Happy Reading ❤️
Tiba-tiba Aldi bangun dari tidur nyenyak nya dan melihat teman-teman nya yang sedang membicarakan sesuatu.
"Ada apa nih? Kok gue gak diajakin sih?" Tanya Aldi tiba-tiba.
"Udah diem aja deh lo," ucap Raka sinis.
"Salah gue apa sih? Dari tadi salah mulu perasaan? Kan gue gak tau apa-apa lagi pula kan gue tadi lagi tidur," kesal Aldi.
"Lo mah baper banget sih jadi laki, lo itu laki apa bukan? Apa laki jadi-jadian?" Canda Raka yang membuat Aldi kesal bukan main.
"Udah udah kenapa jadi gak ribut gini sih kaya anak kecil aja lo berdua," ucap Daniel.
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 14:45 dan sudah melewati waktu pulang sekolah. Akhirnya mereka pulang dan sebelum pulang mereka ke kelas mereka terlebih dahulu untuk mengambil tas mereka.
Di parkiran
Setelah mereka mengambil tas mereka masing-masing, mereka berjalan menuju parkiran.
"Malem kita nongkrong yo?" Ajak Aldi.
"Ayo gue bosen nih dirumah mulu lagipula udah lama juga kan kita gak nongkrong bareng," ucap Raka.
"Lo gimana Sal?" Tanya Aldi.
"Ayo ah, gue juga kangen nih nongkrong bareng." Jawab Faisal.
"Kalau lo gimana Dan?" Tanya Raka.
"Yaudah gue juga ngikut aja," jawab Daniel.
"Oke fiks, jangan pada lupa lo semua." Ucap Raka.
Dan mereka menyalakan motor mereka masing-masing untuk pulang kerumah mereka.
"Gue duluan ya, jangan lupa lo pada." Ucap Aldi.
"Gue juga duluan ya bro," ucap Raka.
Dan tinggal mereka berdua yaitu Faisal dan Daniel. Faisal sangat prihatin melihat kondisi Faisal dulu yang sangat terpuruk memikirkan mantan nya yang pergi meninggalkan Faisal demi laki-laki itu. Tapi sekarang Faisal sudah mulai bisa melupakan mantan nya itu.
"Sal lo jangan galau mikirin mantan lo yang gak tau diri itu," ucap Daniel.
"Apaan sih lo, gue udah move on kali." Balas Faisal.
"Alah laganya udah move on tapi masih kepikiran aja," ucap Daniel.
"Udah ah gue pulang aja dari pada ngeladenin lo. Gue duluan ya Dan hati-hati lo dijalan digodain tante girang nanti," Faisal dengan terbahak-bahak mengucapkan itu.
"Lo kira gue cowo apaan digodain segala," ucap Daniel kesal.
"Gue duluan ya," Dan Faisal pun pergi meninggalkan Daniel sendirian.
"Yoi bro, gue seneng Sal bisa liat lo tertawa lepas. Semoga lo mendapatkan perempuan yang bisa membuat lo lupa sama dia," ucap Daniel tanpa didengar oleh Faisal.
Dan diperjalan pulang, Faisal mrngendarai motornya dengan keceparan standar. Karena mamah nya pernah bilang kalau dijalan jangan pernah kamu mengendarai motor dengan ugal-ugalan walaupun kamu dalam keadaan genting sekali pun.
Disaat di perjalan Faisal mengingat masa lalunya dengan dia yang sekarang tidak diketahui keberadaan nya dimana. Dia masih bingung dengan perasaan ini, disisi lain Faisal ingin melupakan mantan nya ini dan disisi lain dia selalu teringat dengan mantan nya itu karena Faisal pernah bahagia dengan dia walaupun akhirnya dia menghianati cinta nya itu.
"Aaaaaaaaaa," teriak seseorang
Cittt........
Faisal kaget bukan main dan dia langsung mengerem motornya. Dia melihat ada seseorang yang terduduk di tengah jalan yang menghalangi jalan Faisal.
"Heh lo lagi ngapain sih? Lo mau mati? Bukan disini tempatnya," Marah Faisal karena hapir saja dia menabrak perempuan itu.
"Hiks hiks hiks," Hanya itu yang keluar dari mulut perempuan itu.
Dan akhirnya Faisal menepikan motornya di pinggir jalan dan menghampiri perempuan itu. Faisal menjulurkan tangan nya untuk membantu perempuan itu. Faisal kaget bukan mai ternyata perempuan itu ternyata perempuan yang pernah ia temui di taman sore itu.
"Dara," ucap Faisal kaget.
"Faisal," ujar Dara.
"Lo ngapain disini? Trus apa yang terjadi sama lo? Lo baik-baik aja kan?" Tanya beruntun Faisal.
"Gue gak kenapa-kenapa kok," ujar Dara.
"Lo kenapa bisa ada di tengah jalan?" Tanya Faisal kembali.
"Tadi gue dikejar-kejar sama penjahat dan gue lari dan pas saat ingin menyebrang gue gak liat bahwa ada kendaraan yang sedang melaju." Panjang lebar Dara menjelaskan.
"Dan lo gapapa kan?" Tanya Faisal khawatir.
"Gue gak papa, gue mau pulang duluan ya." Ucap Dara pergi meninggalkan Faisal.
Sebelum Dara pergi, Faisal mencekal tangan Dara. Dan akhirnya Dara berbalik menghadap Faisal.
"Lo jangan pulang sendirian takut ada hal-hal yang tidak diinginkan. Lo mau nanti dikejar-kejar lagi kayak tadi?" Faisal menakut-nakuti Dara.
"Gak mau, trus aku harus gimana lagi?" Bingung Dara.
"Kok bingung sih,kan ada gue. Gue kan bisa anterin lo pulang," ucap Faisal.
"Emm..... aku......," sebelum menyelesaikan ucapan nya, Dara dicekal tangan nya oleh Faisal menuju motor Faisal.
"Lo gak usah banyak mikir deh," ujar Faisal dan Dara memanyunkan bibirnya.
Lucu banget sih, batin Faisal.
"Yaudah ayo naek cepetan,udah mendung nih. Nanti kehujanan di jalan," ucap Faisal memakai helm.
"Iya iya sabar dong, ini juga kan lagi naek." Ucap Dara menaiki motor Faisal.
"Udah belum?" Tanya Faisal.
"Sudah," ujar Dara.
"Pegangan nanti jatoh lo," ujar Faisal.
"Emm aku pegangan belakang aja ya?" Ucap Dara.
"Kalau jatoh jangan salahin gue ya, soalnya gue mau ngebut." Ujar Faisal.
"Jang..... Aaaaaaaaaa," sebelum menyelesaikan ucapannya, Faisal menggas motornya.
"Tuh kan kata gue juga apa, lo sih gak mau denger ucapan gue. Pegangan yang kenceng ya," Faisal mulai menjalankan motornya.
Diperjalan hanya ada keheningan antara Faisal dan Dara. Faisal ingin menanyakan beberapa pertanyaan kepada Dara.
"Rumah lo dimana?" Tanya Faisal.
"Rumah aku di jalan Mawar komplek F no 12," jawab Dara.
"Kamu udah punya pacar belum?" Tanya Faisal kembali.
"Kok nanya gitu? Emang kenapa?" Tanya balik Dara.
"Gak kenapa-kenapa emang gak boleh ya?" Tanya Faisal semakin penasaran dengan Dara.
"Boleh tapi, tapi buat apa kamu nanya seperti itu?" Dara penasaran kepada Faisal menanyakan seperti itu.
"Gue cuma......," sebelum menyelesaikan perkataannya, Dara menepuk punggung Faisal.
"Ada apa?" Tanya Faisal.
"Itu rumahku sudah sampai," ujar Dara.
Dan Faisal memberhentikan motornya di depan rumah Dara. Dara pun turun dari motornya Faisal.
"Makasih ya kamu udah nganter aku sampe depan rumah," ucap Dara.
"Iya sama-sama kok," ucap Faisal.
"Mau nanpir dulu gak?" Tanya Dara.
"Gak deh, ini udah sore nanti aja kapan-kapan ya." Ujar Faisal.
"Beneran gak mau masuk dulu? Minum dulu gitu?" Dara mengajak Faisal untuk masuk ke rumahnya.
"Gak usah gak papa kok, yaudah aku pulang dulu ya." tolak Faisal karena hari semakin sore.
"Yaudah," ucap Dara.
Dan Faisal pun pulang menuju rumahnya. Dia sangat bahagia karena bisa mengetahui tentang Dara ya walaupun hanya baru rumah nya saja.
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]
Teen Fiction[REVISI SETELAH END] Di dalam sebuah hubungan harus saling percaya satu sama lain. Jika hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka hubungan yang dijalani akan hancur berantakan. Sama halnya dengan hubungan yang satu ini. Mereka adalah Faisal Putra...
![MY PERFECT GIRLFRIEND [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/211155313-64-k3917.jpg)