DWD - 25. Annoyed

349 55 13
                                    

"Irene?"

Tubuh Yuri menegang seketika melihat gadis itu berjalan mendekat ke arahnya.

"Hai, senang bertemu denganmu. Aku Bae Joohyun atau kau bisa memanggilku Irene, dan aku temannya Taehyung.", gadis itu menyapa Yuri dengan senyuman ramahnya.

"Eoh, hai aku Yuri. Senang bertemu denganmu juga.", Yuri membalas sapaan Irene dengan sedikit canggung.

"Taehyung-ah, kenapa kau lama sekali? Aku menunggumu dari tadi.", Irene berpindah ke depan Taehyung dan berbicara dengan nada yang sedikit dibuat-buat.

"Ada yang harus dilakukan.", Jawab Taehyung, lalu Taehyung mengajak Yuri untuk berjalan mendekat ke arah eommanya diikuti Irene dan Evelyn di belakang mereka.

"Eommoni, ini untukmu.", Yuri menyerahkan sekotak cheese cake yang tadi dibelinya.

"Ahh, terima kasih.", eomma Taehyung menerima pemberian Yuri dengan senang hati.

"Sebenarnya eommoni dan aku berniat untuk membuat kue bersama hari ini, akan sangat menyenangkan jika kau bisa ikut bergabung, itupun kalau kau punya waktu.", Ucap Irene.

"Aku bisa, aku punya banyak waktu.", balas Yuri membuat Eomma Taehyung dan Irene senang karena mendapatkan tambahan orang untuk berkutat di dapur nanti.

~

Irene mengajak Yuri untuk membeli beberapa bahan tambahan untuk kegiatan baking mereka nanti dan saat ini keduanya sedang menuju super market yang berada tidak jauh dari rumah keluarga Kim.

"Aku iri, Taehyung terlihat sangat mencintaimu.", Ucap Irene membuat Yuri yang berada di balik kemudi melirik ke arahnya singkat sebelum memfokuskan pandangannya ke jalanan lagi.

Dalam beberapa menit, mereka sampai di super market besar dan mulai berbelanja beberapa kebutuhan.

"Tapi tidak bisakah kau memberikannya padaku?", Tanya Irene di sela-sela mereka memilih bahan-bahan pembuatan kue.

"Apa?!", Terlihat jelas ketidaksukaan di tatapan Yuri pada gadis manis yang ada di hadapannya, baru saja Yuri akan mengatakan rangkaian kalimat yang sudah dipersiapkannya untuk gadis itu, tiba-tiba Irene tertawa.

"Aku hanya bercanda. Kau serius sekali.", Yuri menghela nafasnya lega, jujur ia sangat terkejut ketika tiba-tiba Irene berkata seperti itu. Sesekali ia memperhatikan gadis itu, ia tidak pernah tahu apa yang sebenarnya ada di kepala gadis itu.

"Aku bertemu dengannya sekitar lima tahun yang lalu dan seperti yang dikatakan orang, ia sangat dingin namun akhir-akhir ini ia menjadi jauh lebih hangat dan lebih banyak bicara.", oceh Irene selagi mereka berjalan melintasi koridor supermarket.

"Aku bertemu dengannya delapan tahun yang lalu.", batin Yuri kesal karena Irene tidak berhenti mengoceh dan terus menceritakan semua kenangannya bersama dengan Taehyung. Heyy, bukankah tidak sopan berbagi kisah yang begitu manis di depan kekasih sang pria seperti ini?

Mereka akhirnya mengantri untuk membayar barang belanjaan mereka dan pulang setelah memastikan kalau semuanya sudah lengkap.

"Bisakah kau berhenti sebentar di depan kedai ice cream disana itu? Taehyung sangat menyukai ice cream yang ada disana.", Pinta Irene membuat Yuri kesal setengah mati namun akhirnya menepikan mobilnya dan menunggu Irene di dalam mobil.

"Taehyung suka ini, Taehyung tidak suka itu, Taehyung, Taehyung, Taehyung. Aishh, tanganku sudah terlalu gatal untuk menyumpal mulutnya.", oceh Yuri sendirian di dalam mobil.

Beberapa menit menunggu, Irene kembali dan Yuri pun segera menjalankan mobilnya lagi ke rumah keluarga Kim.

~

Don't Worry, Dear (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang