Bagaikan hitam dan putih, begitulah deskripsi Taehyung dan Yuri. Lahir dan tumbuh dengan latar belakang berbeda. Yuri seorang aktris terkenal yang selalu dikejar banyak pria dan menjadi obsesi bagi seorang Chanyeol. Lalu apa yang akan terjadi apabil...
Dengan sebuah laporan hasil penyelidikan orang suruhannya, Taehyung terkejut akan kehidupan seorang Kwon Yuri dalam beberapa tahun belakangan.
"Jadi apa rencanamu selanjutnya?", Tanya Jin yang dengan setia berdiri di hadapan pria yang masih terpaku itu.
"Aku tidak percaya akan apa yang baru saja kuketahui.", Gumam Taehyung.
"Bukankah kau sudah mengenalnya sejak lama? bagaimana kau tidak tahu apapun? keterlaluan sekali.", sindir Jin yang langsung mendapat tatapan tajam dari pria yang masih setia duduk di balik meja kerjanya.
"Sedih sekali aku mengetahui fakta itu, ternyata kehidupan dewiku sangat kelam dibalik senyum cantiknya itu.", Ucap Jin sedih dan tak lama sebuah pulpen melayang ke arahnya dan Taehyung pelakunya.
"Mau kemana kau?", Teriak Jin saat Taehyung berlalu begitu saja tanpa mengucapkan apapun.
Taehyung melangkahkan kakinya menuju kamar pasien yang didatanginya kemarin. Ia terdiam menatap seorang pria paruh baya yang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit itu.
"Ahjussi, kenapa semuanya jadi seperti ini?", lirih Taehyung.
"Selama ini kupikir putrimu lah yang bersalah dan tidak bertanggung jawab, tapi nyatanya banyak hal yang telah dilaluinya untuk sampai disini.", Tambahnya. Lalu ia mengeluarkan ponsel dari saku jasnya dan menginstruksikan seseorang untuk melakukan sesuatu untuknya.
~
Kai memasuki ruang tunggu Yuri yang sedang menyiapkan penampilannya hari ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terlihat Yuri yang sedang mengobrol santai dengan stylistnya. Kai mendekat ke arahnya hingga wanita itu melihat ke arahnya.
"Ada apa?", Tanya Yuri.
"Nanti saja, sekarang selesaikan dulu pekerjaanmu.", Yuri menatap Kai curiga namun menuruti perkataan Kai. Ia naik ke atas panggung setelah gilirannya pun tiba, hari itu ia di dapuk menjadi salah satu pembawa acara di TV.
Yuri tersenyum cerah menyapa para penonton dan seseorang di bangku penonton menyaksikan itu dengan senyuman sinisnya.
"Kepura-puraan yang sempurna, Kwon Yuri.", Ucapnya pelan teredam oleh kerasnya suara musik di hall besar itu. Tepat sebelum acara selesai, ia pergi meninggalkan tempat itu entah menuju kemana.
Setelah menyelesaikannya, Yuri langsung mencari Kai di ruang tunggunya namun saat ia membuka pintu ruangan itu ternyata bukan hanya Kai yang berada disana, melainkan ada orang lain yang menunggunya dengan menopang dagunya di meja.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.