap Jisoo lagi, Wonwoo hanya membalas dengan anggukan, lalu Jisoo berjalan menuju gedung itu dan duduk diatasnya mengawasi orang-orang dari atas sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
White Angel
FanfictionWARNING 21+ BOY X BOY TIDAK SUKA JANGAN BACA!!! Jeon Wonwoo adalah seorang malaikat, ia ditugaskan menyatukan potongan emblem yang merupakan simbol takdir cinta manusia, yang membuatnya harus bertemu dengan seorang pria bernama Mingyu pemilik salah...
