Part 8 🍂

684 148 11
                                        

Happy Reading ❤️

"Lo semua belum pesen makanan?" Tanya Faisal.

"Belum lah bos kita semua nunggu lo dateng dulu," ucap Aldi.

"Nunggu gue?" Tanya Faisal.

"Iya lah, kita mah nunggu lo dateng dulu baru pesen makanan. Apalagi gue disini orang yang paling setia nunggu ko bos," Aldi berceloteh dengan menepukkan tanggan nya ke dada.

"Alah tai lo, lo paling setia nunggu si Faisal? tadi gue denger ada orang yang ngedumel panjang lebar ya, "ucap Raka dengan melirik sekilas ke Aldi.

"Siapa yang ngedumel panjang lebar? Gue gitu maksud lo?" Kesal Aldi.

"Perasaan gue gak nuduh lo, Lo nyadar ya?mangkanya jadi orang itu jangan caper deh."Ucap Raka.

"Caper apa sih lo? Gue cuma---, " Aldi berfikir untuk menghindari tuduhan Raka yang sebenarnya memang ditunjukkan kepada Aldi.

"Cuma apa? Lo mau ngelak hah?" Ucap Raka memojokkan Aldi yang selalu membuat dia naik pitam.

"Lo mah gak di sekolah gak dirumah ribut mulu! Sekarang mau ribut lagi hah? Cuman gara-gara hal sepele doang? Ayo lah kita kan udah lama bertemen. Jangan dikit-dikit debat, dikit-dikit ribut sekalian aja baku hantam lo berdua!" Panjang lebar Daniel menjelaskan yang membuat ia pusing dengan kelakuan teman-teman nya ini.

"Kita gak lagi debat Dan, cuman adu mulut doang." Polos Aldi yang membuat para teman-teman nya ingin menguburkan nya hidup-hidup.

"Au ah gelap," ucap Daniel terlanjur kesal.

"Lah emang gelap kan,sekarang kan malem ya pasti gelap. Kecuali pagi atau siang itu pasti terang," Mereka semua sudah tidak kuat dengan kelakuan teman nya yang satu ini.

"Udah?" Tanya Faisal.

"Udah apa? Kan gue gak ngelakuin apa-apa?" Tanya Aldi.

"Udah ngedongeng nya?" Alis Faisal terangkat satu.

"Lah siapa juga yang ngedongeng, gue kan lagi ngomong?" Bingung Aldi dan melihat semua teman-temannya memandangi nya dengan tatapan yang menurut ia menyeramkan.

"Mba," panggil Faisal kepada waiters.

"Iya mas? Bisa saya bantu?" Tanya waiters itu dan ia langsung terpukau melihat ketampanan Faisal dan ia masih tidak sadar bahwa Faisal dari tadi memanggilnya.

"Mba,"

"Eh iya mas, mau pesen apa?" Tanya waiters tersebut tersadar dari lamunannya.

"Lo bengong ya?ngapain aja dari tadi? Gue dari tadi ngomong panjang lebar tapi lo gak dengarin gue? Gak becus banget sih?" Marah Faisal karena waiters ini tidak mendengarkan nya saat ia sedang memesan makanan dan minuman nya.

"Ma... ma... maaf mas," waiters lalu menundukkan wajahnya karena takut melihat Faisal.

"Apa sih lo cuman gitu doang udah marah, kasian kan dia sampe ketakutan gitu." Ucap Daniel mengingatkan.

"Terserah,"

"Yaudah mba saya pesen steak kentang nya 2, cheese cake nya 1, spaghetti nya 1 trus minuman nya saya pesen orange juice nya 2, chocolate milkshake 1, Sama lychee tea nya 1." Ucap Daniel perwakilan memesankan makanan dan minuman yang akan dipesankan.

"Saya ulang ya mas, steak kentang nya 2, cheese cake nya 1, spaghetti nya 1 Dan minuman nya orange juice 2, chocolate milkshake nya 1 Sama lychee tea nya 1, Ada lagi mas?" Tanya waiters tersebut sopan.

"Gak ada mba,"

"Baiklah, tunggu sebentar ya mas." Waiters tersebut langsung berjalan dan sebelum itu mengucapkan permisi terlebih dahulu.

Mereka sedang asik mengobrol dan tidak lama pesanan mereka datang dan menyajikan di meja mereka.
"Maaf mas pesanan sudah siap untuk dihidangkan," ucap waiters

"Iya terima kasih,"

Setelah percakapan itu, waiters itu pun pergi. Mereka berempat sangat menikmati makanan itu apalagi Aldi yang terlihat seperti orang kelaparan yang membuat teman-teman nya geleng-geleng kepala.
"Al lo berapa hari gak makan sih?" Ucap Raka.

"Lo ngomong sama gue?" Sinis Aldi.

"Iya iya lah gue ngomong sama lo, makan kok kayak orang kelaperan si?berapa hari lo gak makan? Apa emak lo gak kasih lo makan?" Raka heran melihat Aldi makan seperti kerasukan setan apa dia gak dikasih makan ya ama emak nya gara-gara sering jailin tuh emaknya.

"Gue biasa aja emang gue kenapa?" Aldi malah tanya balik.

"Tau ah, ngomong ama lo gak nyambung. Mendingan gue lanjut makan aja lah,"

"Yaudah, terserah lo itu mah gue juga gak rugi tuh," Aldi memeletkan lidahnya kepada Raka.

Pertemuan ini sangat lah cepat, tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 21:25. Mereka akhirnya menyudahkan pertemuan mereka kali ini, karena Faisal juga sudah janji kepada orang tuanya untuk tidak pulang malam karena besok mereka masih sekolah.

"gue duluan ya?" Tanya Daniel.

"Iya," serempak mereka menjawab.

"Gue juga duluan ya, jangan kelayapan lo besok masih sekolah," ucap Raka.

"Gue langsung pulang kok, emang lo?" Kesal Aldi.

Tinggal Aldi dan Faisal yang masih di dalam caffe tersebut. "Ini yang bayar lo kan Sal?" Was-was Aldi.

"Iya gue yang bayar," ucap Faisal.

"Yaudah gue duluan ya bro, langsung pulang lo jangan ke clubbing dulu nanti lo dicariin emak lo," tawa Aldi pecah setelah mengucapkan itu dan Aldi langsung pulang.

Setelah membayar makanan nya Faisal langsung keluar caffe dan menuju parkiran tempat motornya diparkir. Menaiki motornya dan Faisal langsung memajukan motornya.

                     
Tbc.

MY PERFECT GIRLFRIEND  [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang