Di mulmed ada si cantik Dara guys:')) 🤩
Happy Reading ❤️
Disaat mereka menuju kantin, banyak pasang mata yang melihat mereka terutama Dara sang anak baru. Entah itu tatapan memuja, tatapan iri, atau pun tatapan kekaguman.
"Eh kita duduk dimana ya? semuanya penuh nih," ucap Putri.
"Iya bener kata lo, apa kita beli aja trus kita makan di kelas gitu?" Usul Nadia.
"Jangan kasian kan si Dara masa iya dikelas lagi dikelas lagi, kan dia pengen ngerasain makan dikantin ya kan Dara?" Ucap Putri.
"Iya aku mah dimana aja kok," ucap Dara.
"Tapi bentar, kayak nya keberuntungan ada di pihak kita nih." Ucap Nadia.
"Maksud lo?" Tanya Putri.
"Iya, itu liat dipojok masih ada satu meja yang masih kosong. Kan lumayan buat kita," ucap Nadia yang membuat kedua teman nya melihat apa yang dimaksud oleh Nadia.
"Yaudah ayo tunggu apa lagi," ucap Putri dan langsung berjalan.
"Ayo Dar," ajak Nadia.
"Eh iya Nad," ucap Dara.
Mereka akhirnya duduk di bagian pojok karena sudah tidak ada tempat lagi yang bisa mereka bertiga tempati. Mau gimana lagi yang pentung mereka bisa makan dan perut terasa kenyang.
"Lo berdua mau pesen apa?" Tanya Putri.
"Kalau gue, pesen batagor satu sama es teh manis nya satu ya," ucap Nadia.
"Kalau lo apa Dar?" Tanya Putri.
"Kalau aku samain aja deh," ucap Dara.
"Oke batagor 3 es teh manis nya 3," ucap Putri yang langsung berlalu dari hadapan mereka.
Mereka yang sedang menunggu pesanan datang, akhirnya memecahkan keheningan diantara mereka berdua.
"Dar, lo kesini dianter siapa tadi?" Tanya Nadia.
"Aku kesini dianter sana abang Nadia, emang kenapa?" Tanya balik Dara.
"Abang lo ganteng gak?" Ujar Nadia yang membuat Dara senyum.
"Emang kenapa? Mau kenalan sama abang aku ya?" Tanya Dara beruntun.
"Iya siapa tau kan jadi deket, lama-lama jadian trus gak lama nikah deh," ucap Nadia kemana-mana.
"Yaudah main aja kerumah aku," ucap Dara.
🌼🌼🌼
Dilain sisi dimana Faisal dkk sedang berjalan menuju kantin.Banyak pasang mata yang memerhatikan mereka secara terang-terangan. Dan mereka biasa memberikan wajah khas masing-masing.
Dan sampai lah mereka dipintu kantin,Faisal yang teliti merasa ada yang aneh dengan kantin ini. Tepat sekali, keanehan itu berada tempat mereka (tempat duduk) dan ada yang berani menempati tempat itu. Dan langsung aja Faisal berjalan menuju tempat duduk yang paling pojok. Dan disusul oleh teman-temannya yang merasa aneh degan tingkah Faisal.
"Heh lo gak tau malu apa? ngambil tempat orang dan seenaknya duduk disini!" Ucap Faisal
Dan yang duduk ditempat itu merasa ada yang memarahinya dan ia berbalik melihat siapa yang berani-berani mempermalukan nya seperti ini.
"Heh apa lo bilang ini tempat duduk lo? Hello ini itu tempat umum dan lo gak berhak ngatur-ngatur hidup gue!" Marah Nadia yang membuat seisi kantin memperhatikan mereka.
"Udah udah, Sal kita pergi aja yu," ajak Raka.
"Pergi aja sana lo sendiri, ini tempat gue dan jangan harap orang lain menempati tempat ini!" Apakah ini sebuah ancaman atau hanya omongan belaka?
Dan seperti nya Faisal belum menyadari seseorang yang sedang duduk memperhatikan nya.Dan Dara memperhatikan Faisal secara intens dan sekaligus bingung.Kenapa Faisal marah-marah sama Nadia?, Pikir Dara.
Dan tiba-tiba Dara berbicara 1 kata yang membuat Faisal bingung dan langsung melihat seseorang yang sedang duduk memperhatikan nya.
"Faisal," ucap Dara.
Dan benar saja Ia Dara yang Ia antar ke rumahnya dan Dara yang bertemu dengannya sore hari di taman. Dan kenapa Ia ada disini? Berada di kantin ini? Dan memakai seragam juga?. Pikiran Faisal langsung berkelana memikirkan perempuan yang beberapa hari ini menggangu pikiran nya.
"Kok lo ada disini?" Tanya Faisal dan langsung duduk di samping Dara.
"Aku sekolah disini, emang kenapa?" Tanya balik Dara.
"Lo anak baru?" Tanya Faisal.
"Iya aku baru tadi masuk," jawab Dara.
"Ouh gitu, udah pesen makanan?" Tanya Faisal.
"Sal lo mah parah kita mah gak di tawarin duduk gitu? Pegel nih kaki," ucap Raka.
"Tau si Faisal nih," kesal Aldi.
"Yaudah duduk tinggal duduk ribet banget sih loh," ucap Faisal memutarkan bola matanya.
"Lo, ada lo juga? Ngapain lu disini?" Tanya Nadia.
"Ngomong sama gue?" Tanya balik Raka yang membuat Nadia kesal setengah mati.
"Tau ah,"
Udah dulu ya di part ini semoga kalian suka:') 🤗
Jangan lupa beri jejak dengan memberikan vote and coment nya 😉
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan 🙏🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]
Ficção Adolescente[REVISI SETELAH END] Di dalam sebuah hubungan harus saling percaya satu sama lain. Jika hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka hubungan yang dijalani akan hancur berantakan. Sama halnya dengan hubungan yang satu ini. Mereka adalah Faisal Putra...
![MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/211155313-64-k3917.jpg)