Happy Reading ❤️
Para siswa-siswi senang bukan main karena mereka akhirnya bisa pulang pada siang hari. Apalagi untuk para perempuan pasti mereka akan jalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulling ke rumah mereka.
Akhirnya setelah pengumuman tersebut pada siswa-siswi masuk ke kelas mereka untuk melanjutkan pembelajaran yang ke dua. Dan sama hal nya dengan Faisal dkk dan juga Dara dkk, mereka pergi dari kantin dan masuk ke kelas Mereka. Tetapi sebelum Dara pergi dari kantin, tangan Dara di cekal oleh Faisal.
"Dar," ucap Faisal.
"Iya apa ka?" Tanya Dara dan memulai memanggil Faisal dengan sebukan ka.
"Kok panggil gue ka sih?" Heran Faisal karena biasanya Dara memanggil nya dengan sebutan nama tapi sekarang.
"Iya gak papa, kan kakak lebih tua dari aku dan kakak juga kan kakak kelas aku," jelas Dara yang membuat Faisal paham.
"Ouh yaudah terserah lo deh,gue mau ngomong sama lo." ucap Faisal.
"Emang kakak mau ngomong apa?" Tanya Dara.
"Nanti pulang sekolah di jemput gak?" Tanya Faisal.
"Emang kenapa ka?"
"Iya gak papa sih, pulang sekolah lo ada yang jemput gak?" Tanya ulang Faisal.
"Aku di jemput sama supir ka," jawab Dara. Ya karena kata abangnya tadi Ia tidak bisa menjemput ya jadi supir yang jemput deh.
"Ouh gitu bilang sama supir lo, lo gak usah dijemput gitu," ujar Faisal yang membuat Dara bingung.
"Loh kenapa gak di jemput, nanti aku pulang sama siapa dong kalau bukan pak supir?" Tanya Dara bingung yang membuat Faisal gemas.
"Iya gue mau nganterin lo pulang, gak boleh ya?" Ucap Faisal Pura-pura sedih.
"Iya boleh sih, emang kakak tau rumah aku?" Tanya Dara lagi.
"Iya tau lah, kan gue pernah nganterin lo pulang kali." Ucap Faisal.
"Emang iya kakak pernah nganterin aku pulang?" Tanya Dara mengingat.
"Iya waktu lo dikejar-kejar penjahat trus lo jatoh di tengah jalan," ucap Faisal menerawang mengingat masa itu.
"Eh iya aku inget ka," ucap Dara tersenyum yang membuat Faisal senang.
"Yaudah nanti lo tunggu aja di parkiran ya," ucap Faisal.
"Yaudah ka aku ke kelas dulu ya, bye ka," pamit Dara berlalu dari hadapan Faisal.
🌼🌼🌼
Tring... tring... tring...
Jam pelajaran terakhir pun telah berlalu dan akhirnya mereka bisa pulang ke rumah mereka.Dara, Nadia dan Putri pun keluar kelas dan menuju parkiran karena Dara akan diantar pulang oleh Faisal.
Ternyata Faisal sudah ada di parkiran dan sedang duduk di atas motornya. Faisal hanya sendiri karena ketiga teman nya sudah pulang duluan.
"Dar gue pulang duluan ya," ucap Putri.
"Ouh iya Put, hati-hati di jalan ya." Ucap Dara.
"Bye, Nadia gue duluan ya." Pamit Putri.
"Iya, awas lo gak pulang ke rumah!" Ucap Nadia.
"Emang kenapa?" Bingung Putri yang belum berlalu dari hadapan mereka.
"Ya siapa tau lo mau godain om-om dulu ya kan," canda Nadia yang membuat Putri marah dan langsung menginjak kaki Nadia.
"Aduh aduh sakit tau Put, lo mah bar-bar jadi cewe." Ucap Nadia yang masih kesakitan dan Dara hanya tersenyum saja melihat kelakuan kedua temannya ini.
"Kayak yang gak aja lo!" Sinis Putri.
"Udah ah kalian kenapa jadi berantem, ayo maaf-maafan ya." Ucap Dara.
"Gak ah, dia kan yang salah Dar," ucap Nadia yang enggan untuk meminta maaf terlebih dahulu.
"Lo yang salah dan lo yang harus minta maaf sama gue," ucap Putri keukeuh.
"Udah udah ayo cepetan," titah Dara yang membuat mereka mau tidak mau harus saling memaafkan.
"Put maafin gue," ucap Nadia.
"Iya Nda, maafin gue juga," ucap Putri.
"Iya Put," ucap Nadia.
"Kan enak liat nya,udah ah aku mau pulang dulu ya bye semuanya." Pamit Dara.
"Bye juga Dar," ucap mereka berdua bersama.
🌼🌼🌼
Udah dulu ya guys semoga kalian suka dan jangan lupa memberikan vote and coment nya:') 🤗
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan 🙏🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]
Teen Fiction[REVISI SETELAH END] Di dalam sebuah hubungan harus saling percaya satu sama lain. Jika hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka hubungan yang dijalani akan hancur berantakan. Sama halnya dengan hubungan yang satu ini. Mereka adalah Faisal Putra...
![MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/211155313-64-k3917.jpg)