Happy Reading readers ❤️
Dara yang masih mematung karena baru saja Faisal mencium pipinya. Ya walaupun hanya pipi tetapi Ia baru kali ini mendapatkan ciuman dari seseorang laki-laki selain ayah dan abangnya ini.
Pipi Dara yang masih memerah karena perlakuan Faisal yang tiba-tiba. Dara malu bukan main, Ia hanya menunduk tanpa melihat wajah Faisal yang menahan tawanya.
Faisal sungguh sangat gemas dengan tingkah Dara. Yang menurutnya sangat lucu seperti anak kecil. Ia menahan tawa nya melihat Dara yang menunduk tanpa melihatnya.
"Hey lo kenapa?" Tanya Faisal pura-pura tidak mengetahui penyebab Dara seperti ini.
"......,"
"Kok lo diem sih?" Tanya Faisal lagi.
"Eng--gak kak, ki--ta pulang yu!" Ajak Dara yang masih menundukkan kepalanya.
"Iya kita pulang, tapi emang lo mau sampe kapan tuh nundukkin kepalanya?" Ucap Faisal.
"I--iya ka," Dara langsung menegakkan kepalanya dan secara tidak sengaja matanya bertemu dengan mata Faisal.
"Tadi lo kenapa?" Ulang pertanyaan Faisal ingin mengetahui reaksi Dara.
"Enggak papa kok ka," ucap Dara.
"Gak papa tapi kenapa pipi lo merah ya," ucap Faisal yang membuat Dara membuang muka karena malu.
"Udah ah, ayo kita pulang ka!" Kata Dara.
"Iya iya pulang," kata Faisal yang membantu Dara menaiki motornya itu.
"Pegangan ya!" Tutur Faisal.
"Iya ka," tutur Dara berpegangan pada pinggang Faisal.
Dan setelah itu Faisal menyalakan motornya dan pulang. Faisal mengantarkan Dara terlebih dahulu baru Ia pulang kerumahnya.
🌼🌼🌼
Dara yang baru memasuki rumahnya langsung di introgasi oleh abangnya yang super duper kepo. Abangnya ini harus tahu menahu tentang laki-laki yang mendekati adiknya ini. Dari namanya, keluarganya, perilakunya, kesehariannya dan masih banyak lagi.
Karena abangnya ini tidak ingin adiknya jatuh hati pada orang yang salah. Ia sangat menyayangi adik satu-satunya ini.Ia tidak ingin adiknya sakit hati karena cinta.
"Assalamualaikum," salam Dara
"Itu siapa?"tanya bang Reyhan mengagetkan Dara.
"Adeknya ucapin salam bukannya bales kek," ucap Dara kesal.
"Wa'alaikumsalam," balas Reyhan.
"Itu siapa?" Tanya bang Reyhan lagi.
"Maksud abang siapa?" Tanya balik Dara.
"Itu lho yang nganterin kamu pulang tadi, siapa? Temen? Gebetan? Atau pacar?" Tuh kan abangnya ini sungguh kepo.
"Bukan siapa-siapa kok bang, itu kakak kelas aja." Jawab Dara.
"Bener? Gak bohong kan sama abang?" Reyhan bertanya seperti itu seolah-olah Dara adalah tersangka pembunuhan berantai.
"Buat apa aku bohong, kalau gak percaya tanya aja langsung ke orangnya."ucap Dara dan tiba-tiba Bunda datang.
"Lho ternyata udah pulang?" Tanya bunda Dara, Keyra Aditama.
"Iya bun, baru aja kok." Ucap Dara dan mencium tangan bunda.
"Kok belum ganti baju?" Tanya bunda bingung.
"Ini baru ma---," Dara yang belum menyelesaikan ucapan,Reyhan langsung berbicara.
"Ini bun, masa tadi adek dianterin pulang sama laki-laki." Ucap Reyhan yang sukses membuat bundanya ikut-ikutan menginterogasi nya.
"Emang bener dek? Kamu dianter pulang sama Laki-laki?" Tanya bunda penasaran.
"Iya bun," jawab Dara.
"Terus dia siapa nya adek? Temen? Pacar? Atau calon mantu?" Tanya bunda antusias.
"Dia itu cuman kakak kelas Dara aja kok," jawab Dara.
"Terus orang nya mana? Kok gak diajak masuk sih," ucap bunda melihat ke pintu masuk.
"Dia udah pulang bun, emang kenapa bunda nanya kayak gitu?" Tanya Dara penasaran dengan bundanya ini.
🌼🌼🌼
Maaf ya guys aku baru update lagi 🙏🏻
Kalau kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan vote and coment nya:')) 🤗
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan 🙏🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]
Novela Juvenil[REVISI SETELAH END] Di dalam sebuah hubungan harus saling percaya satu sama lain. Jika hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka hubungan yang dijalani akan hancur berantakan. Sama halnya dengan hubungan yang satu ini. Mereka adalah Faisal Putra...
![MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/211155313-64-k3917.jpg)