[REVISI SETELAH END]
Di dalam sebuah hubungan harus saling percaya satu sama lain. Jika hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka hubungan yang dijalani akan hancur berantakan. Sama halnya dengan hubungan yang satu ini.
Mereka adalah Faisal Putra...
Dan Faisal pun pulang menuju rumahnya. Dia sangat bahagia karena bisa mengetahui tentang Dara ya walaupun hanya baru rumah nya saja. Motor yang dikendarai Faisal sudah sampai di depan gerbang rumahnya.
Tin...tin... tin..
Tak lama kemudian gerbang dibuka oleh pembantu nya itu. Dan gerbang oun ditutup kembali setelah Faisal masuk dan menuju garasi untuk menaruh motor kesayangan nya itu
"Aden sudah pulang?" Tanya Bi Inah "Sudah bi," jawab Faisal.
"Kok pulang nya sore den?" Tanya kembali bi Inah.
"Tadi nganterin temen saya dulu," jawab Faisal.
"Temen nya cewe apa cowo,Bibi penasaran deh," ucap bi Inah.
"Ada bi, bibi kepo deh." Ucap Faisal dengan tersenyum.
Bi Inah ini memang sudah dekat dengan Faisal. Bi Inah bekerja dari Faisal masih kecil sampai sekarang, dia merasa senag bekerja ditempat sekarang ini karena majikan nya ramah dan baik.
"Assalamualaikum mah pah," ucap Faisal.
"Wa'alaikumsalam, kok baru pulang sih?" Ucap Mamah.
"Iya, kamu dari mana aja jam segini baru pulang?" Tanya papah.
"Tadi tuh aku nganterin temen aku dulu mah pah," jawab Faisal
"Temen? Cewe apa cowo?" Tanya mamah heboh.
"Emmm.... kasih tau gak yahh," jahil Faisal.
"Ahh kamu mah main rahasia-rahasiaan sama mamah," mamah langsing memberikan muka murungnya.
"Gak mau dikasih tau ahh.... pasti mamah heboh dehh," ujar Faisal.
"Oke kalau gak mau dikasih tau, mamah akan potong uang jajan kamu 50%. Apa kamu mau uang jajan kamu mamah potong?" Ucap mamah dengan senyum pernuh arti.
"Yah mamah mah kok pake uang jajan sih..... gak adil tau, yang lain kek?" Faisal dengan wajah cemberut.
"Yaudah mamah ambil semua atm kamu dan motor kamu mamah sita, mau kayak gitu?" Ucap mamah santay.
"Kok nambah parah sih? Yaudah yaudah nanti aku kasih tau dehh.Tapi uang jajan aku kembali seperti semula, motor aku jangan disita dan atm aku jangan disita juga oke?" Ucap Faisal.
"Itu urusan gampang, yang penting kanu kasihtau mamah ya?" Ucap Mamah.
"Iya mah, yaudah Faisal mandi dulu ya udah gerah nih." Ucap Faisal berjalan menuju tangga.
"Yaudah mandi sana," ucap Mamah.
Disisi lain papah Faisal yang melihat perdebatan antara istri dan anak nya hanya tersenyu saja karena tingkah mereka. "Gue mandi dulu ah, udah gerah nih badan." Ucap Faisal berjalan menuju kamar mandi.
Waktu menunjukkan pukul 16:45 dan Faisal baru selesai mandi. Setelah itu Faisal mengambil pakaian nya dilemari. Faisal mengenakan pakaian rumahan yang menurut ia nyaman dipakai.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah semua nya beres Faisal turun ke lantai bawah untuk menemui kedua orang tuanya. Tetapi setelah Faisal sampai du lantai bawah, tapi kok sepi? Kedua orang tuanya pergi kemana? Batin Faisal. Tiba-tiba ada bi Inah yang datang, dan Faisal pun kaget karena bi Inah datang tiba-tiba. "Aden lagi apa? Kok kayak lagi kebingungan?" Tanya bi Inah tiba-tiba.
"Astagfirullah, bibi bikin aku kaget aja sih! Lagian juga bibi ngapain disini?" Tanya balik Faisal.
"Lah bibi ngeliat aden kayak kebingungan, trus bibi samperin deh aden." Ucap bi Inah.
"Bi, mamah sama papah kemana ya? Kok aku gak ngeliat mereka sih?" Tanya Faisal kebingungan akan kedua orang tuanya.
"Ouh aden bingung kayak gitu tuh lagi nyari tuan sama nyonya toh," ucap bi Inah.
"Iya bi," ucap Faisal.
"Tuan sama nyonya lagi jalan-jalan ke taman den, emang kenapa ya?" Ucap bi Inah.
"Ouh gitu," ujar Faisal.
"Eh iya, aden kan belum makan siang ya tadi? Mau bibi masakin apa?" Tanya bi Inah.
"Aku mau makan sama sup ayam dan udang kentang balado bi," ucap Faisal.
"Yasidah aden tunggu di meja makan dulu ya? Bibi mau masak dulu ya den?" ucap bi Inah berjalan menuju dapur.
Setelah lama menunggu, akhirnya masakan yang bi Inah sudahs selesai dan bisa dihidangkan. "Nih den sudah selesai makanan nya," ucap bi Inah.
"Emm wanginya enak banget bi, pasti masakannya lebih enak deh." Ucap Faisal.
"Tuh kan enak bi," setelah menyuapi suapan pertamanya.
"Aden mah bisa aja mujinya," bibi senang dengan masakannya.
"Aku beneran loh bi, bibi sudah makan belum?" Ucap Faisal masih dengan mengunyah makanan nya. "Bibi sudah makan kok den," ucap bi Inah.
"Kalau bibi belum makan, sini makan bareng Faisal." Ucap Faisal.
"Sudah kok den, bibi mau kebelakang dulu ya den?" Ucap bi Inah sopan.
"Iya bi," ujar Faisal.
Setelah menghabiskan makanan dan minuman nya, Faisal berjalan menuju ruang keluarga dan menyalakan televisinya. Waktu sudah menunjukan pukul 17:20, tetapi orang tuanya belum pulang juga dan.... "Assalamualaikum," ucap mamah papah barengan.
"Wa'alaikumsalam, mamah sama papah dari mana aja sih? Kok baru pulang?' Ucap Faisal.
"Mamah sama papah itu dari taman, emang buat apa kamu nyari mamah sama papah?" Tanya mamah Faisal.
"Aku malem mau ke luar mah pah," ucap Faisal.
"Emang mau kemana sih?" Tanya papah Faisal.
"Biasa lah pah, mau nongkrong sama temen-temen di caffe." Jawab Faisal.
"Yaudah tapi jangan malem-malem pulang nya ya?" Ujar mamah Faisal mengingatkan.
"Iya mah, aku gak akan pulang malem-malem kok." Ucap Faisal.
"Ke caffe pake pake pakain nya kayak gitu?" Papah Faisal mengangkat alis nya satu.
"Yah gak lah pah, masa iya nanti kegantengan ku turun drastis dong kalau pake pakaian seperti ini." Ucap Faisal percaya diri.
Dan Faisal pun pergi ke dalam kamar nya untuk mengganti pakaian nya. Ia kesal dengan papah nya itu, anak nya ini kan sungguh tampan seperti Justin Bieber. Faisal akan mengganti pakaian nya untuk malam nanti. Setelah mencari dan menemukan pakaian yang cocok untuknya, Faisal lalu mengenakannya.
Dan waktu pun sudah menunjukan pukul 18:35. Faisal pun mengecek handphone nya untuk melihat pesan yang masuk dan ternyata banyak sekali pesan yang masuk.
Pesan masuk: Grup the tampan boys😎:27 chat Grup XII-Mipa 5🤗:22 chat Grup basketball 🏀:52 chat Santi:Faisal aku sayang padamu Ririn:besok ada pr apa? Kekey:malam ini kita makan malam yu berdua saja di caffe kejora?
Sebenarnya masih banyak lagi yang mengirimkan pesan pada Faisal, tetapi Faisal tidak menanggapi itu dengan serius. Dia memencet pesan yang berisi teman-teman nya.